Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Selasa, 31 Desember 2013

Di Mainz

Ya, bismillahhirrohmanirrohiim.

Ketika keluar dari mobil, ane masih plegak-pleguk, malu-malu, yaiyalah ini pertama kali ketemu. Tapi mereka berdua rame orangnya, wong Jawa Timuran, so ngomonge yo koyok ngono iku. Pengalaman ane waktu punya temen dari Jatim itu, weeedan rameene pol. Inget logatnya Nabilah, Niswah, Hikmah, Farhah (temen-temen SMP) dan Yayok (temen kuliah). Jadi, aku bisa menyesuaikanlah walaupun masih malu-malu.

Okay, 3 tas sudah sampai di lantai dua, tempat budhe Yanti tinggal, wuidih gede juga ni rumahnya, ruang tamunya mirip banged kayak di Indonesia.

Hal pertama yang ane lakukan adalah mengatur napas dan tiba-tiba budhe Yanti bilang mau nyiapin SOTO buat aku. Eh, SOTO men, aku dari minggu kemaren ngidam dan sekarang dapat soto Jawa Timuran, mak nyus markunyus!


0

Ke Mainz

Assalamu'alaikum wr.wb

Hari ini ane otewe ke Mainz, 1 jam dari Frankfurt am Main Hbf begitu. Perjalanan kira-kira berjalan 7 jam dengan menggunakan bis. Oya, ane sengaja pake bis karena ingin menikmati perjalanan.. eheeeem dan juga ngirit lah pastinya. Untuk bisa naek bis ini, ane harus merogoh kocek sebesar 27 Euro. Sebenernya harganya  22 Euro, tp karena ane beli di Buro (u ada umlautnya :p) jadi tambah 5 Euro. Bisnya asik lo, bis tingkat gitu, ane duduk di atas paling depan ni.


0

Minggu, 29 Desember 2013

Wintercamp



Ratusan pemuda-pemudi Indonesia dari berbagai penjuru Jerman berkumpul bersama dalam acara Wintercamp #2 yang diselenggarakan oleh Indonesisches Weisheits und Kulturzenrum (IWKZ) Berlin pada 27-28 Desember 2013 lalu.



Apaan itu Wintercamp?  


Singkatnya

WinterCamp adalah kegiatan kemahasiswaan yang dikemas dalam paket pelatihan jasmani berupa games team building serta jelajah alam, dan penyegaran ruhani berupa materi keislaman serta diskusi masalah. Selain itu kegiatan ini akan diisi dengan ibadah bersama seperti muhasabah dan games ukhuwwah. Salah satu dari tujuan kegiatan adalah mempererat tali silaturahim antar mahasiswa muslim Indonesia yang berdomisili di Jerman, dan meningkatkan kapasitas diri terutama dalam bidang keislaman.





Ane pos lagi entaran yaa, mau beberes dolo.

0

Problem Solving



Acara Winter Camp #2 di Berlin mengingatkanku pada masa SMP di SMP IT Boarding School Abu Bakar Yogyakarta. Suasannya mirip, materinya, gamenya, semua buatku kembali merasa seperti jadi anak asrama. Apalagi itu, pas sesi makan. Ahahahahah, selalu deh ujung-ujungnya makanan.
Langsung aja.. keburu lupa, aku paling suka dengan materi Problem Solving yang dibawakan oleh mahasiswa S3 (kalo gak salah)..walaupun ya, ini materi udah sering terdengar, tapi karena cara ngisi materinya nyantai dan gak berat, ini malah ngena banged.
Diawali dengan pertanyaan, “Apa si masalah itu?”, tau gaaak neee? Tau kan, soalnya itu jadi hal akrab buat manusia. Jadi, singkatnya masalah itu ADALAH ketika Harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Logis kan? Aku pinginnya makan soto, nasgor, krupuk, tahu eh kenyataannya yang ada Cuma Brot, Brot, Marmelade, Sereal, Susu Anget dan BROT lagi....
0

Minggu, 22 Desember 2013

Desember, libur lembur makmur



Sesuai prediksi ane, bulan Desember ini emang banyak lembur, banyak libur dan makmur. Alhamdulillahirobbil ‘alamin. Thanks a lot God 
Desember bahagia dimulai tanggal 1, ane betul-betul menyambut bulan ini dengan suka cita. Kayak adek-adek ane yang seneng banged karena dari tanggal itu mereka udah buka hadiah “natal”, Adventkalender gitu sebutannya. Jadi, ada hadiah-hadiah kecil yang dibuka tiap pagi sampai tanggal 23.
Betul, bulan ini banyak lembur karena ane sering tidur di atas jam 1 malem tapi kerjaan di bulan ini banyak selo.. nah nah, yang buat seneng, pas habis liat rekening di Berliner Sparrkasse, ada bonusnya tuuh, oahahahah. Ya, jadi ada tambahan uang saku plus ada uang ongkos naek kereta selama seminggu.
Yaaah, ada suka ada dukanya deh bulan ini, tapi ane tetep ngerasain rezeki Allah selalu ada dan Allah memberikannya lewat banyak cara. Aseeeek.
So, tanggal 17 Des ane bermalam di Rumah mbak Odi, ibu muda yang menjadi orang Indonesia pertama yang ane temui di Bandara Tegel Berlin daaaaaan akhirnya mbak Odi inilah yang banyak bantu ane terutama dalam hal perbaikan gizi. Makasi ya mbak. Sekilas ane ceritain ihwal ketemunya ya. Jadi begini, saat ane nunggu koper ane keluar dari bagasi, muka ane yang lugu ini tengak-tengok, plonga-plongo daaan trreeeet ane ngeliat mba Odi sama si Habibi (anaknya yang blasteran beuud) lagi nunggu kopernya, di situ ane kenalan sebentar tanpa tanya nomor hapenya (ane buru-buru) coz udah dijemput mbak Agata. Selang seminggu kayaknya, ane yang uda keluyuran dari Rumah baru ketemu mbak Odi di Masjid Alfalah dan ane minta nomornya. Mba Odi ini yang awal kalinya ngundang ane buat makan cumi-cumi di Rumahnya, ihihihihihi. Sampe akhirnya ane nginep di sini ni, sekalian nungguin rumahnya, coz mba Odi dan Habibi hari ini berangkat Umrah meeeen, semoga berkah ya mbak dan Habibi. Amien..
0

Kamis, 19 Desember 2013

A.........Indonesia

Ahli kimia, jago masak, anaknya blasteran gitu... namanya mb Odi.. tinggal di Berlin. Well, aku belum bisa banyak cerita karena masih sibuk makaaaan hahahah. This is ......

0

Minggu, 15 Desember 2013

Hadiah

Hari ini dapat kado dari hostfamilyku, kado natal istilahnya, ya apapun itu, namanya hadiah ya harus tak terima. Dapat sepaket lucu-lucu dan yang pasti ada coklat mahalnya di situ, lumaaayanlah.. apalagi itu bungkusan coklat imutnya bikin mulut ga bisa berhenti ngunyah.
Ini ketinggalan yang kecil
0

Sabtu, 14 Desember 2013

Anjangsana

Hari ini ada perbedaan suasana, rasanya kayak di Indonesia. Kayak di Jogja kalo hari libur, sejuk, sepi dan syahdu banged. Jam 10.00 pagi aku jalan-jalan ke Piratenspielplatz, nemenin bocah-bocah kecil yang jejeritan sepanjang jalan dan ceriwis banged. Oya, ni salah satu objek bermain yang jadi favorit banyak orang :
0

Jumat, 13 Desember 2013

Terus???

Malu dan ngakak, 30 menit yang lalu ane pergi ke Supermarket KAISER yang ada di mana-mana kayak Indomaret dan Alfamaretaprilmei itu. Dengan jaket woll tak berlapis sepatu rumah dan krudung cemplung cantik, ane muter-muter nyari WURST (sosis) dengan merk dagang A&P.. muter-muter 10 menit di lokasi Wurst gak nemu-nemu, karena takut kemaleman yadah cepet-cepet ke kasir dan bayar 2,9 Euro untuk sebungkus susu dan selusi Milchschnitte, nah cerita memalukan inilah bermula.
0

Refleksi

Memanusiakan manusia. Kadang, seseorang khilaf untuk membentak atau mencemooh orang lain, yang dipikir orang lain itu memang pantas diperlakukan seperti itu. Sayangnya, mereka  yang mencemooh tidak tahu pemikiran si korban (sebut saja begitu). Marah itu wajar, tapi hati-hati dengan marahmu, karena efeknya bisa lebih lama dari yang dikira. Bisa saja korban trauma atau gila gara-gara perlakuan tersangka. Ah, ini refleksi saya 3 hari kebelakang ini. Hati-hati deh :)
0

Senin, 09 Desember 2013

Tak Pernah Sendiri



Perasaanku waswas, cemas tak karuan. Ah, nampaknya rumah ini ada penghuni lainnya. Sayup-sayup kudengar teriakan wanita, seperti mak lampir, kadang terkekeh, kadang galak dengan segala sumpah serapahnya. Ah, lalu ku tengok sekejap keluar dan ternyata, KOSONG! Tak ada apapun. Kututup lagi pintu kamarku, kurapatkan gorden jendelaku, kutarik selimutku sampai atas kepala dan rasanya aku ingin tidur. Sayangnya, dua jam berlalu aku belum juga bisa tidur. Aku terus berdoa dalam hati memohon bantuan Tuhan supaya aku tertidur atau setidaknya suara bising itu berhenti.
0

Minggu, 08 Desember 2013

Das schoenste Wort ist ....

Lagi buka diktat Berliner Platz dan ada materi Das erste deutsche Wort di halaman awal, seketika ingatanku melayang pada kertas-kertas yang kubawa dari Indonesia. Segera saja aku ambil map kuningku dalam koper baruku dan
2

Malaikat Kiriman Tuhan



Saya sempat baca tulisan Yusran Darmawan dengan judul “Ibuku, Ibu terhebat di Dunia”. Sepertinya itu judulnya sih, hehe. Ketika membacanya, saya menangis dan teringat ibu saya. Saya sepakat dengan apa yang ditulis Yusran... Kasih Ibu tiada batasnya. Saya tersentuh dengan cerita Yusran, begitu jujur dan benar-benar indah.
0

Kuker

Ich habe mehr Zeit zum Kochen, obwohl nur einfaches Essen. Javanische Nudeln....sie schmeckt sehr lecker. Keine Gemuese aber mit Kaese, hahahaha.


0

Sabtu, 07 Desember 2013

Wozu muss ich weinen?

Buat apa bersedih tak wisuda secara LIVE di GOR UNY, jika mereka semua membawakan nuansanya langsung kedalam hatiku?
Terimakasih Tuhan atas nikmatmu, dikelilingi banyaknya rezeki yang tiada habisnya.
Selamat untuk semua, semoga kalian senantiasa berbahagia dan selalu dalam naungan Tuhan. Amien


By @pisilpi

0

Jumat, 06 Desember 2013

Berlin Punya Bakso


0

Salju

Harusnya besok aku wisuda di GOR UNY bareng teman-teman seperjuanganku. Oh, gembiranya! Sayangnya yang hadir besok hanya angan dan bayang-bayangku saja. Semoga acara wisuda besok lancar dan membahagiakan buat semua. Ini momen penting dan berharga buat mereka dan juga keluarga. Terimaksih Allah atas jalan hidup yang Kau gariskan untukku. Aku tetap bahagia dengan melihat kebahagiaan kawan-kawanku. Walau tak bersua, jika mereka gembira rasanya hatiku juga ikut gembira, LEBAY :) Hahaha.

Ya, kalau seandainya besok aku berangkat wisuda, hari ini makku, adikku, pakde, paklik, tante dan ponakanku sedang alay untuk persiapan esok harinya, haha. Sudahlah bersyukur deh dengan apa yang ada. Aku tetap lulus kok tanpa wisuda (ngayemngayem).

Oh ya hari ini salju turun, angin berhembus kencang, saat keluar rumah dan mencoba jalan rasanya kayak ada yang menghalangi, terus rasanya jadi mau balik lagi ke Rumah, copot jaket, ganti baju dan tarik selimut lalu tidur lagi.

Waaak, seperti melawan sesuatu yang berat ketika angin mengguncang tubuh ini. Brrrrr dan salju menempeli jaket hingga basah kuyup, hahaha. Ouh dan ini jadi refleksi hari ini, begitulah menjalani hidup. Mau terus atau balik lagi dan diam saja?
0

Bagus

Alhamdulillah, sekarang bulan Desember hari keenam. Terimakasih Tuhan untuk segala nikmat yang telah Engkau berikan hingga detik ini. Aih, tanggal 6 Desember 2013 adalah waktu dimana Bagus berulang tahun. Bagus Cahyono. Semoga berkah ya, sukses dan bahagia. Betapa gembiranya, jika hari ini aku bisa bersamanya seperti tahun-tahun sebelumnya. Yah, bagaimana lagi jarak dan selisih waktu 6 jam membuat kami terpisah sementara. Aku cuma bisa mendoa yang terbaik, semoga kamu selalu dalam lindungan Tuhan, sukses, bahagia dan menjadi orang yang berguna.

Tak banyak kata sanggup kuucap hari ini, salam sayangku buat kamu :)
0

Senin, 02 Desember 2013

Rencanakanlah

Tiba-tiba kepikiran tentang kebiasaan berkhayalku dan bermimpi. Ini tentang mimpi ke Jerman..yang emang udah terpupuk sejak SMA. Aku sering nulis mimpiku di buku harian, kayak merencanakan sesuatu gitulah, sampai detail-detailnya. Ni, waktu buat blog ini pertama kali aku iseng aja nulis di profilku kalau aku tinggal di Berlin, gak iseng deng, memang aku berharap bisa jadi nyata.. akhirnya, Allah mengamini khayalanku itu :) Keisengan lain adalah pasang background di twitter peta Berlin yang aku comot asal-asalan dari internet itu, ternyata aku sudah melewati jalan-jalan itu menggunakan nomor kereta yang juga tertera di situ. So, rencanakanlah apa yang ingin kamu raih dan buatlah nyata dengan bantuan Tuhan. Just share ;p
0

Senin, 25 November 2013

Kuker

Hari ini 2 Jam jalan kaki keliling Schoenhaueser Alle, mau nyoba jalan ke Wedding tapi takut keblabasan yang main. Ex... awalnya mau nyari tas punggung dan koper baru, eh malah masuk ke tempat barang secondhand.. akhirnya beli kaos 2 dg total 2 Euro. Ahaha, kebetulan sekali dah.. kaosnya juga lumayan bagus :p terus pulang mampir toko asia cuma buat beli MIE.. Alhamdulillah petualangan masih terus berlanjut..
0

Minggu, 24 November 2013

Doa

Oh Tuhan, ampunkanlah dosa-dosanya...
angkatlah derajatnya, selalu bahagiakan mereka, dan mohon kabulkanlah cita-citanya.
hanya padaMu aku yang penuh dosa ini sanggup meminta.
Engkau yang maha Tahu, ya Allah.
Semoga mereka senantiasa bahagia dunia akhirat dan kau cukupkan rezekinya, Allah.




For All my Big Familiy and friends.

1

Selasa, 19 November 2013

Curcol lagi ttg cita-cita

Lagi berpikir ni ntar mau lanjut S2 dimana, lanjut S2 dulu atau menikah? xixixi... ya kalau diberi kesempatan menikah secepatnya dg ehmmm sidoi, amien ya dijalani sepenuh hati. Tapi, pinginnya S2 dulu. Nah, kalo S2 mau di Jerman sekalian atau Indonesia? Aduh, pilihan berat. Beratnya, LDRan lg donk ma big family kalo di Jerman.

Yeah, sebulan di sini dah banyak target baru yang harus direalisasikan. Oya, di sini aku lagi giat2nya belajar tentang PARENTING. Wedan, hal baru buatku.... Asing dan butuh pdkt terus. Terus kepikiran aja besok kalo udah berumah tangga, pinginnya ya bisa full ngasuh n mendidik buah hati, rencananya anak yang nanti dikaruniakan ke aku dan suami (hihih) bisa menjadi anak terdidik, arif, berguna dan tanggap.

Belajar di Berlin ini, aku merasa kagum dengan cara orang tua mendidik anaknya. :) Hal kecil tapi penting itu.... BUKU dan anak-anak belum boleh banyak menghabiskan waktu buat nonton tv. Mereka mandiri...

Gak tahu ni pikiranku ngalor ngidul, nulisnya juga ga beraturan. Intinya... aku pingin S2 ambil pendidikan/sastra di Indonesia aja dan kalo udah jadi ibu-ibu, aku pingin mengasuh dan mendidik anakku sepenuh hati bersama belahan jiwaku :p, terus aku pingin ikut komunitas menulis untuk ibu-ibu....

Gk tahu aku lg kenapa, yg penting adalah aku menulis apa yang akan terjadi. :D

*Curcolgila
0

Jumat, 15 November 2013

Curcol Gila

Ahaha, saya suka tertawa. Tapi kali ini tertawanya tidak segila biasanya. Saya shock berat di sini :( terutama soal makanan. Oh, ketika jauh dari Indonesia, Allah membukakan mata saya dan dari sinilah saya makin bangga dengan kampung halaman.

Roti? Jadi makanan pokok tiap hari. Hasilnya? Bb saya turun drastis 3,5 Kg gara-garanya hab keine Lust zum Essen :( Bisa dibilang makan beneran itu kalau lagi ke Masjid Alfalah Berlin n maen sama mbak Ody. Mba Ody itu lulusan S2 TU Berlin dan lagi menghabiskan waktu u mengasuh anaknya yang Indo Jerman itu. Heheh

Sebenernya saya cuma mau bilang, dimana aja kita itu yang penting perjuangannya ya. Sebenernya, sama aja dalam atau Luar Negeri. Pokoknya, yang penting tetap berjuang. Bersyukur dengan apa yang sudah diberikan Tuhan.

Saya juga bersyukur walaupun males makan tapi saya udah jalan-jalan keliling Berlin n gratis pula (ditraktir mbak Yudha dari Semarang). Ihihihihi, alhamdulillah.

Sebentar lagi saya ke Mainz dan tahu ga? Ternyata saya punya Budhe yang kerja di Frankfurt tapi tinggal di Mainz, sekian puluh tahun gak ketemu, semoga aja bisa ketemu di Jerman.
Dunia itu kecil........

Thanks Allah atas segala nikmatmu :')


0

Sabtu, 09 November 2013

Ber..

Daun daun berguguran, embun pun sedingin besi, udaranya menyesak sampai ke tulang. Sepertinya semua terus bergerak tiada henti, namun tetap sejenak mampir dan lanjut lagi. Seperti kereta disamping rumah. Berlin, impian ada di hati nyata saat ini. Bergeraklah dan terus maju!
0

Kamis, 24 Oktober 2013

Diam itu emas tapi gak selamanya menyelesaikan masalah

Seminggu sudah di Berlin dan saat sedang selo, mencoba untuk ngapalin jalan deket rumah, dan mengingatnya dalam perut. Hahah, perut perut... ini istilah baru yang aku dapat ketika gak flexibel, steht hier in deinem Bauch nicht im Buch, begitu kata seseorang.

Berlin itu ibu kota yang ramah pada manusia. "Du kannst allein bis 00.00 gehen." Katanya. Keamanan terjaga. Jadi, ada satu tips yang aku dapat. Ketika siapapun berpergian, berjalanlah dengan tegak dan percaya diri, jangan tunjukkan ketakutanmu, maka amanlah dirimu. Kalau di Jalan ketemu orang mabuk, diemin wae, percaya diri. Katanya, kalo kita menunjukkan rasa takut, muka bingung, plonga-plongo, malah sesuatu yang tak diinginkan terjadi.

Kemarin (23/10), aku ketemuan sama mbak Nuri, mahasiswa S2 yang udah 7 tahun tinggal di Jerman. Pertemuan ini memang disengaja, soalnya aku ngerasa takut menghadapi sesuatu, yaudah akhirnya aku email ke Webnya masjid Alfalah. Tau masjid Alfalah? Masjid yang ada di Berlin. Uh, responnya banyak sekali :) terharu dan seneng ;') Ada mbak Nuri, mbak Nurhayati, Mbak Fayruz, dll :)

Waktu ketemu, aku emang banyak diem, banyak dengerin, banyak belajar dari yang aku lihat.. yang pasti, percaya diriku kembali lagi. Akhirnya ke Masjid, lewat KBRI, Reichstag, ke Warung Indonesia dan di sana ketemu alumni UNY. Aseeeek...

Di hari itu, aku mulai santai naek U-Bahn dan S-Bahn, walaupun sempet salah jalur.. tapi gak masalah, tinggal beerhenti, nunggu dan naek yang lain. Tiketku berlaku 2 jam si... Dah mudeng lah, lumayan. Diajari mbak Nuri juga :) dan yang pasti seneng sekali saat ditraktir makan + dibawain nasi. Hihihih....

Hah, seminggu kebelakang aku ngerasa ky orang dungu yang kehilangan arah. Kalau, kalian juga ngerasain hal sama, lebih baik "share" ke orang, jangan dipendem dewe, ndak edan, nah nanti kamu akan menemukan jawabannya. Karena, orang lain ibarat penjaga gawangnya.

Besok (Jumat-senin) adalah waktuku, waktu mengamati banyak hal tanpa ada beban... dan Sabtu aku mau ikut ngaji di Alfalah, subhanallah, Fitri kembali ke JalanNYA.

 Diam itu emas tapi gak selamanya menyelesaikan masalah ;')

0

Jumat, 18 Oktober 2013

Membuang keheranan

Ini udah hari ketiga dihitung dari kedatanganku tgl 17 Oktober tepat pukul 14.20 di Berlin.
Semenjak 16 Oktober, Fitri sudah berada di Jakarta untuk menunggu pesawatnya yang terbang 17 Okt 00:10.
Fitri mengatakan, hal yang terpenting sebelum keberangkatan adalah memesan tiket terlebih dahulu. "Bisa langsung via situs resmi pesawatnya atau lewat agen." tambahnya.
Perjalanan ke Jakarta ditempuh Fitri menggunakan buas Laju Prima dari Boyolali. "Saya kehabisan tiket kereta maupun pesawat." Jadi, pastikan kalian harus rinci dalam melaksanakan perjalanan. Jangan santai-santai, hahah. Ya, ada hikmahnya lah seenggaknya si Fitri dianter Pakleknya. Maklum saja, awalnya Fitri mau sok berani berangkat sendiri dengan menenteng 3 Tas. 1 Koper haji besar yang isinya disortir oleh Ibu dan Fitri sendiri setelah ditimbang hanya 15kg. Owww, enteng sekali dan 1 ransel juga 1 tas kecil pemberian adiknya yang didapat dari reuni akbar SMA N 1 Boyolali. Ulalala, Pun, ketika sampai di Berlin, mba Agata yang menjemput Fitri terhenyak, "Fitri, bringst du nur das?" "Ja, ist das Okay?."

Tiba di Berlin menggunakan Qatar Airways terasa menyenangkan setelah sampai di Bandaranya, Tegel, Fitri memeriksakan Paspornya lalu menunggu kopernya dari Bagasi. Fitri sempat khawatir dengan kopernya, alhamdulillah 15 menit kemudian kopernya berjalan sendiri ke arah Fitri.

Taraaaa, saat hendak ke Toilet, Fitri melihat namanya di sebuah papan nama, "FITRI ANANDA" dan Halllllllooooo wilkommen Fitri, kata Agata, gadis 25 tahun asal Polandia itu. Bla-bla-bla..

Sesampainya di Rumah baru, Fitri mandi, ganti baju, minum dan 1 jam kemudian langsung pergi. Fitri sempat bingung menggunakan alat-alat di Kamar mandi barunya yang modern itu. Uwww, ketika Fitri mengajak Agata pergi, Agata heran, heh moechtest du nicht einbisschen schlafen? Nein...... ich moechte spazierengehen. Wkakakaka.

Fitri pun pergi bersama Agata menjemput 2 Bayi lucu, hahaha.

Semua terasa bles bles bles was wis wus cepat sekali.... hari kedua di Jerman tanggal 18 Oktober, Fitri pergi ke Rathaus, Naek S-Bahn dan U-bahn (Walau masih bingung) dan membuka rekening Bank.

Syaratnya cuma, Passpor, surat keterangan dari Rathaus dan ke Bank aja. Di sana Fitri ditanya, Kowe iso bahasa Jerman po ra? "Ngece men bu...bu aku wes 4 tahun sinau ng PB Jerman mosok yo raiso." pikir Fitri hahahha.

Ya, jika tidak bisa berbahasa Jerman Bank menyediakan penerjemah bahasa Inggris, jika tidak bisa bahasa Inggris ya pembuka rekening harus mencari penerjemahnya. Ulalala, alhamdulillah Fitri ditangani oleh pegawai yang sangat ramah dan ditemani mba Agata.... Pegawainya sempat heran ketika Agata bilang, "Fitri ist ganz neu hier, sie ist gestern aus Indonesien gekommen, Bu."

Bla-bla, Fitri duduk dan dikasih minum diajak ngobrol dan tanda tangan, sekitar 20 menit semuanya jadi. Yeaaaaah. Punya rekening, seminggu lagi punya ATM. Atm dikirim per pos seminggu kemudian. Alay....


2

Minggu, 13 Oktober 2013

Menahan Rindu

Sejenak menahan rindu daripada sesal kemudian hari.
Berat, tapi harus dijalani. Alasannya? Masa depan ada di tanganku sendiri.
Dijalani dengan santai, ikhlas dan berani adalah kunci pembuka.
Berdoa yang terbaik dan mempersiapkan diri dalam semua keadaan.
Cinta, sayang, kebahagiaan, kerja keras dan ibadah akan menjadi bekal.
Jauh dimata tapi dekat dihati. 
Tetapkan hati, kuatkan tekad, yakinkan diri bahwa jarak hanyalah titik kecil.

Be the best for all...
for my family

Danke Gott :)

Muuuuahhhhhhhhh, BC. Hyhyhy
0

Sabtu, 12 Oktober 2013

TIMNAS U-19




Indonesia berhasil lolos masuk Piala ASIA U-19 di Myanmar 2014 mendatang. Malam ini (12/10), dengan apiknya kesebelas Garuda muda, sebutan bagi para pemain muda Indonesia unggul di atas juara bertahan 12 kali, KOREA SELATAN.
Evan Dimas, kapten TIMNAS berhasil menyumbang 3 gol dan menjadi penyelemat tim asuhan Indra Sjafri tersebut. Sungguh, sebuah permainan cantik di malam minggu ini.  Penuh perjuangan, akhirnya skor 3-2 menjadi hasil gemilang bagi Indonesia.
Mengutip komentar pelatih Indonesia, “Kita akan pasang target baru dan untuk saat ini mari kita nikmati kemenangan  ini.” Satu lagi, ia juga berujar penuh semangat bahwa inilah momentum kebangkitan bagi tim-tim lain.
Saya hari ini sengaja menyempatkan waktu menyaksikan pertandingan di depan TV bersama 2 adik kecil, Akbar dan Asti. Ah, saling bersahutan, kadang kaget bersama dan tentunya saling mendoa yang terbaik untuk garuda muda tercinta.
Pertandingan sempat tertunda karena hujan deras mengguyur. Kebetulan sekali momen itu juga menunggu babak kedua dimulai. Hmmm, sembari menunggu dimulai saya cuci piring dulu. Hihihi. Beberapa menit saat pertandingan babak kedua dimulai, Indonesia berhasil membuat gol tak terduga. Sayang, saya tidak menyaksikan secara langsung.
Semua menarik, selamat untuk 11 pemain dan 3 pemain pengganti. Kalian hebat dan menginspirasi! Nah, saya sih gak bisa detail menceritakan gimana permainannya hihihihi/
Pertandingan yang berjalan 96 menit ini juga semakin waaw dengan komentatornya, si Ibnu Jamil mengeluarkan teriakan, “BERBAHAYA-Berbahaya” dengan suaranya yang lucu dan kadang jadi bahan bercandaan kami bertiga.
Hyhyhy, saya suka bola dari kecil. Sering main bola dan ya sering menang, hihihihi. Sepakbola cewek lho ya.... mulai gak suka pas SMP kelas 2, gak tahu kenapa....berlanjut deh gak sukanya sampe kuliah.... tapi saya tetep kok ngikutin beritanya, hehehehe.
Saya salut sama pelatih Indonesia yang percaya diri dan bangga dengan semua pemain asli Indonesia itu. Kemarin-kemarin, sempet sebel ngeliat pemain timnas senior yang ada naturalisasinya....bahkan pelatihnya juga.
Kalo yang sekarang, semoga saja deh mental mereka tetap terjaga. Gak sok ngartis! Pokoknya tetap sportif dan jangan sampe “MOLIMO.” Salut deh buat Indonesia! 



0

Jumat, 11 Oktober 2013

Kepo

Lagi kepo banget sama berita tentang Dinasti Ratu Atut. Dinasti kerajaan kecil di Banten. Eiiitssss, ini salah satu dampak adanya otonomi daerah bukan? Sampai ada raja-raja kecil dimane-mane. Hahaha, lucu aja sih kalo lagi ngikutin berita kayak gini soalnya ya uda ketauan salah tapi ada aja cara untuk menutupi dan yang nonton juga cuma bisa komen. Uppppps..

Ntar dilanjut lagi ceritanya

Ini liat
Silsilah Dinasti Banten
0

Dedicate for U

Hadiah yang indah itu dinamakan persaudaraan. Tidak yang berlebihan, tidak saling mengikat dan tidak saling menjegal. Berjalan beriringan tapi tetap menuju puncak yang diinginkan. Memang,  tidak selamanya indah kadang ada puing yang patah... namun, yang patah bisa terganti.

Rasanya susah jika banyak bicara, susah merangkai kata yang indah-indah untuk mengartikan hadiah indah itu....

Terimakasih, wahai saudara-saudara seperjuangan atas perhatian yang membuat haru.

Saat ini tanganku masih hampa, semoga doa-doa terbaik untuk kalian dikabulkan Tuhan.
Semoga kesuksesan ada dalam genggaman kalian serta kebahagiaan menjadi kawan yang tak dipisahkan.

Alhamdulillah ya?
Perhatian dan doa kalian menjadi syukur yang tak ada habisnya.


Terimakasih semua....
Keluarga, Saudara, Cinta, Kawan dan Handai Taulan.


Selamat berjuang meraih kemenangamu!

Tanpa saudara-saudaraku yang dekat dan jauh, mungkin aku gak bisa setenang ini. Ya, bisa dibilang dari akhir kuliah sampai sekarang, semua diuruni saudara. Hehehe... dalam kondisi yang ya sedang berputar dan kembali merangkak, keluarga tak kemana-kemana. Makanya, walaupun lagi dalam kondisi yang ya sedang diuji, aku tetep tegak berdiri dan melangkah pasti.

Alhamdulillah, aku yakin Allah gak akan menguji hambanya di luar kemampuan hambanya.

Just share aja, untuk ujian A1-Visadan sangu, budheku Jepara langsung transfer waaaaw banged deh.
Untuk sehari-hari, ada tanteku yang selalu membantu. Ada Pakdhe, Paklik, Budhe, Bulik, Om, Tante, dan semua.
Orangtua juga selalu berusaha memberi yang terbaik buatku.
Yang membuat terharu itu saat mau pesen tiket pesawat yang mahal itu.... hikkkks gak sampai 3 hari semua udah terkumpul. Diuruni sama budhe, om, tante, ortu T.T bunch of thanks, my family :)

Selain saudara... ada mas BC yang selalu siap bahu membahu tak repoti dan berkorban... Semoga Tuhan meridhoi kita :)

Yang berkesan adalah kawan-kawanku..... Mereka adalah ........... yang dikirim Tuhan. Mereka juga yang menguatkanku... aku belum bisa nulis sekarang deh. Pokoknya, Terimakasih Tuhan :)

Dedicate for U.







Terinspirasi oleh K, S, S, L



0

Kamis, 10 Oktober 2013

Menyukai Hal Baru

Hahaha, selama di Rumah dan setelah resmi gak jadi mahasiswa. Ane jadi menyukai hal-hal baru seperti yang berbau feminim dan ini ni... KUCING.

Kenalkan, namanya miko.. kucing cowok penurut yang mau didandanin sama mbak Pipid.






0

Selasa, 08 Oktober 2013

Main Kain Flanel



Kalo lagi nonton tivi, rasanya gerah. Ganti stasiun acaranya sama aja, bosen deh kalo lagi gak ada kerjaan di Rumah. Sekarang ini pokoknya porsi waktunya banyak di Rumah. Selain ya ada agenda lain, tapi ujung-ujungnya balik ke Rumah dan menjalani rutinitas rumahan lagi. Oh my God, hehehe...
Untuk mengisi waktu senggang, akhirnya aku mencoba bermain tangan. Eiiii, maksudnya? Ini dia belajar kreasi olahan tangan dari kain flanel. Telat ga baru minat nyoba sekarang? Gak lah, namanya belajar kok hahaha.
Ditemani Asti, keponakan kecilku, kami berdua menyusuri Pasar untuk mencari kain flanel beserta peralatan lain seperti : lem dan peniti bros. Hari pertama itu kami gagal! Karena semua toko sudah tutup. Usut punya usut kami berdua terlalu sore beranjak dari Rumah.
Hari lain, akhirnya kami mendapat semuanya. Kain flanel, lem tembak, jarum, benang, gunting, penggaris dan pensil dengan riang menjadi satu dan taaaaaaaaraaaaaaa, jadilah  bros berbentuk pita. Ini dia....
Asti yang emang suka buat kerajinan tangan mengusulkan untuk membuat desain lain, lalu jadilah bros bunga yang berkelopak empat. Ini dia :

0

Kata Cak Nun, “Kalau pingin punya nasi, kamu harus rela gak punya beras.”



Kata Cak Nun, “Kalau pingin punya nasi, kamu harus rela gak punya beras.”

Keputusan finalnya adalah aku memutuskan untuk tidak ikut perayaan wisuda S1.
Berat juga dan sempat nyesek waktu datang wisuda temen2ku bulan Agustus kemarin. Harusnya aku juga ikut di situ! Tapi, emang salah sendiri sih. Kenapa hayo kok revisinya lama? Dan kenapa kok ____________________________? Hahah. Ah, sudahlah penyesalan datang terlambat. Jadinya, jatah wisudaku itu desember.
Oh, lamanya!
Sejak awal aku sudah punya plan A dan B, jika gak bisa wisuda Agustus artinya aku gak ikut wisuda Desember. Yap, sebelum Desember aku berangkat ke Jerman untuk melanjutkan cita-citaku. Tepatnya pertengahan Oktober ini. Kalo Jerman deket dan biaya murah, sempat kepikiran untuk ikut wisuda bentar pas Desember itu. Kepengennya, aku juga bisa punya kenangan bareng temen-temen angkatanku di wisuda itu. Hiks!
Untuk mengobati rasa sesalku, aku berbesar hati dan sejenak berpikir :
“Ah, toh aku sudah yudisium dan resmi dinyatakan lulus plus mendapat gelar sarjana. Semua berkas bisa diatur dan sudah selesai kok. Setidaknya Agustus 2013, aku udah datang ke Gor dan merasakan hawa wisuda. Tetep foto-foto walaupun gak pake toga, hehehe. Gak ikut wisuda S1 bukan kiamat, karena itu cuma upacara . Kalau mau punya fotonya, tinggal foto sendiri aja hahahah. Seenggaknya, rasa sesal terganti dengan terwujudnya langkah terbang dan hidup di Jerman selama 1 tahun. Masih ada wisuda S2 kok, S3 juga. Hahaha hiks! Ya sudahlah, ada hikmah disetiap kejadian.”
Jadinya, aku semakin rinci dalam membuat sebuah rencana deh termasuk membuat plan A, B dan C’nya.
So, selamat wisuda Desember kawan-kawanku. Untuk Pipid : Hidup itu emang pilihan. Berani memilih dan berani menghadapinya.
Kata Cak Nun, “Kalau pingin punya nasi, kamu harus rela gak punya beras.”


Ditulis awal Oktober

0

Jumat, 27 September 2013

Kemajuan?

Manusia sering dituntut untuk menjadi lebih maju oleh manusia lain,

ketika manusia berhasil meraih kemajuan itu,

kadang kala manusia lain tak siap menghadapi dan menerima kemajuan yang dicapai,

terkadang mereka cenderung melukai kemajuan manusia lain dengan berbagai hal yang dianggap tabu.
0

Belajar dari Pesohor



Pelajaran bijak beberapa bulan terakhir dari para pesohor Indonesia.
“Nak, sepintar-pintarnya kamu jangan coba bermain dengan harta-tahta dan wanita.”
“Kenapa?”
“Karena kepintaranmu akan tiada guna.”
-----Setelah melihat kasus korupsi yang melibatkan orang-orang berprestasi secara akademik.
“Nduk, jangan memanjakan anak dengan harta semata. Ajarkan dia hidup sederhana dengan laku yang menyejukkan.”
-----Setelah adanya berita heboh kecelakaan anak artis berumur 13 tahun dan mengakibatkan 6 orang tewas.
“Hey, perluas wawasanmu!”
“Yang gimana?”
“Ya yang gimana-gimana. Entah wawasan sosial, wawasan kebangsaan dan agama atau pokoknya semua deh.”
“Ben ngopo?”
“Supaya kamu tidak tertipu sesama manusia.”
------Setelah melihat berita artis tertipu tunangannya.
“Naaaak, hiduplah apa adanya dan jangan suka pamer.”
-------Setelah melihat lelucon artis yang mengaku-aku sedang ada di Singapore padahal ..................
“Naaaaak nik noooook, terus berusaha dan jangan cepat puas ya?”
-------Setelah melihat kemenangan garuda muda di Pala AFF U-19

Terimakasih para aktor dan aktris.
Ada hikmah disetiap kejadian

0