Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Kamis, 06 Maret 2014

Refleksi

"Das Leben ist kein Ponyhof" begitu salah satu pepatah Jerman yang bermakna Hidup Itu Tidak Adil.
Di belahan Dunia yang lain ada jutaan masyarakat yang sedang menghadapi peperangan, pergolakan dan merasakan ketidaknyamanan untuk sekedar jalan-jalan keliling Kota. Sementara itu banyak manusia yang merasakan kedamaian, kebebasan, bisa tertawa lepas dan melakukan apa yang dimau sesuka hati.

Hari ini aku mengawali hari seperti biasa, diawali dengan senyum supaya moodnya selalu bagus, dengan hati gembira tanpa ada rasa takut-takut. Sejenak menilik berita mengenai kabar mantan guru SMAku yang kebingungan karena tidak dapat jatah mengajar sejak ia dimutasi.


Aku yakin, masih banyak orang lain yang lebih parah dibanding apa yang dialami guruku, hanya saja mungkin tidak terekspos ke Permukaan. Andai saja semua yang seperti itu terekspos, mungkin saja kami para manusia yang merasakan kebahagiaan bisa semakin bersyukur.

Kabar tentang mantan guru SMAku membuatku tertegun dan sesegera ingin kutulis di sini. Guru, bagiku profesi mulia yang semoga saja semua yang saat ini menjadi guru benar-benar tulus dalam mengajar dan mengabdi. Guru bukan pekerjaan asal-asalan. Tugas guru ibarat menampilkan sebuah pertunjukan teater, perlu persiapan baik dari kostum, panggung dan performa. Mengajar, menurutku aktivitas yang menyenangkan. Bagiku, ketika peserta didik mengerti dan merasa bahagia di dalam kelas ada rasa puas yang tiada tara. Hehe.

Ada guru yang killer, ada guru yang asik, ada guru yang hebat, ada guru yang profesional dan ada beberapa yang asal ngajar. Guru kok asal ngajar. Hemm.....

Kembali ke soal Guruku tsb, jujur aku semakin percaya kalo birokrasi itu sepanjang kali. Apalagi, ketika tampuk pemerintahan dipegang oleh orang-orang yang akhirnya "terpaksa" menjadi pemimpin. Seenak udel menjalankan roda kekuasaannya dan hanya membuat PUAS sebagian golongan. Hasilnya, banyak korban-korban yang kemudian tidak didengar suaranya, dibungkam ceritanya dan dibiarkan menguap begitu saja.

Bersambung.....

0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D