Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Jumat, 25 Desember 2015

Wie Schoko #Ingelheim

Weihnachten ist die Zeit die Schokoladen und sűßigketen, finde ich persönlich. Alles was sűß sind zusammen, dann aber sicher macht Freude und Dick! Das ist 2. Mal fűr mich gewesen, am Weihnachten wieder bei der Arbeit. Ich mag total gern am Weihnachten arbeiten, egal ob Morgen oder Spät. Warum? Es ist einfach, weil ich kein Wehnachten feiern muss.

An heiligabend waren viele Leute im Speisesaal. Die saßen so glűcklich und geműtlich. Auf  dem Tisch gab  Teller mit plätzchen, Glasser und Kerze. Langsam startete die Chefin diese Veranstaltung. Die Leute sind gemischt, bestand aus die Bewohnern und ihre Angehörige.

Ich hatte an dem Tag dienst, um die Leute zu bedienen. Kaffee eischenken , Torte-Lebkuchen und Stollen anbieten. Ah ja, ich war auch mit meinem Kollege. So schnell haben wir schon unsere Aufgabe erledigt. Endlich mal konnte ich sitzen und beobachten, wie diese Feier läufte.

Gesungen haben die Leute und andere Mitarbeitern.  Ich hörte gut und gelacht, weil ich meisten die Lieder nicht kannte. Nur heilige Nacht hab ich oft schon gehört. Was ich sehr schön fand, dass viele Leute ganz besonders erfreut warem. Klar, es ist Zeit, wo sie ihre Familie wieder sehen können. Total schön! Die Atmosphare war angenehm.
7

Selasa, 22 Desember 2015

Awal Musim Dingin di Jerman 2015, Lah kok Panas?

Foto siang ini 22 Desember 2015




Dari balik kaca perpustakaan kota Ingelheim, saya mengintip penampakan cuaca hari itu (22/12). 




Pasalnya, setelah berbincang dengan seorang pengunjung lain, ia bilang bahwa google sedang ngelindur. Saya pun baru paham maksudnya setelah melihat Doodle ini.






Yaaap, 22.12.2015 adalah Winteranfang : Permulaan Musim Dingin.
3

Menjemput Kardus di Baumarkt (Pasar Bangunan)

Tujuan saya hari ini  (22/12) ke Pasar Bangunan (Baumarkt/Bauhaus) di Ingelheim adalah cari kardus. Kardus khusus buat Umzug (pindahan) atau Umzugskarton. Sebenernya, saya udah punya beberapa kandidat Karton alias kardus yang akan saya kirim ke Indonesia lewat jasa Pulangkampung.eu. Sayang, kardus yang yang saya dapat gratisan dari kolega dan kawan kok kurang gedhe. Yasyudah, setelah pikir-pikir, mending saya rencananya beli aja.

Baumarkt Ingelheim


Pertama, saya ngecek ebay kleinanzeige (ebay yang nampilin barang yang ditawarkan di daerah sekitar kita tinggal). Kedua, saya lihat kisaran harga karton fűr den Umzug. Ukurannya kalo manut pulankampung.eu bervariasi ada yang 45x45x80 cm (XXXL), 60x40x40 (L) dan 40x30x40cm (M).  nah, untuk keperluan kirim pake pulangkampung.eu, saya butuhnya yang ukuran L (standar).

3

Makanan Pelipur Jiwa Versi Pipid

Semangkuk Bakso Pelepas Rindu

Rindu ini ditujukan pada suasana ketika masih punya toko di Banaran. Saya suka jajan bakso atau mie ayam keliling yang lewat depan toko. Dimakan panas-panas bersama orang rumah, di dalam toko sambil sesekali dihentikan karena harus melayani pembeli. Harga waktu itu di bawah lima ribu. 

Di antara orang rumah, sepertinya saya yang hobi jajan. Bakso yang enak adalah bakso yang kuahnya pedas tapi masih berasa manis serta ada rasa tomat dari saosnya. Sambal tiga sendok kecil, kecap manis dan sedikit saos. Jika makan bakso ato mie ayam, hobi saya adalah minum kuahnya. Kadang, kuahnya asat dulu sebelum baksonya tergilas.


Enak! Di Jerman, saya juga tetep bisa mbakso.
3

Kecewa Sama Worldremit?****** Ha?

Mulai Februari 2015, penulis menggunakan jasa Worldremit untuk kirim uang ke Indonesia. Metode pembayaran yang penulis  gunakan dari Jerman adalah Sofort Banking (Direct Bank), atau istilah lainnya pake rekening bank langsung. Kan  dari Jerman dan beberapa Negara ada dua metode, pake Credit Card sama Sofort Banking gitu.



Sampai sekarang, alhamdulillah lancar-lancar ajah.

Bedewe pernah punya pengalaman gak enak  ga dan ngecewain gak?
4

Jumat, 18 Desember 2015

Ringkasan Film Paulette, Nenek Kekinian

Saya pernah dengar, ada nenek yang tidak mau mengakui cucunya. Ia sering kasar pada si cucu, walaupun begitu si cucu selalu berusaha mendapat kasih sayangnya. Si Cucu adalah anak manis dan sabar, sering dia dibentak tapi tak mau balas menyakiti.

Ada juga di Perancis, seorang nenek yang membenci cucunya Cuma karena cucunya hitam. Maklum, anak semata wayangnya bersuamikan seorang Polisi berkulit hitam. Alasan pekerjaan, si anak perempuan mau gak mau harus sering menitipkan anaknya ke nenek. Yah gimana lagi, walau diejek dan dibentak, cucu ini tetap baik. Ya, walau dia harus rela dideskriminasi negatif oleh nenek yang ia banggakan.

Nama si Nenek adalah Paulette. Umurnya waktu itu 80 tahun. Hidup menjanda dengan uang pensiunan tak seberapa. Hidupnya makin tampak menyedihkan jika dia mengais-ais sisa makanan dan rebutan dengan yang lain. Dia ini juga iri dan sering menjelek-jelekkan restauran Asia di dekat Rumahnya. Oh, ternyata dulunya restauran itu adalah tempat usaha milik Paulette dan suaminya yang sudah meninggal.

Si Embah yang masih terlihat sisa-sisa kecantikannya itu, sering mancari barang-barang bekas di Dekat tempat pembuangan sampah. Malam-malam dia sering keluar dan berharap dapat sesuatu tersembunyi dalam sampah. Pernah juga, dia berhasil memboyong sebuah lampu antik yang masih lumayan bagus dari situ.

@@@

Orang bilang, Paulette ini cerdas dan bisa memanfaatkan sesuatu.
3

Rabu, 16 Desember 2015

Mau Upload Foto?

Sebelum mengunggah foto, ada unggah-ungguh yang sebaiknya dipatuhi. Seperti, foto tidak mengandung unsur pornografi, SARA dan juga hal-hal yang dianggap tidak etis dalam masyarakat. Sekali nafsu unggah foto, bisa-bisa jadi bahan ejekan. Sudah banyak kan contohnya? Efek yang dihasilkan luar biasa. Yang pasti, menurut penulis sih sanksi sosialnya. Wiiih, semoga kejadian-kejadian macam itu bisa jadi pengingat.

Nah, begitu juga kalo seandainya foto bareng sama temen-temen. Ada baiknya minta izin terlebih dulu ke mereka. Rela gak foto mereka dipajang di Media sosial? Sepele sih, tapi siapa tahu mereka kurang berkenan kalo fotonya diupload. Mungkin, karena waktu bergaya kurang cucok, dandanannya menor atau pudar dan intinya gak mau aja fotonya diliatin ke Publik.

@@@
Pasal 19 UUHC ayat 2 (www.hukumonline.com jawaban dari Ilham Hadi, S.H) berbunyi :

6

Minggu, 13 Desember 2015

Pasar Natal Jerman Secara Kasat Mata

Penuh dan juga berdesakan. Dalam keramaian yang jadi ciri khasnya, orang-orang serasa menikmati sensasi berjejalan, mengantri dan bersabar. Hal semacam itu yang sering dijumpai saat pasar natal tiba. Selalu begitu, setiap tahun dan tetap kokoh menjadi bagian tradisi masyarakat sejak 600 tahunan lalu.


suasana di Wiesbaden


Tidak Cuma pasar natal tentunya, di Indonesia pun begitu, ada banyak pesta-pesta rakyat yang melekat dan dirindukan kehadirannya. Jika mau menyamakan, suasana pasar natal di Jerman ini seperti sekaten atau pun pasar malam di Daerah-daerah Indonesia.
11

Jumat, 11 Desember 2015

Hey, Smombie ya? Apa Itu?

Nguping Percakapan

Dari seberang jalan di Samping lampu merah, pejalan kaki menunggu lampu hijau menyala, yang artinya tanda mereka boleh menyebrang. Sore yang dingin, sambil menyembunyikan jemari di Saku jaket tebal, penulis mempercepat langkah. Dari arah yang berlawanan ada 3 pemuda Eropa rupawan, salah satu di antara mereka tak kelihatan wajahnya. Ia menunduk dan diam. (11/12)



Tak disangka, pemuda yang menunduk ini menabrak wanita di belakang penulis. Wah, kok nabrak orang aja dia pake milih sih. Yang dipilih adalah seorang berumur 30an. Penulis penasaran dan berjalan lambat supaya denger percakapan mereka.

Intinya si Wanita memaafkan dan menimpali dengan embel-embel, “Ya makanya ati-ati dek, di Sini bukan area Smombie loh.

Mengenal Smombie : Apa Itu Smombie

Kata-kata Smombie terbawa penulis sampai ke Kereta dan akhirnya penulis baru sadar, ada banyak Smombie di Kanan-kiri penulis. Tak lama setelah itu pun, penulis bermetamorforsis jadi Smombie cantik. Apa itu Smombie?



Smombie itu nyata ada kok, malahan dinobatkan oleh juri dari Penerbitan Langenscheidt  jadi kata-kata gaul anak muda 2015 di Jerman. Saking gaulnya, penulis baru tau tadi. *Hmmm efek kerja di Panti Jompo.

Das Jugendwort des Jahres lautet laut Langenscheidt-Verlag: #Smombie.
8

Kamis, 10 Desember 2015

Ketemu Saudara Jauh asal Madagaskar

Sudah banyak ulasan yang membahas mengenai Madgascar. Dirilis dalam Proceedings of the Royal Society B,   mengatakan bahwa sekitar 30 perempuan Nusantara merupakan pendiri koloni Madagascar 1200 tahun lalu. Penelitian ini diketuai oleh Murray Cox, ahli biologi molekuler Universitas Massey Selandia Baru (historia.id : Berlayar Sampai Madagascar.

klik : wikimedia.org


Menariknya, wajah orang Madagascar memang ke-Indonesia-an. Melihat seorang Madagascar seperti melihar saudara  jauh. Penulis juga pernah salah sangka, mengira seorang kawan pasti berasal dari Asia Tenggara, kalo gak Indonesia ya Malaysia. Waktu pertama kali ketemu kami sudah curi-curi pandang, senyum-senyum dan dengan pedenya penulis berbahasa Indonesia, “Eh kamu dari Indonesia ya?” mendengarnya, seketika si anak ini melongoh dan menjawab dengan bahasa Jerman (kebetulan ketemunya waktu seminar FSJ di Frankfurt).

4

Scheinheilig!*** Belajar Kosakata

Budaya gosip gak pandang usia, tua muda, bisa kok jadi pelaku dan korban. Ada yang seneng diajak nggosip dan ada yang memilih gak ikut-ikutan. Ciri khas nggosip itu biasanya ngomongin orang. Namanya juga nggosip ya, ngomonginnya di belakang, kalo didepan orangnya langsung pasti gak berani, terus ntar pasang muka manis deh.



pic4ever.com


Jeder spricht űber jeden, kata tetangga rumah penulis siang tadi (10/12). Mbah Petry namanya, tetangga yang sering banged ngasih kosakata baru dan menyarankan penulis buat banyak ngisi Teka Teki Silang (TTS) sebagai alternatif buat belajar bahasa Jerman. Di umurnya yang udah di atas 90, ingatan doi masih kuat dan belum pikun.

Doi cerita, tadi dia liat  tetangga A dan C ngomongin tetangga B dan ketika tetangga B  datang, tetangga A dan C pasang wajah sok imut. Hmmm Jeder spricht űber jeden, yang bisa diartiin seorang yang membicarakan seorang lain.


http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2013/06/1370399775993019361.jpg


Nah seetelah cerita seperti biasa di akhir-akhir mbah Petry akan bertanya, “Paham kan?”. Lalu dia akan menyisipkan kosakata baru dan pada sesi yang tadi adalah :

Es ist so scheinheilig


dibaca *Syainhailig

Weißt du was das bedeutet? Tau gak maksudnya? Pancing mbah Petry sekaligus ngetes penulis. Hmmm, muka dua gitu kah mbah? 2 Gesichte?

Yuppppps! Istilah kalo bermuka dua... di depan baik, di belakang beol eh... maksudnya ga baik.



Nach außen tut man gut, aber eigentlich ist er nicht. Nampak dari luar berlaku baik, tapi aslinya gak.


http://www.pic4ever.com/images/vahidrk.gif


Ah so ... Oh Gitu

Selesai bercakap-cakap, penulis pamit dan minta kertas buat mencatat kosakata tersebut. Danke mbaaah!
Tips mbah Petri biar gak diajak gosip adalah pura-pura bolot ajaaaa, tambahnya sembari tersenyum








Terinspirasi Jindriska


2

Selasa, 08 Desember 2015

Kopdar di Pasar Bareng Awak Malaysia

Sedapnya jamur segar dengan siraman saus (05/12/15)  dari sebuah lapak mungil menjadi incaran kami bertujuh, dengan sabar kami pun menjadi bagian yang berdesakan. Kerumunan orang menambah sesak jalan kecil di Kota Rűdesheim, yang sedang bersolek gemerlapan karena Pasar Natalnya.




Pada masa Advent, biasanya sebulan sebelum hari natal, Jerman punya pasar dadakan, yang akan lebih semarak dikunjungi saat hari semakin gelap dan pekat. Weihnachtsmarkt namanya, ibarat pasar malam di Indonesia. Ramai akan jajanan, ada wahana permainan dan para pengunjung. Pengunjung tua atau pun muda menikmati pasar natal dengan caranya sendiri.

penulis, kak Ati, kak Aisya

6

Kamis, 03 Desember 2015

Nomin dan Ausbildung-nya

Lagi keinget aja sama seorang kawan asal Mongolia, yang pertama kali kenalan waktu kursus bahasa Jerman. Kira-kira, Januari 2014 yang lalu. Kami sama-sama ambil kursus di Volkhochschule Mainz. Dari 18an temen kursus, cuma sama dia lah penulis sampai sekarang sering ketemu, padahal dulu waktu di Kelas kami gak akrab-akrab banget. Malah barusan juga  ketemu di Tempat kerja (Des 2015).

ada dia yang aku maksud



Sempet malah ada konflik kecil antara kami ini dan dia gara-gara urusan bioskop :D




8

Selasa, 01 Desember 2015

Kepaksa Pijat Thailand di Jerman :D

Salah satu cara relaksasi yang menyenangkan adalah dipijat. Badan menjadi segar dan otot-otot yang kaku diregangkan. Di Jerman tidak sulit ternyata jika ingin dipijat ala ala Asia, karena tersebar banyak tempat pijat yang kebanyakan membawa nama Thai-Massage. Yup, pijat Thailand di Jerman.
Selsbt fotografiert

Di Ingelheim, kota tempat penulis sementara tinggal juga ada beberapa Thai Massage, dan rata-rata pemijatnya juga asli dari Negeri Gajah itu. Salah satunya adalah Bun Praya, berlokasi lumayan dekat dari Pusat Kota. Ada di Mainzer Strasse 21 55218 Ingelheim. Tempatnya mungil dan baru menyediakan satu tempat ajah, maklum pemijatnya juga baru satu, yaitu Bu Chidapha Lertphiyo. Dia ini merangkap jadi pemijat sekaligus pemilik. Tempat itu tergolong baru, 2 tahunan,  si Ibu juga baru 5 tahun di Jerman, tapi pelanggannya banyak.

http://www.bunpraya.de/bildergalerie/



@@@
Setelah bikin janji, akhirnya penulis fix datang ke Sana pada 30 .11.15 jam 18.00. Badan lelah, pundak dan punggung kaku jadi alasan penulis
14

Minggu, 29 November 2015

Hospizarbeit, Mendampingi Mereka Yang Pergi

Ada sebuah “pekerjaan” menarik di Jerman yang bisa dibilang sukarela dan syaratnya sederhana, yaitu bersedia mengunjungi dan mendampingi orang menuju kematian. Pekerjaan ini dikenal dengan Hospizarbeit. Hospizarbeit terdiri dari 2 kata, Hospiz dan arbeit (pekerjaan).

Das Hospiz  (Hospice; Inggris) sendiri dalam bahasa Jerman berarti tempat yang dihuni menjelang mati atau saat sakit keras. Jadi, diharapkan orang-orang yang menuju kematian ini bisa mengehembuskan nafas terakhir dengan tenang di Tempat yang nyaman. Tempatnya bisa berbeda, sesuai keinginan yang akan mengahadapi ajal dan persetujuan anggota keluarga. Bisa di Rumahnya sendiri, rumah sakit dan di Panti yang khusus menyediakan Hospiszimmer. Zimmer : Kamar.


53

Jumat, 27 November 2015

Gelapnya Cokelat

Kadang-kadang orang sering tahu, tapi tidak tahu harus bagaimana bereaksi. Ada yang memilih diam dan ada pula yang berusaha memberi tahu yang lain supaya bisa sama-sama tahu dan mengambil sikap. Begitulah satu hal yang saya tangkap dari film dokumentasi garapan Miki Mistrati. Ia bercerita mengenai gelapnya cokelat. Gelap yang tersembunyi dari manisnya sebatang Cokelat. Cokelat dengan bungkusan rapi, yang dalam setahun dikonsumsi 3 Milyar penduduk dunia.

Pada Selasa (17/11), kami peserta FSJ (Freiwillige Soziales Jahr) mendiskusikan beberapa hal mengenai kesadaran manusia terhadap lingkungannya. Dari sekian aktivitas, kebanyakan dari kami antusias menonton Film dengan judul Schmutzige Schokolade atau the Black Side Of Chocolate. Film ini adalah investigasi blak-blakan yang menyorot eksplotasi pekerja anak di bawah umur. Penelusuran dilakukan terhadap anak-anak di Afrika.

Bersama FSJ-inen yang lain

5

Jumat, 20 November 2015

Der Herbst :Altweibersommer :Si Musim Gugur di Jerman

Daun warna warni, menguning tampak cokelat keemasan kadang merah merona seperti senja sore hari,  kini mulai berserakan dan jatuh dari pepohonan. Pohon seperti tangan dengan jemari yang menengadah ke atas. Jari dengan tulang-tulang menonjol dan berkuku runcing.
Penampakan pohon yang sama, diambil 28 Oktober dan pohon gundul diambil 20 Nov. 


Hawa perlahan kian dingin, musim panas seakan pamit hati-hati, memberi ruang pada musim yang baru menjadi saksi bahwa musim resmi berganti pada 23 September. Musim yang melankolis, memancarkan aura hangat walau kadang tak sampai 20 derajat.  Setelah jam diundur satu jam, orang seakan bisa tidur lebih lama. Pagi dan siang menjadi sama atau disebut Tagundnachtgleiche. Pada pukul 02:59 setiap tahun di minggu terakhir Oktober, jam pun otomatis mundur kembali menjadi jam 02.00 dan bukan 03.00.
23

Jumat, 13 November 2015

Kumpulan Foto Karnaval



Helau...



Perhatian-Perhatian


11 November 2015 (11.11.2015) pukul 11.11 secara resmi telah datang musim kelima di Jerman,




Ialah musim Karnaval. 




Seperti yang sudah pernah saya ceritakan di Sini : Seputar Karnaval-Fastnacht-Fasching-Fasnet

Di Sini saya mau membagi foto-foto gokil perayaan karnaval tahun 2014 dan 2015.


Yeaaah, its time to Karnaval.


Kumpulan Kelas Edan



11

Sejarah Migrasi ke Jerman #1


Barusan dapat pikiran random ketika ngeliat :





Ditambah ingatan mengenai tema Sejarah Migrasi ke Jerman waktu di Volkhochschule Mainz. Kami para peserta kursus dapat catatan kecil Die Geschichte der Migration nach Deutschland (38 : Diktat dari VHS).

Menyadur diktat tersebut, saya pengen bagi-bagi di Sini ya, sapa tahu bisa dilanjut lagi.

  • Sejak abad ke 17 dan 18 banyak warga Perancis datang ke Jerman. Mereka ini fliehen/escape/melarikan diri  dengan alasan agama.


  • Pada abad 19 orang-orang asal Polandia datang ke Pusat Industri Jerman, kala itu di Ruhrgebiet. Mereka ini bekerja di Pertambangan.
3

Kamis, 12 November 2015

Bahasa Jerman, Kamu itu.....

Jika masih tahu konteks pembicaraan atau setidaknya membaca dalam tulisan, komunikasi dalam berbahasa bisa saja minim kendala. Namun, sayangnya sampai hari ini jika seorang Pasien yang datang dari generasi 1920an bicara bahasa Jerman dengan menggunakan Dialek, saya akan diam, khidmat mendengar dan mencoba meraba kemana muaranya berakhir. Ujungnya, saya pernah dalam posisi tidak enak, pernah terjebak kebingungan karena lansia tersebut berkali kali memberi instruksi tapi saya tidak paham. Dengan senyum menahan malu, saya minta dia untuk bicara bahasa Jerman yang normal  atau Hochdeutsch.

Dia kemudian ikut tertawa dan bilang memang Dialek itu susah kalau jarang mendengarnya. Untungnya, mbah itu maklum dan ia pun kemudian menerjemahkan bahasa Jermannya ke dalam bahasa Jerman. Memang, Jerman memiliki beberapa Dialek (ada banyak, saya kurang tahu) yang sesuai dengan regional. Bayern dengan Bairisch, Koln dengan Kölnisch, ada juga Schwäbisch, dan karena saya tinggal di Rheinland-Pfalz, dialekt semacam Rheinhessich dan Pfalzisch yang terdengar. Apalagi, kerja sosial di Panti Jompo, yang penghuninya banyak lahir sebelum perang. Saya akan angkat bahu kalo kolega sudah mulai menggoda dengan bicara pakai Dialek, saya tidak sepenuhnya paham.  
4

Minggu, 08 November 2015

Quote : Ahmad Tohari

“Ketika kau merasa di dalam pikiran yang  amat gelap, ketika kau benar-benar merasa tak berdaya, sesungguhnya ada tangan-tangan terjulur kepadamu. Tangan pertama mewakili pertolongan Tuhan, dan tangan lainnya  mewakili kuasa buruk yang menghendaki kehancuran atas dirimu. Kau dapat mengatakan siapa yang mengajakmu berputus asa serta meyakinkan dirimu bahwa jalan itulah yang terbaik. Jangan ikuti ajakan dari kuasa buruk itu. Lebih baik kau dengarkan suara nuranimu sendiri karena dia dapat melihat jalan yang disukai Tuhan. Turutilah jalan itu, karena bersama Dia segala penderitaan jadi terasa ringan atau bahkan tidak ada sama sekali.”

(Kutipan Novel Kubah karya Ahmad Tohari)

Cuplikan percakapan itu bagus banged, saya terkesan dengan penyampaian Ahmad Tohari yang sederhana dan renyah itu. 

I saved here to remember my self :D.



4

Untung Ada Kamu, Aplikasi..... : Cara cari Tiket Jerman-Indonesia

Sebelum kembali ke Indonesia, jauh-jauh hari yang saya pikirkan adalah harga tiket pesawat. Saya tidak mau kepulangan saya tertunda hanya karena belum sempat pesan tiket, seperti yang terjadi beberapa masa  lalu. Padahal, saya sudah ancang-ancang, kalo dapat tiket murah segera beli.

Satu, jangan ditunda kelamaan. Memang, harga bisa berubah kapanpun, bisa jadi lebih murah atau sebaliknya. Waktu itu, saya akan pulang bulan Juli, musim panas, high season dan banyak yang bilang, tiket akan jadi mahal saat-saat begitu. Betul juga sih. Padahal, saya ngeceknya mulai bulan Januari.

Waktu itu harga masih murah, berkisar 280an Euro ke Atas. Tak pikir, ah ntar aja bulan yang lain. Sampai menginjak bulan Mei saya masih tetap santai-santai dan kaget melihat harga kok jadi membumbung tinggi. 500an, untuk sekali jalan.  Saya pun bersabar dan berharap siapa tahu bulan berikutnya masih bisa turun. Ternyata ndak! Udah tahu pulang Juli pas musim liburan kok ya mimpi to nduk, heheh.

Persiapan saya sebenernya udah lumayan, Cuma bagian eksekusi aja yang kurang waktu itu. Mulai rajin ngecek harga dan baca-baca artikel mengenai pesan tiket pesawat Jerman-Indonesia. Saya pun mengunduh aplikasi pencarian tiket pesawat ekonomis di Play Store, soalnya kebanyakan harga tiket di Website sama di Aplikasi, lebih murah yang di Aplikasi. Contoh, lewat www.kayak.de, di website 340, di App 334. Beda dikit, tapi lumayan.

Telepon Pinter alias Smartphone saya pun dipenuhi dengan aplikasi dari :
2

Rabu, 04 November 2015

Hak dan Kewajiban FSJ di Jerman

Hal-hal berikut adalah yang berhubungan dengan Freiwillige Soziales Jahr , Ya semacam hak dan kewajiban FSJ.  Sekedar info, yang penulis tulis ini berdasarkan pengalaman FSJ pribadi, beberapa rekan dan keterangan dari Träger FSJ : Kleines ABC bei EVIM tempat penulis mendaftar (Träger). Artikel ini diharapkan bisa jadi gambaran buat pembaca yang berkeinginan. Tulisan ini dibuat secara umum karena lumayan juga pertanyaan tentang FSj di Email. Lebih detailnya, silahkan gali informasi dari tempat mendaftar yah :D

Apa itu FSJ, silahkan baca ini dulu ya : Fsj di Jerman atau sila cek Isi Blog yah. 
A
A : Anleiter/in in den Einsatzstellen

Dalam pelaksanaan FSJ, akan ada seseorang yang bertindak sebagai Anleiter/in atau bisa dibilang pembina. Mereka ini akan mendampingi FSJ dan bertugas membantu jika ada masalah, menjawab pertanyaan kita, ikut membantu mengarahkan seorang FSJ-er/in. Penulis pribadi didampingi seorang Anleiterin yang pribadinya sabar tapi tegas. Contoh, dia nunjukin penulis apa-apa yang penulis harus kerjakan dan tidak, memberi saran kalo penulis tidak betul dalam melakukan tugas dan yang punya otoritas menempatkan penulis di bagian mana. Kalau ada masalah, penulis larinya ke dia. Di awal-awal FSJ, keberadaan pembina betul-betul diharapkan. Sekali dalam setahun, pembina, pihak dari Träger penulis dan penulis akan duduk bersama dan saling tukar pendapat. Dulu penulis pada sesi itu ditanya habis FSJ mau ngapain, beneran mau pulang atau mau yang lain.

2

Senin, 02 November 2015

LDR?

Rasanya melakoni hubungan jarak jauh itu seperti orang sakit yang obatnya adalah dibayangkan dan dilepaskan. Dibayangkan bahwa sebenarnya yang jauh Cuma jaraknya dan dilepaskan dengan berdamai dengan keadaan. Kalo memang sudah tidak mau lagi, ya sudah diakhiri saja daripada sakit berkelanjutan.

Tapi apa ya betul bakalan sembuh? Jawabannya ada dalam pikiran dan keyakinan masing-masing. Kalo keduanya tidak bisa kerja sama menjaga hubungan? Contoh yang satunya menyerah? Ya mbok yang satunya menyemangati. Kalo ga bisa? Ya mungkin satunya gak mau disemangati, atau juga yang menyemangati tidak bisa menyemangati.

Jangan dimatikan harapannya, harapan supaya bisa segera bersama lagi. Tapi kalo sudah padam dan tidak bergairah memantiknya lagi, ya sudah lepaskan saja. Lepas yang tidak mau bertahan, daripada dipaksa dan segalanya jadi terpaksa.

Pejamkan mata dan berdamailah dengan hatimu. 


19

Kenapa FSJ ya?

Banyak pilihan untuk menyambung hidup di Jerman. Beberapa orang Indonesia datang ke Jerman dengan status sebagai Au-pair, setelah masa kontrak Au-pair selesai keinginan untuk melanjutkan hidup beberapa tahun lagi di Jerman muncul. Itu wajar, mungkin memang belum puas atau masih ada target yang belum tercapai.

Sebagian ada yang bisa segera melanjutkan studi dengan bantuan mantan keluarga angkat sewaktu Au-pair, yang lain ada yang memilih menjadi Au-pair di Negara lain,melanjutkan Ausbildung, banyak juga yang beralih jadi Sprachstudent/in, tak jarang ada yang menemukan pujaan hati dan tidak sedikit yang tertarik mengikuti program sosial semacam Freiwillige Soziales Jahr (FSJ) ataupun Bundesfreiwilligendienst (BFD).
10

Kamis, 29 Oktober 2015

Jalan - Jalan di Bacharach

Begitu sampai di Bacharach (29/10) penulis berjalan perlahan memasuki kota tuanya yang bersejarah. Tengok kanan-kiri, banyak sekali bangunan yang disewakan untuk menginap. Ada yang memakai istilah hotel, Pansion, Ferien Wohnung dan yang paling beken katanya adalah Jugenherberge-nya.

Menuju ke Jugendherberge Bacharach


Dari yang penulis baca dan informasi dari rekan kursus, si Nazeeh yang pernah tinggal di Situ, Jugenherberge di Bacharach adalah bekas kastil. Oke deh, karena kebetulan hari libur dan udara cerah, berangkatlah penulis untuk menengok kota yang katanya romantis dan berdekatan dengan sungai Rhein itu, sungai terpanjang di Jerman. Rhein klick

Burg Stahleck yang sekarang juga Jugenherberge dari jauh

6

Rembug Tuo Karo Le Tuo

Sanajan aku ra melu ngombe bier utawa alkohol liyane, bengi babar nyambut gawe aku melu kumpul-kumpul mangan karo kolegaku (27/10). Acara iku nak tak arani kaya acara sing tujuane ngeraketake pasuduluran kerjo, ben tambah kompak, srawungan lan cerita-cerita.

Aku saiki lagi nyambut gawe neng Panti Jompo Ingelheim Jerman. Kerjoku ra pati abot nak tak sandingke karo kolegaku liyane, yo amarga aku kan statuse lagi sinau saka program Freiwillige Soziales Jahr (FSJ) utawa kerja sosial. Makane, pas wayah ngerumpi sinambi ngenteni pesenan Dinner, aku malah bingung arep nggresulo opo, lha nak tak bathin-bathin, tugasku ra seabot liyane le do melu mangan.


0

Minggu, 25 Oktober 2015

Kartu Sim / Sim Card di Jerman, Pakai Yang Mana yah?

Sesampainya di Jerman, beberapa pertanyaan ini pun memenuhi kepala saya. Gimana ya biar bisa tetep internetan, telponan atau sms-an dan biayanya hemat? Pake Kartu apa ya-Pake Sim Card apa ya? Providernya apa ya?

www.simtarif,de


Waktu itu saya di Berlin dan banyak sekali kenalan asal Indonesia yang pada pakai O2, kemudian mbak Nuri dan mbak Odi juga memberi saran untuk pake O2 saja, tapi yang prepaid. Ha? Maksudnya? Kemudian mereka menerangkan kepada saya. Kartu di Jerman jenisnya ada dua,
7

Kamis, 22 Oktober 2015

Auf Wiedersehen Kurs ------ Teil 1

Nach der offizielen  Beendigung des Deutschkurses (20/10) bin ich teilweise traurig, aber auch erfreut. Klar, ich műss nicht  mehrmich beeilen wenn mein Sicht zum Ende geht. Mein Dienst beendete um 15.00 dann so schnell wie möglich sollte ich schon in der Klasse um 15.30. Am anfang hat alles gut geklappt, dann kam Zeit wo ich meisten zu spät kam. Am Schlimmsten fehlte ich auch mehr als 4 mal wegen Arbeit.Sau Schade!

Ich habe mich am 07.09 fűr den Kurs verbindlich angemeldet. Dafűr bezahlte ich Vollpreis ohne Ermäßigung. Ich habe mir gedacht, villeicht kriegte ich 30% Rabatt haha aber leider nicht. Kein Problem! Ich habe schon extra gespart.


0

Rabu, 21 Oktober 2015

Catatan Alumni : Reuni PB Jerman UNY di Jerman

Jika mengutip dari laman www.Indonesiagoestofrankfurt.net, salah satu alasan mengunjungi Frankfuter Buchmesse  adalah benar adanya  untuk bertemu orang-orang baru, menyegarkan kontak dengan kawan lama dan menjalin kemitraan. Begitupun dengan mereka ini, para alumnus Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta.

Momen yang mengesankan, karena pada 2015, Indonesia ditunjuk sebagai tamu kehormatan /Guest Of Honour /Ehrengast der Frankfuter Buchmesse. Kesempatan ini pun kami gunakan untuk berkunjung ke Sana. Sebab musababnya, kapan lagi kalau bukan sekarang.

Dok Arum Cahya Kirana dan Peter

0

Ke Frankfuter Buchmesse 2015

Pada 2015 ini, Indonesia menjadi tamu kehormatan dalam Pameran Buku di Frankfurt, Jerman. Acara digelar dari 14-18 Oktober dan mengusung tema  17.000 Islands of Imagination. Sekitar 70an penulis berbagai genre diboyong ke Pameran terbesar Dunia tersebut, termasuk sang Penulis buku Ronggeng Dukuh Paruh,  Ahmad Tohari.

Dok : Kiki


Beberapa tahun silam, sebuah Film berjudul Sang Penari diangkat kelayar lebar oleh Ifa Isfansyah dengan latar belakang novel tersebut. Ronggeng Dukuh Paruh sendiri merupakan trilogi, yang bisa dibilang mempunyai cerita lanjutan dalam novel Jentara Bianglala dan Lintang Kemukus. Saya pribadi kemudian berimajinasi sendiri dengan akhir cerita dari nasib Srinthil, Ronggeng cantik yang hampir saja menikah tetapi tidak jadi. Silahkan dibaca saja bukunya yah!

Dari beberapa buku Ahmad Tohari, saya terkesan dengan novel Lintang Kemukus, Di Kaki Bukit Cibalak dan tentu saja Ronggeng Dukuh Paruh. Apalagi mengenai kisah Pambudi di Kaki Bukit Cibalak itu. Ceritanya sederhana dan ketika saya membacanya baru-baru ini, tekad saya untuk belajar dan melanjutkan studi kembali ada. Oya, Bekisar Merah juga menginspirasi.
6