Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Jumat, 20 November 2015

Der Herbst :Altweibersommer :Si Musim Gugur di Jerman

Daun warna warni, menguning tampak cokelat keemasan kadang merah merona seperti senja sore hari,  kini mulai berserakan dan jatuh dari pepohonan. Pohon seperti tangan dengan jemari yang menengadah ke atas. Jari dengan tulang-tulang menonjol dan berkuku runcing.
Penampakan pohon yang sama, diambil 28 Oktober dan pohon gundul diambil 20 Nov. 


Hawa perlahan kian dingin, musim panas seakan pamit hati-hati, memberi ruang pada musim yang baru menjadi saksi bahwa musim resmi berganti pada 23 September. Musim yang melankolis, memancarkan aura hangat walau kadang tak sampai 20 derajat.  Setelah jam diundur satu jam, orang seakan bisa tidur lebih lama. Pagi dan siang menjadi sama atau disebut Tagundnachtgleiche. Pada pukul 02:59 setiap tahun di minggu terakhir Oktober, jam pun otomatis mundur kembali menjadi jam 02.00 dan bukan 03.00.


Alasan sederhana yang bisa dipahami dari diundurnya waktu adalah penghematan energi. Ide ini ditemukan oleh Benjamin Franklin. Pada musim gugur dan semi jam akan diputar. Pada gugur diputar mundur dan pada Semi dimajukan satu jam.

Di mata penulis, musim gugur di Jerman itu seperti musim panas yang dingin. kadang cuaca cerah tapi dingin. Disebut musim panas bukan, disebut musim dingin juga belum. Di Jerman, sebutan lain untuk Herbst (Musim gugur) adalah Altweibersommer. Penulisan yang betul adalah Alter Weibersommer kata kidsweb.de. Kenapa dinamakan demikian, ini berhubungan dengan kata yang penuis garis bawahi. Ejaan lama Jerman menyebut laba-laba dengan kata Weiben ketimbang Weber (EYD yang benar). Sinonim Spinne (laba-laba) yaitu Weber.

Hubungannya dengan laba-laba? Ada yang bilang bahwa pada awal-awal musim gugur, akan nampak jaring laba-laba di Rerumputan. Jaring putih menyerupai rambut nenek tua dan berkilauan seperti mutiara di Pagi hari, nah perkara tersebut dieja wantahkan seperti musim panas yang terlambat bagi laba-laba. Sebenernya ada beberapa teori lagi yang menerangkan hal tsb :D

Masa Panen Pun Tiba



Banyak yang bersuka cita menyalami datangnya Masa panen. Buah dan sayuran dari ladang diolah di berbagai tempat, menjadi komoditi pasar, dimasak keluarga dan tentu saja dinikmati makhluk hidup. Kol, apel, kacang, Rosehip (buah dari bunga mawar), labu, jamur, jagung dan sebagainya menjadi ciri khas musim keempat ini. Banyaknya hasil bumi yang bisa dimanfaatkan membuat orang-orang bersyukur lewat perayaan Erntedankfest. Di Negeri 4 musim lainnya dikenal dengan Thanksgiving. Berterimakasih atas hasil alam yang melimpah.



Mengapa daun berubah warna pada musim gugur (der Herbst) di Jerman?

Ketika jam diundur satu jam pada 23 September lalu, malam terasa panjang dan siang tak betah lama-lama datang. Hari seperti memendek, sekitar pukul 07.00 pagi matahari akan menyembul dan 17.00 matahari bersembunyi. Sinar matahari tak sekuat seperti musim panas yang membuat proses foto sintesis pada tumbuhan terganggu. Akibatnya, tumbuhan tidak tercukupi kebutuhan akan cahaya. Daun pun kurang pasokan dan akhirnya rontok berguguran di atas tanah.

November awal


Musim ini, angin bertiup kencang dan kadang kala suaranya galak seperti badai topan. Tentu saja tidak semengerikan itu, Cuma suaranya memang betul-betul ribut. Apalagi kalau dini hari, ditambah hujan pun ikut turun. Suasana musim gugur malam hari memang pas untuk istirahat sembari makan kacang seperti tupai. Tupai adalah binatang khas musim gugur. Menjelang musim dingin, mereka mencari persediaan makana dengan mengumpulkan sejenis bijian.

Selain angin yang ribut, setelah turun hujan di malam hari ataupun pagi, kabut-kabut memenuhi pandangan mata. Terutama di Pagi hari, dunia penuh kabut, jika tak hati-hati berkendara maka akan celaka karena terkecoh kabut. Maka dari itu, jika bersepeda atau bermobil kondisi lampu harus diperhatikan.






Hal lain yang jatuh bertepatan pada musim yang resmi berakhir 22 Desember 2015 adalah beberapa perayaan. Sebut saja Halloween, St. Martin, Reformationstag dan juga pada 11.11. pukul 11.11 musim karnaval juga resmi dimulai : 

 



Pada musim gugur, liburan di Jerman juga masih bisa dilakukan. Banyak tempat-tempat romantis yang bisa dijejaki. Penulis sendiri, lebih senang jalan-jalan pada musim begini. Tidak kepanasan tidak juga terlalu kedinginan dan yang pasti untuk urusan gaya pakaian, juga lumayan banyak pilihan. :p

Begitulah gambaran singkat mengenai musim gugur di Jerman. September Oktober November dan akan berakhir pada 22 Desember 15. Setelah itu siap-siap menunggu salju :D semoga lebih tebal dari kemarin.













23

23 komentar:

  1. Kalo musim gugur kayaknya asyik juga mengabadikan daun-daun yang berguguran :-D

    BalasHapus
  2. Dan hati yg bergentayangan mas :@@@@@@

    BalasHapus
    Balasan
    1. Puk-puk puk, hatimu bergentayangan ke mana, mbak? :-D

      Hapus
    2. Weh untung aku di Jogja, jadi aman nggak ketemu, mbak hahahahha

      Hapus
  3. Wah... senangnya bisa ngerasain musim gugur... :)
    Kalau di Indonesia sekarang sudah mulai musim hujan... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asikkkk,,,
      di Sini jg srg ujan tp bedaaaaa siiiiih
      gaada yg jual bakso


      Hapus
    2. Mba Fitri ajah yang jualan bakso...
      Kali ajah laku keras... hehehe :D
      BTW di sana kerja or ?

      Hapus
  4. Di Boyolali jg ada musim gugur lho...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tau aja mas, hahaa...
      Yg banyak gugur godong jati itu wilayah Boyolali utara, deket-deket sama Purwodadi, hihii

      Hapus
  5. Gugur gunung po mas? Hehe
    Ng Boyolali Ndi? Pa kbr njenengan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku suka ma tuliaan2mu fit 😘. Aku g Ada wktu nulis skrg

      Hapus
    2. Thankyu pittiiaaaaa
      Nuliso neh aku kangen critamuuuuhhh

      Hapus
    3. Itu mah dolanan bocah kalo gugur gunung, :D
      Kalau di Boyolali Gugur Godong Jati, Cengkeh, Mahoni, wkkk
      Tapi kalau di Kampus UNS ada yg mirip banget sama musim gugur, bunga apa gitu, pokoknya keren banget. Coba aja search di gugel untuk liat foto2nya..

      Kabar Baik Pit, Klo yg di Jerman apa kabar?

      Hapus
    4. Oke ta gugel ntarrrr brooo

      Baik jg nii
      Sehat hhheeeeee

      Hapus
  6. di cianjur musim panen mbak, main kesini atuh

    BalasHapus
  7. BagiBagi hasil panennya dunk:D

    BalasHapus
  8. wah senangnya ya bisa sampai ke jerman...saya juga pernah ke jerman...jejer kauman, jogja...hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sy jg pernah di Jejer Kauman
      Hhhhooo

      Hapus

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D