Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Senin, 02 November 2015

LDR?

Rasanya melakoni hubungan jarak jauh itu seperti orang sakit yang obatnya adalah dibayangkan dan dilepaskan. Dibayangkan bahwa sebenarnya yang jauh Cuma jaraknya dan dilepaskan dengan berdamai dengan keadaan. Kalo memang sudah tidak mau lagi, ya sudah diakhiri saja daripada sakit berkelanjutan.

Tapi apa ya betul bakalan sembuh? Jawabannya ada dalam pikiran dan keyakinan masing-masing. Kalo keduanya tidak bisa kerja sama menjaga hubungan? Contoh yang satunya menyerah? Ya mbok yang satunya menyemangati. Kalo ga bisa? Ya mungkin satunya gak mau disemangati, atau juga yang menyemangati tidak bisa menyemangati.

Jangan dimatikan harapannya, harapan supaya bisa segera bersama lagi. Tapi kalo sudah padam dan tidak bergairah memantiknya lagi, ya sudah lepaskan saja. Lepas yang tidak mau bertahan, daripada dipaksa dan segalanya jadi terpaksa.

Pejamkan mata dan berdamailah dengan hatimu. 


19

19 komentar:

  1. Heeee, aku pernah mengalami seperti ini, mbak. Endingnya bisa ditebak, tanpa harus menyalahkan salah satu pihak. Tetap saja keluputan itu ada. Oya, coba dengarkan lagu temanku "Bagustian - Jauh Bukan Berarti Aku Lupa" (malah promosi) hehehhe, lagu yang membuatku kuat bertahan walau sudah berakhir hahahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boljug nt saya dgrkan tengah malam sambil melanglangbuana di Alam Fantasi
      Wlopun internet membantu tp ttp aja Jerman Indonesia terasa jauh hahaha

      Dan skrang Anda Sudah pny gandengan baru...sepeda Dan .......... :D

      Hapus
    2. Sepeda itu teman setia selain buku yg sellau terbawa di dalam tas. Dan...... entahlah hahhahhhaha

      Hapus
  2. semoga hati yang lagi LDR lebih dikuatkan hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe
      Amieeeennnn Santi.... smogaaa

      Hapus
  3. Saya termasuk pelaku LDR. Waktu calon saya masih status Mahasiswi di Semarang, Orang tuanya di Jogja,. saya sendiri orang tua waktu itu di Bekasi, saya sendiri di Pontianak. Komunikasi kami praktis pake Telp, SMS dan Internet. Alhamdulillah kini sudah dikarunia sepasang anak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah mas kalo gt..smoga sy Jg bs mengikuti jejak njenengan
      Lha ya itu mas wlopun internet ada tp ga ktmu 2thn itu abot sekali hahaha

      Hapus
  4. semoga cinta dua sejoli cukup kuat untuk mengatasi rintangan yang ada #halah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahihihihihi
      Semogaaaaahhhh
      Yg ptg sllu bs ceria ky mb Dewi wkwkwkwkwk

      Hapus
  5. Aku pernah LDR sama suami selama 6 tahun, anakku masih kecil. Ngga tanggung2 LDR nya India - Indonesia. InsyaAllah kalau kita bisa menjaga hati dan saling menyemangati semua berlalu. Meski tidak mudah.

    kalau ketemuan, malah mesranya nggak ketulungan. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wihihi
      Emak ternyata lebih woww
      Aku blm apa2
      Smoga bs mengikuti jejak mak yg ulalala

      Hapus
  6. Setidaknya kunci LDR hanyalah kepercayaan :)

    BalasHapus
  7. Balasan
    1. oleh melu ngguyu? HAHAHHA. Sabar ya... dilakoni kanthi ikhlas.. wesyeh... pokokke tetep senengke dirimu di Sini hihi

      Hapus

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D