Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Kamis, 29 Desember 2016

Belajar di Fit in Deutsch Boyolali? Ini Komentarnya Hanifah

Belajar bahasa Jerman? Gak perlu kaku-kaku, belajar di manapun bisa, yang penting kemauan kuat diri sendiri dan memanfaatkan banyak hal di Sekitar. Salah satunya, kalo mau les bahasa Jerman di Solo Raya, terutama Boyolali, terus Salatiga, dkk, bisa ke Fit in Deutsch Boyolali.




Ini tulisan Hanifah : 

Hai...

Aku mau berbagi pengalaman ku selama belajar di Fit in Deutsch Boyolali
Jadi awalnya gini, aku kan mau ikutan Au pair, nah aku baru tahu kalo syarat untuk bikin visa nasional itu harus punya sertifikat min A1. Bodohnya itu, aku baru tahu hal tersebut setelah 3 bulan aku dapet gastfam. Dan parahnya lagi, tes terakhir di tahun 2016 hanya ada pas tanggal 16 desember.



Seketika aku panik *halah. Gile! Aku 3 bulan kemaren ngapain aja! Mana sebulan yang lalu aku habis liburan dan sama sekali ngak bahas apapun tentang bahasa jerman. Pikiran langsung kacau, mood ancur dan langsung negative thinking bahwa besok itu aku pasti gagal.

Seperti biasa, kalo lagi ada masalah aku mesti cari solusinya itu ke mbah google. Di search engine aku ngetik 'les bahasa jerman di solo' Hingga... Bertemulah aku dengan sebuah blog 'www.fitriananda.com'. Di situ aku seperti menemukan apa yang sedang ku cari. Walaupun agak kecewa karena tempatnya lumayan jauh.

Akhirnya, ku putuskan untuk menghubungi line si owner blog (@empidd). Pertama yang ku tanyakan itu adalah biaya les nya. Hahaha, ya gimana lagi kantong pelajar ngangur, tapi allhamdulilah biayanya untuk cukup ramah di kantong jadi gak nguras banget lah.

Setelah tanya-tanya, aku pun setuju untuk les di 'Fit In Deutsch' meski pada awalnya masih bingung untuk transportnya. Aku tinggal di Kartasura dan Fit in Deutsch ada di Boyolali. Ternyata, kalo dihitung-hitung ga jauh juga, bahkan ada yang domisili Sragen yang butuh waktu 2 jam untuk sampai ke Boyolali, semangat buat belajar.

Untuk waktu pertemuannya pun sebenarnya cukup fleksibel. Jadi kita bisa menyesuaikan.

Sebelum les untuk pertemuan pertama, ada baiknya minta  buku hueber. Karena buku itu BERGUNA BANGET. Ngak mahal juga, cuma bayar xxK. Padahal nih, sebelum ini aku udah hampir mau transfer duit xxK untuk buku yang sama belum sama ongkirnya. Tapi allhamdulilah banget, Allah mempertemukan ku dengan 'Fit In Deutsch'. Hehehe. Lumayan kan hemat.

Untuk metode belajarnya pun enak. Mbak Fitri ngajar ngak kaya guru sama murid. Tapi lebih kaya kakak sama adek. Pembawaannya juga asik. Walaupun awalnya aku kira, mba fitri ini orangnya judes tapi begitu belajar bareng aku malah nyaman.



Pas belajar, bisa juga nyambi makan sama minum. Jadi ngak tegang dan rileks. Waktu belajar di fit in deutsch, jangan sungkan-sungkan untuk ngomong apa yang tidak di ketahui dan ada kesulitan atau tidak. Karena ini juga berguna banget.

Dalam 2 jam pertemuan itu, dihabiskan untuk mendalami materi. Ada kalanya langsung praktek dan ada teori. Tapi menurut ku banyakan prakteknya. Jadi kita lebih paham dan tahu soal-soal untuk ujian besok.

Di situ nanti kalian juga dapet soal-soal tes a1 dalam bentuk softcopy atau print-printan soal. Dan itu gratis hehehe.

Sebelum ujian  hari h ada baiknya tanya-tanya lagi sama mbak Fitri. Karena ini juga membantu banget guys! Soalnya, aku sering neror linenya mba Fitri. Tanya ini itu dan seringnya adalah untuk mengkoreksi schreiben aku. Jadi kebiasaan deh nulis surat karena pas tesnya nih, jujur aku allhamdulilah lancar.



Jadi enak banget lah, belajar di fit in Deutsch. Bisa sharing juga kalau ada masalah baik itu tentang au pairnya atau ujian nya, dan bisa tanya-tanya juga ketika bingung mau tanya ke siapa.

Dan.... Ujian pun selesai, Allhamdulilah hasilnya cukup memuaskan. Dengan belajar di Sana dan sisanya belajar di rumah selama sebulan meskipun satu bulan itu ada aja yang ngajakin main hehehe. Tapi percayalah, usaha dan doa itu tidak pernah mengkhianati.

(Hanifah, 29 Desember 2016)


0

Selasa, 27 Desember 2016

Ketika itu Tiba : Kepergian

Malam hari membuatku kembali diam, tapi aku tak mau lagi menanyakan padaNya, mengapa begini dan begitu. Sudah, kini aku berani menerima segalanya. Aku tak mau bertanya lagi, cukup kuimani apa yang jadi jalan Tuhan. Sempat sakit, tapi biarlah sakit itu diangkat. Bebaskan aku dari prasangka buruk, biarkan kini aku terus padaMu.

Pada malam syahdu selepas Isya (22/12), Tuhan menjemput dengan halus Ibuku. Ibuku pergi dengan cantik, damai dan ikhlas. Aku ingin teriak, tapi tercekat. Aku diam ketika yang lain berebut talqin, sedetik kemudian kuikuti lagi senandung saksi bahwa Tiada Tuhan selain Allah.

Kutarik nafas dalam, bayanganku kembali pada masa kecilku. Allah, inikah yang kau siapkan untukku dan keluargaku? Aku tahu Tuhan, kematian itu datangnya pasti, yang tak bisa dipastikan hanya kedatangannya. Biar kuputar ulang sejenak, kala itu 2011, Kau ambil kakakku, 2014 Kau jemput Bapakku yang bahkan melihat jenazahnya pun ku tak bisa dan tahun ini Kau kembalikan Ibuku.


Allah, apa aku bisa tanpa mereka? Itu pertanyaan yang sempat kuajukan. Tak lama kemudian, kuralat menjadi demikian, Allah apa aku bisa tanpaMu?

Tuhan, Kau Maha Segalanya. Yang jadi milikMu akan kembali jadi MilikMu.

Aku tak akan bertanya lagi, aku percaya padaMu.

Tuhan, ku teringat  puisi Chairil Anwar yang beberapa bulan lalu sempat aku coba tafsirkan.

DOA
Kepada Pemeluk Teguh

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namaMu
Biar susah sungguh
2

Cara Stop BPJS Karena Pengguna Meninggal

Bagi pengguna BPJS, iuran rutin setiap bulan setiap bulan sebelum tanggal 10 baik dilakukan. BPJS sendiri memberi manfaat kesehatan bagi para Penggunanya, contohnya begini, jika ada pengguna mendadak sakit dan harus rawat inap, BPJS sanggup mengkover biayanya. Asal sesuai dengan syarat dan aturan yang telah disepakati. Ada baiknya, bagi yang belum punya asuransi kesehatan, BPJS bisa dijadikan alternatif.

Hari ini (27/12), saya kembali ke Kantor Cabang BPJS di Boyolali. Lagi-lagi, suasananya ramai, bahkan mulai pukul 06.00 sudah ada yang antri. Dari segi pelayanan, saya akui ini tergolong baik. Dalam panik, ramai dan banyak orang, para Petugas mampu memberi yang terbaik. Cara bicara yang santai dan tenang, membuat saya tenang. 


Tujuan saya hari itu adalah menonaktifkan BPJS disebabkan pengguna meninggal.Apa saja syaratnya?


1. Fotocopy Surat keterangan kematian, bisa dari rumah sakit, PKU, puskesmas, dll, kelurahan, dll.
2. Kartu BPJS



Sebagai cadangan, silahkan bawa :

1. Kartu Keluarga
2. KTP

Proses penonaktifan tergolong cepat, namun sayangnya saya harus rela 2 jam menunggu di Situ. Seharusnya, di Tempat tersebut disediakan buku bacaan yang memadai dan kantin praktis. Jadi, para pengantre tidak bosan atau ngelangut. Bisa juga disediakan tukang pijet. Hmm, walaupun sudah ada Televisi, suara televisi kalah oleh suara orang di Dalam. Hahaha.


Untuk keseluruhan, saya rasa nilai 7.5 cukup mewakili.

Majulah Indonesia!
0

Senin, 26 Desember 2016

Cara Stop SMS "Paksaan" Operator AXIS atau XL

Pengguna Axis?

Sering dapat sms berlangganan padahal gak pernah ketik REG (spasi) xxxxxx?




Kalo mau UNREG juga nanti kena biaya?
Baru isi pulsa sebentar, tiba-tiba udah tersedot?

Tenang, supaya gak semakin dirugikan pihak operator, segera ketik *123*66# dan hentikan semua layanan sms konten macam begitu.



Bdw, waktu saya stop itu lupa screenshoots, jadi gak bisa nunjukin. Intinya, cari menu pilihan stop semua layanan.

Setelah itu selesai, kalian akan terbebas dari jerat operator usil nan jahil.

Semangat!

**di BPJS Byl, antri panjang.

0

Selasa, 20 Desember 2016

Mak
Aku suka tidur di Sampingmu
Malam malam
Siang siang
Bau badanmu sedap
Keningmu bening
Tubuhmu kecil kudekap
Mungil
Mungkin begitulah saat kau mendekap bayi bayimu
Mak suaraku seperti bas
Tapi kupingmu tak pernah panas
Mak
Aku ingat dulu kau selalu senang suaraku menggelegar baca puisi
Kamu bilang suaraku bulat
Mak tapi kadangkala suaraku cempreng mak
Kamu tak bosan ketika aku mengeluh
Mak
Mak
Mak
Mak
Tersenyumlah mak
Mak aku tak banyak ambil pusing
Aku suka mak
Aku suka begini mak
Kamu juga kan mak
Mami
0

TANPAMU AKU INI APA, MAK?

Hembus nafasmu melemah
Matamu redup
Mulutmu membisu
Namun dadamu hangat, mak
Dari situlah mengalir jiwamu
Mak, senyummu lembut
Gigimu putih mak
Kulitmu beramsih mak
Air matamu manis
Cintamu sepanjang jaman
Mak, apa kau menunggu?
Mak, aku ini apa mak tanpamu dan bapak?
Aku cuma seonggok daging mak
Mak, rindumu sampai mak
Biar sibungsu kudampingi
Seperti kau kalian mengajariku
Aku bisa mak
Kalian bisa
Mak kasurmu hangat
Mak jalan itu terang
Mari kita lalui mak
Mak aku tahu mak
Ada saat dimana tak ada nestapa mak
Mak damai itu milik kita mak
Keluarga kita mak
Walau bapak, kakak telah duluan bernostalgia dalam rumahNya
Mak aku ini apa mak?
Seonggok daging yang kau susui
Dalam tubuhku mengalir darahmu mak
Mak biar sibungsu kujaga mak
Mak jangan takut mak
Jika aku manja, biar aku manja pada Tuhan
Jika aku mengeluh, biar ia yang mendengarku
Aku ini apa mak?
Bukan apa apa kalau tak kau nafkahi
Mak
Mamak
Mami
Buikkku

0

Senin, 19 Desember 2016

Byl, 201216

Was machst du mein Kind?
Siehst du mich jetzt? Wie denn?
Das bin ich so heute.
Aber ich bleib für immer deine Mommy..
Kind... du bist schon groß genug, oder?
Wein doch nicht so laut..
Behalte doch..

Ich sing jetzt
Dein lieblingslied
Die Gedanken sind frei
Wer kann sie erraten
Kein mensch kann sie wissen
Kein Jäger erschießen
Es bleibet dabei
Die Gedanken sind frei


Du weiss nicht was ich gerade denke
Du sollst aber nicht immer sie wissen
Was du weiss muss, ist dass ich bei dir bist.

Du bist grösser als ich
Welt hast du entdeckt
Ich bin klein, Kind
Jetzt wie ein Kind

Aber Kind, bleib immer als mein Kind
scheißegal ob du auch schon Eltern zu sein
Kind.. kind...
Kinder meine kinder

0

Sabtu, 17 Desember 2016

Rapotan?

Selesai ujian akhir semester, waktunya pembagian dan penerimaan rapot. Namun sebelum itu, rapot perlu ditata terlebih dahulu, nilai-nilai harus diolah. Di bagian inilah kesabaran, ketelitian dan ketenangan dicurahkan dengan maksimal. Apa pasal? Bagi saya pribadi, pengisian rapot kurikulum 2013 amatlah detail dan banyak.

0

Senin, 12 Desember 2016

Vlog Visa Aupair

Ini vlog lanjutan tentang Aupair, yaitu wawancara visa. Enjoy it! :)



5

Kalian, Guru Kecil

Guru kecil adalah istilah versi saya buat mereka, peserta didik yang terpanggil secara sadar menjadi teman belajar sekaligus rela membagi pengetahuan mereka di Lingkungan sebayanya.

Tentu tak asing lagi dengan sistem belajar kelompok, dimana beberapa orang berkumpul dengan tujuan untuk belajar. Ya, bukan belajar dengan cara kaku, biasanya kerja kelompok ini lebih santai dan diselingi bumbu-bumbu bermain dan bercanda.

Belajar kelompok tak Cuma milik anak SD saja, bahkan ssemasa mahasiswa saya juga sempat begini. Tutornya teman sebaya dan saya lebih santai dan bisa mencerna.

Beberapa minggu belakangan ini, saya terkesan dengan gaya beberapa siswa. Mereka ini mampu menjadi tutor bagi teman-teman lainnya dalam belajar bahasa Jerman
0

Jumat, 09 Desember 2016

Berputar di Pasar Malam Boyolali

Baru saja Ujian Akhir Semester (UAS) di Boyolali selesai (9/12), banyak orang bersuka cita, termasuk saya. Bagi saya, ada jeda untuk tidak jadi pengawas ujian. Jujur, es war nicht leicht, agak nggondok-nggondok sedikit, apalagi kalau harus menghadapi kenyataan, pelaksanaan ujian tidak 100% sesuai harapan. Banyak jawaban hasil curian. Aber ist halt so, kann man noch ändern. Schritt per schritt.


Malam ini sehabis isya, ponakan yang juga baru selesai UAS dan saya pergi ke Pasar Malam. Nah, Pasar Malam ini hadir menyambut peringatan Maulid Nabi yang kebetulan jadwalnya berbarengan dengan libur akhir pekan yang agak panjang.

Ini videonya :



Lokasinya di Lapangan Sunggingan Boyolali dan sehr leicht zu erreichen. Ich brauche nur 10 Minuten eigentlich. Cuma butuh waktu sebentar, kami sudah sampai dan segera memarkir motor. Kami masuk lewat pintu bagian belakang.

Tujuan saya hari itu adalah
2

Kamis, 08 Desember 2016

Nasgor 212 Boyolali Kok Antik ya?

Hujan telah berhenti (8/12), membuat suasana Boyolali semakin sejuk, dingin dan agak berkabut. Hawa semacam itu membuat rasa lapar bertambah. Waktu yang tepat untuk makan, karena siang tadi saya sengaja tak makan berat. Setelah usai menunaikan janji, pergilah saya ke Warung Makan Nasgor 212.


Tadi, saya melaju ke Warung Nasgor 212 dekat terminal Boyolali, dan ternyata tidak buka. Entah itu memang sudah tutup atau bagaimana. Pilihan selanjutnya adalah menuju  ke Jalan Perintis Kemerdekaan, depan Swalayan Palma Boyolali.

Kalo tidak salah, dulu nasgor 212 sempat ada di Komplek bangunan  Pasar Boyolali. Itu jauh sebelum Boyolali bersolek seperti sekarang. Kayaknya, itu jaman saya kuliah deh, pas sebelum berangkat ke Jerman.

Masih ingat wiro sableng kan? Nah, 212 tuh menu makanannya sableng-sableng. Termasuk unik. Yap, sekarang akan saya ceritakan rasanya makan di 212 cabang baru. Sayang sekali, saya tidak membawa smartphone. Jadi, tadi gak bisa foto-foto.

Sementara bisa lihat di Sini ya gambarnya :

0

Senin, 05 Desember 2016

Unek-unek Ujian

Waktu terus berganti, sampai hari ini sudah berapa kali ujian dilaksanakan. Entah ujian harian, tengah semester atau semesteran. Sekarang, saya tahu rasanya duduk di Kursi depan lalu jadi pengamat, pengawas, “toa” saat ujian berlangsung. Yah, walaupun baru-baru saja, tapi bayangan semacam ini pernah saya angankan semasa Sekolah. Hahaha! Wah, banyak sekali manfaatnya jadi Pengawas, salah satunya saya bisa mengamati, meneliti, jadi toa, mengenang masa lalu, dll.
0

Sabtu, 03 Desember 2016

Pondok Wisata Saraswati Pemalang

Bermalam adalah agenda kami pertama di Pemalang (25/11). Setelah menghabiskan waktu 6 jam di Jalan, tibalah kami di Pondok Wisata Saraswati. Informasi tempat ini saya dapat melalui panitia olimpiade bahasa Jerman. Selebihnya, saya cari sendiri lewat internet. Reservasi dilakukan via telpon.




0284 323398

Jalan Citarum 81 Pemalang

Pokoknya masuk Gang

Daerah Kebondalem




Bos mungil

Tidak ada website atau denah peta lokasi mengenai tempat ini, tapi saya yakin-yakin saja. Tak ada gambar dan saya sendiri gak tahu gimana bentunknya. Sesampainya di Sana pukul 23.00, pintu depan telah tertutup. Saya pun mengetuk pintu dan 5 menit kemudian seorang mengatakan bahwa saya harus lewat pintu samping.
0

Pengalaman Konyol dari Proyekku

Ada banyak cerita yang mengiringi perjalanan proyek pribadi saya, Fit in Deutsch Boyolali. Salah satu hal itu berawal dari kesoktahuan. Sok tahu yang berujung malu. Ternyata, kalo dihitung-hitung ada beberepa kekonyolan yang saya ciptakan sendiri. Hahahaha.

Inilah Topkonyol versi saya :

Apakah itu?

Bermula dari info kakak kelas saya, ada murid sekolah Internasional di Sragen yang mau belajar bahasa Jerman. Kakak kelas pun memberikan kontak saya pada pihak anak tersebut. Dari awal dia menghubungi, saya sudah berpikir bahwa yang menghubungi saya itu anak umur 16 atau 17 tahun. Sampailah pada suatu hari, semua itu terkuak.  Ini cerita lengkapnya : (Salah Mikir : KLIK)

“Dek, nanti saya tunggu di Bla bla aja ya.” Perintah saya kemaki.
2

Jumat, 02 Desember 2016

#1

Weiβt du noch?


Wenn ich an unser erstes Gespräch mich errinere, läche ich noch.


Wieso waren wir so kindisch?


Jetzt ist soweit, schon mehrere Tage, dass wir schon dieser Tag verlassen haben.


Und an bestimmten Zeit denke ich noch, wir bleiben manchmal so. So kindisch wie frűher.



Egal



Mein BC :****






0

Cuplikan Estimasi Biaya Hidup di Jeman *Update "



Ini saya cantumkan sedikit estimasi biaya hidup di Jerman untuk kamu yang sedang persiapan untuk kuliah S1 di Sana.


Perkiraan biaya hidup ini dibuat berdasarkan siswa yang belum berkeluarga.  Asumsi 1 € = IDR 15.000,-. 

Informasil lain bisa hubungi saya via email, ya :)


Fit in Deutsch Boyolali kini bekerjasama dengan salah satu Multiplikator bahasa Jerman untuk membantu kamu yang ingin melanjutkan studi S1 di Jerman.

Mau kuliah di Jerman?

Selain dana, niat, mental, kemampuan bahasa Jerman juga sangat diperlukan. Ayo sini belajar dulu :D

Untuk yang mau Aupair dan FSJ silahkan baca dulu informasi dasarnya, bagi yang berminat, akan dibantu :)


No.
Komponen Biaya Hidup
Tahun ke-1
Tahun ke–2 s.d.
Tahun ke-5
Bulan ke–1 s.d.
Bulan ke-3
Bulan ke–4 s.d.
Bulan ke-12
1.
Akomodasi/Tempat Tinggal Miete (inkl. Nebenkosten)
250 € – 300 €
186 € - 250 €
186 € – 250 €
2.
Makanan/groceries/pakaian Ernahrung/Kleidung
100 €  – 150 €
100 € – 150 €
75 € – 125 €
3.
Asuransi Kesehatan
Krankenversicherug
30 €
30 € – 60 €
30 € – 90 €
0

Kalian dalam Bingkai Video


Sekarang saya lagi senang bikin video, terutama saat menghabiskan waktu bersama mereka di Sekolah atau di Rumah. Beberapa bulan ini, saya harus banyak berkutat dengan urusan Sekolah, terutama masalah ekstra Sekolah. Lha ya, Guru kan tidak cuma mengajar di Kelas toh? 



Video itu kumpulan kisah selama beberapa hari yang menurut saya lucu sekali. Yang paling berkesan kemarin adalah saat latihan pentas musikalisasi puisi. Mereka sampai rela malam-malam ke Rumah, untuk latihan tsb. 

Tuhan memang menjawab doa saya. 


Huhuiiiiiiiiiii




0

Kamis, 01 Desember 2016

Langkah Awal : Maju....







Pada 2016 ini, penyelenggaraan olimpiade bahasa Jerman tingkat Jawa Tengah dilaksanakan di SMA N 2 Pemalang. Acara ini merupakan acara tahunan, yang mana nanti para peserta didik yang berhasil masuk 3 besar, akan diadu lagi tingkat nasional.
0

Senin, 28 November 2016

Gutes Team SMA N 2 Boyolali, Juara 2 Mading 3D di UNS

Gutes Team raih juara dua lomba mading 3 dimensi tingkat Jateng DIY di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS).



Lomba ini merupakan rangkaian acara Fiesta Fisika, yang dihelat oleh Himpunan Mahasiswa (Hima) Fisika UNS pada November 2016. Lomba lain yang digelar ialah lomba poster, akustik, science project dan PICOMETER. Info lebih lanjut, silahkan cek himafis.uns.ac.id.

Gutes Team sendiri merupakan kelompok mading dari SMA N 2 Boyolali yang terdiri dari Bella Fajaria (XI MIPA 4), Kartika Dilla(XI MIPA 4) dan Faradian P (X MIPA 3). Nama tim mereka diambil dari bahasa Jerman secara spontan oleh pembina lomba (F.Anan) saat pendaftaran. Makna dari kata tersebut adalah Tim yang baik.
0

Rabu, 23 November 2016

Selangkah lagi Sinau yo Corner

Kala salju bertebaran, udara dingin yang bikin kaki gemetaran, kami duduk tak jauh dari perapian. Dua cangkir teh hitam terasa  sedap dan hangat mengalir di Kerongkongan. Sudah sejam kami bicara, tertawa dan merasa ada. Beberapa menit kemudian, ia pamit mengambil beberapa gambar untuk ditunjukkan padaku.

Dari sanalah, di Rumah itu, cara dan kisahnya menginspirasi asaku. Ia bahkan sempat berkata, agar ku tak berlama-lama memendam mimpi itu. “Jalanmu terbuka, Fit.” Betapa saat itu kuingin segera sampai di Tempat ini.

Kuingin mengabarimu, kini rumahku jadi seperti apa yang kukatakan waktu itu. Yang kukira kamu akan tertawa mendengar bahwa rumahku akan jadi tempat belajar dan ruang berkarya. Aku tahu butuh waktu, tapi kini angin telah membawa kembali kata-kata itu. Perlahan dan pasti, jiwa-jiwa itu bertamu dan memberi gairah baru.





0

Minggu, 20 November 2016

Ke Fit in Deutsch Boyolali dari arah Solo

Dikarenakan ada beberapa yang menanyakan, ini ni video biar ga bingung. Gimana ke Fit in Deutsch Boyolali dari arah Solo. Dari Arah Semarang nyusul yaaaa:)

Alhamdulillah, kecil-kecil sederhana ada yang cari hihihi.


2

Senin, 14 November 2016

Bahas Aupair di Jerman (lagi) tapi via VLOG

Vlog ini buat kamu yang tak pernah bosan mencari tahu, semoga bermanfaat!

My 1st vlog for you! 

Bukan tanpa sebab saya bahas Aupair lagi. Alasan utamanya adalah makin banyak yang bertanya dengan pertanyaan sama dan sebetulnya sudah saya tulis lo di  Blog ini. Dibaca dulu, banyak info kok di mana-mana. :D

Saya tidak ingin lari dari masalah, karena sebenernya ini konsekuensi karena telah menulis hal tsb di Blog. So, ini bahasan Aupair di Jerman yang update, karena yang bersangkutan akan berangkat ke Jerman sebentar lagi. Semoga bisa dipahami dan menjawab ya.....

Videonya masih sederhana, semoga jelas ya! :D





Enjoy it!





Viel Spass!
0

Sabtu, 12 November 2016

Beda modal verb mὅchten dan wollen

Pada saat pelajaran berlangsung, seorang murid perempuan yang pendiam tiba-tiba bertanya secara halus :

Frau Fitri (panggilan khas guru Bahasa Jerman*), Beda modal verb (verba modal) mὅchten dan wollen apa ya? Ini kok mὅgen jadi mὅchten, ya?

*Di Sekolah tempat saya bekerja, para murid sering jail dengan kalimat seperti ini, Frau... frau frau layar.


Yang lain tersentak, sisanya sorak-sorak menanggapi temannya yang pendiam tiba-tiba angkat suara.
Bagus sekali pertanyaannya, sejak kapan kepikiran? Tanya saya ikut-ikutan jail. *Sekalian mikir cara menjelaskannya.
0

Catatan Mei-November : Guru

Secara tertulis, bulan ini adalah bulan kedelapan saya bekerja di Sekolah sebagai seorang Guru. Ada satu hal yang awalnya sering saya rasakan dulu, grogi. Bukan tanpa alasan, karena pekerjaan ini melibatkan kontak dengan manusia.

Yang saya hadapi saat ini walaupun masih kecil dan lebih muda,  nyatanya bukan orang sembarangan.  Lha ya, Mereka  yang saat ini disebut murid, pada beberapa tahun mendatang akan menjadi orang yang berperan masa depan bangsa.


0

Jumat, 11 November 2016

FAQ Kursus Bahasa Jerman Fit in Deutsch (Boyolali)

Hallo semua! ini adalah FAQ (Frequently asked question) mengenai proyek pribadi : Fit in Deutsch, atau kursus bahasa Jerman di Solo Raya, khususnya Boyolali,  dan sekitar. Ini pos-pos lain yang berkenaan dengan Fit in Deutsch.


Gott sei dank, alhamdulillah, melihat respon para pembaca yang langsung mengirim email, menghubungi saya via line dan nomor hape, maka akan saya rangkum saja beberapa hal yang sering jadi bahan pertanyaan.



  •  Masih buka kursusnya?
Program ini akan terus ada selama saya berada di Boyolali, Indonesia


  •   Sejak kapan proyek ini ada?
Ada sejak saya masih di Jerman dan lahir ketika saya sampai di Boyolali pada 2016 ini.
0

Rabu, 09 November 2016

Syukurannya Blog

Sebenarnya blog ini sudah punya artikel sejak 2010 lalu, saat dimana saya masih jadi mahasiswa baru dan berada di lingkup Fakultas bergenre Bahasa dan Sastra. Artikelnya campur-campur dan tidak sedikit juga yang masuk dalam kategori alay. Lalu, blog ini sempat saya nomor duakan, karena saya mulai aktif jadi reporter untuk website Fakultas dan juga Universitas. Ya, selain eksis, hasil dari menulis di Sana ternyata lumayan.

Sempat saya dapat honorium melebihi  UMR  pada bulan ketiga saya jadi reporter Humas. Itu adalah pencapaian membahagiakan buat saya. Kadangkala, saya merasa bangga sekali bisa memakai cocard “Reporter”. Hahaha, sebuah kebahagiaan untuk pemula.
0

Mie Ayam Bu Tumini

Jika ditawari makan mie ayam, perut saya spontan lapar. Dalam kondisi kenyang pun, susah rasanya menolak makanan itu. Padahal waktu itu saya habis menghadiri acara kondangan dan tak lupa makan hidangannya. Walaupun begitu, ketika Kikik mengajak saya makan mie ayam hits di Yogya, saya hanya pasrah mengangguk dan tidak bisa bilang tidak.

Akhirnya dengan melawan Yogya yang panas (6/11), kami berdua boncengan menuju ke Jalan Imogiri Timur No. 187. Tempat ini tidak jauh dari Terminal Giwangan. Nah, beberapa menit kemudian, sampailah kami di Sebuah warung makan yang ramai akan pengunjung, namanya Mie Ayam Bu Tumini.



Jika beruntung, pengunjung akan langsung dapat tempat duduk, namun sayangnya kami harus sabar menunggu  Kami pun sepakat membagi tugas, kiki antri pesan mie ayam dan saya menunggu kursi.
0

Jumat, 04 November 2016

Ja es ist so

Etwas Interessantes ist wieder passiert.

Da wo ich gerade fertig mit dem Unterricht, fragte ich die Schűler und Schűlerinnen, wer fragen stellen wollte.

Ein Junge stellte eine lustige Frage, “Frau Fitri, warum sind Sie jetzt dunkel geworden?”





0

Pengamatan : Fase Saat Masuk Lingkungan Baru

Adik saya sedang mudik dari Surabaya. Jadi, ini adalah kali kedua dia pulang. Saya perhatikan, ada fase-fase tertentu yang dia lewati ketika pindahan dari Boyolali ke Kota yang baru. Saya sangat ingat, pernah ngobrol sama seorang calon dokter di Jerman, kebetulan Hostmama saya di Sana, dia bilang minimal dibutuhkan 3 bulan untuk seseorang beradaptasi di Lingkungan baru.

Saya rasa-rasa benar juga, walaupun mungkin tidak bisa digeneralisasikan. Ini menurut pengalaman dan pengamatan gemblung saya terhadap adik, saat dia pindah ke Lingkungan baru.

  • Fase waw : Dimana orang akan merasa bahwa semua hal itu baru dan bagus di Lingkungan tersebut. Padahal,
0

Selasa, 01 November 2016

Kolam Renang Standar Nasional di Tlatar Boyolali

“Ich springe ins Wasser.”
Das macht wirklich Spaβ und auch wichtig, damit man immer Fit und Gesund bleibt.
Nachdem Schwimmen bin  FRISCH und Munter geworden. :D

Tlatar adalah tempat yang menyenangkan jika Anda ingin berenang atau minimal bermain air. Tersedia beberapa kolam renang yang berada dalam satu wilayah, tapi beda tempat, dan bisa Anda pilih sesuai selera.

Salah satunya yang bisa dikunjungi adalah kolam renang standar Nasional ini. Sejak pagi, kolam renang di Tlatar biasanya sudah dibuka untuk umum. Jadi, jika datang jam 06.00 pagi pun sudah dilayani. Pagi ini (2/11) sebelum berangkat kerja saya ke Sana, kira-kira pukul 06.30 sudah banyak juga orang-orang yang berenang. Wah, ternyata saya harus lebih pagi nih.

Air belum penuh nih


Kolam renang ini bentuknya seperti wajan penggorengan (opini pribadi), semakin ke tengah semakin dalam. Panjang kolam renang ini 50 m, lebar 25 m dan kedalamannya 2 m. Yang paling pendek kedalamannya berada samping kanan-kiri.

Lihat video singkat sesingkatnya ini :
0

Senin, 31 Oktober 2016

Boyolali, Lokasi Peringatan HPS 2016

Boyolali bersolek, itu batin saya semenjak melihatnya kembali tahun ini. Belum selesai terkaget dengan parasnya yang berubah, saya kembali kagum akan enerjik dan godaannya. Tak cuma segi fisik yang menarik, Boyolali juga punya keanekaragaman pangan yang tumbuh di Tanahnya, sehingga pada tahun ini Boyolali dipercaya jadi Lokasi gawe besar loh.  itu tu peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-36




HPS sendiri diperingari tiap 16 Oktober. Penyelenggaraan ini diperingati, karena Indonesia merupakan anggota dari FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian). Menurut Litbang Pertanian tujuan peringatan HPS agar meningkatkan kesadaran masyarakat dunia terhadap pangan dan pertanian dalam berbagai skala.



Boyolali jadi Lokasi Peringatan HPS

Pada 28-30 Oktober, Orang-orang tumpah ruah ke Jalan, berbondong-bondong memenuhi alun-alun Kota. Bagi yang mempunyai minat akan keramaian, akhir pekan kemarin adalah hiburan rakyat yang nyata (opini pribadi). 

0

Jumat, 28 Oktober 2016

Kangen

Aku merindukanmu
seperti siang menjelang malam
tak bisa kupaksakan
harus kunanti

siang ke malam
kubiarkan tanpa harus menunggu
karena ku bahagia dengan caraku

dan bahagia
karena pasti bertemu denganmu


2

Kenapa
Ada apa
Mengapa
Bagaimana
Jadinya apa

Ah tak apa


3

Selamat malam
Tentu di Sana mentari masih bersinar
Iya, seperti rinduku padamu
bersinar walau mentari terbenam

4

E
E
E
E
E
aaaaaaaaaaa

























*J
0