Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Rabu, 07 September 2016

Praktek Mengajar di Depan Guru Senior



Sekotak semangat membuat saya semakin antusias pada Jumat (9/9) lalu. Tugas tidak terduga itu memberi banyak manfaat dan menimbulkan sensasi luar biasa. Apa pasal? Saya mendapat “kehormatan” mengajar di depan Para Guru Senior, guru-guru yang dulu mengajar saya dan kini masih mendampingi perjalanan saya.

Acara tersebut merupakan rangkaian IHT (In House Training) Kurikulum 2013 (Kakur) yang diadakan untuk Sekolah Menengah Atas yang mulai tahun ajaran baru ditunjuk menggunakan Kakur. Tempat saya bekerja adalah salah satunya. 



Sebagai orang yang baru saja masuk kembali di Lingkungan itu, menyadarkan saya betapa saya hanyalah butiran debu yang harus terus belajar. Pada prinsipnya, karena guru memang harus terus belajar. 

Kebetulan sekali, jatah saya mengajar itu dilakukan pada Jumat. Yang mana hari itu juga saya juga mengajar kelas X MIPA 3. Tema yang diajarkan kali itu adalah membentuk kalimat tanya dan kalimat negatif. Hmm...

Was hast du gemacht? Apa yang kamu lakukan?

Terbersit ide untuk membuat sebuah video pembelajaran yang gunanya memancing pikiran peserta didik. Saya pun menyusun naskahnya dan menentukan siapa pemerannya. Tuhan memang tahu jalan pikiran saya, tidak sengaja saya bertemu keduanya di Jalan. Huhui, tanpa perlu menghubungi mereka, ternyata Tuhan mempertemukan kami :D

Und?

 

Ini dia hasilnya. Diperankan oleh Riskiyana (XI MIPA 1) dan Bela (XI MIPA 3). Latihan kilat dan hasilnya sesuai bayangan, PERFEKT! Pelafalan mereka cukup bagus dan suara jelas terdengar.

Editor : Bela S




Respon?

Ketika mengajar di MIPA 3, para peserta didik malah salah fokus. Yang mereka perhatikan awalnya pemerannya. Memang menarik jika mereka kenal dengan pemainnya. HIHI. Peserta didik MIPA 3 menyatakan suka. Malahan ada dialog yang mereka tirukan terus menerus.

Untuk respon sewaktu mengajar di depan Para Guru, mereka juga berkomentar positif tapi, juga memberi saran agar saya memberikan kesimpulan yang jelas diakhir pembelajaran. 

Opini Pribadi

Menunjukkan video dapat menyederhanakan kata-kata. Tujuan saya membuat video adalah supaya mereka dapat melihat secara nyata apa tujuan pembelajaran hari itu. Harapannya, hari itu mereka bisa mengetahui konsep bagaimana membentuk kata tanya dan kalimat negatif.
 


 
0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D