Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Sabtu, 12 November 2016

Beda modal verb mὅchten dan wollen

Pada saat pelajaran berlangsung, seorang murid perempuan yang pendiam tiba-tiba bertanya secara halus :

Frau Fitri (panggilan khas guru Bahasa Jerman*), Beda modal verb (verba modal) mὅchten dan wollen apa ya? Ini kok mὅgen jadi mὅchten, ya?

*Di Sekolah tempat saya bekerja, para murid sering jail dengan kalimat seperti ini, Frau... frau frau layar.


Yang lain tersentak, sisanya sorak-sorak menanggapi temannya yang pendiam tiba-tiba angkat suara.
Bagus sekali pertanyaannya, sejak kapan kepikiran? Tanya saya ikut-ikutan jail. *Sekalian mikir cara menjelaskannya.


Dia tersenyum dan berkata, “Ih..... Frau Fitri....”

Oke, bagi yang ingin mendengar penjelasannya silahkan didengarkan, bagi yang tidak, please jangan berisik yaaaa! (Trik biar pada menyimak ni)

mὅgen itu bentuk konjunktif II-nya adalah mὅchten.

Konjuktif II itu bentuk pengandaian.

Nah, mὅchten itu bukan modal verb asli, tapi dianggap modal verb. Aslinya itu mὅgen.

Jadi, modal verb itu ada kὅnnen, műssen, sollen, wollen dan mὅgen.

mὅchten itu maknanya bisa seperti wollen. (Pingin)

Bedanya apa?

Dulu waktu saya jemput adek di Jerman, dia kan bilangnya gini : Fitri, ich will Bonbon (Fitri, aku mau permen). Kebetulan kan itu di TK-nya dan sang Guru dengar lalu meralat : Ich mὅchte Bonbon.

Intinya, mὅchten itu kesannya lebih sopan ketimbang wollen.

Contoh kalo bahasa Indonesia :
Aku pengen roti dan aku ingin roti. Sopan mana?

Gimana, kamu pusing ga? Tanya saya padanya.

Dia Cuma tersenyum.
Yang lain malah ketawa-ketiwi. “Bu, lupaaa bu....”




*Anda mau bantu saya dalam menjelaskan dengan kalimat sederhana?


0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D