Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Selasa, 28 Februari 2017

Curcol Sedikit

Karena Sekolah identik dengan ujian, jadi pengawas ujian adalah salah satu tugas Guru. Apa yang dibayangkan saat ujian? Suasana tenang dan khidmat, wajah-wajah serius dan sedang berpikir, lalu orang-orang yang sibuk dengan pekerjaan masing-masing.

Entah mungkin terlalu banyak ujian atau terlalu banyak tekanan soal nilai, suasana ujian yang saya tulis di Atas itu hanyalah bayangan. Tidak susah bukan, melihat ujian yang hanya sekedar ujian. Dimana makna menguji kemampuan diri sendiri itu Cuma jadi definisi basi. Wah, wah, wah, kaya gak pernah Sekolah aja Pit.

Credit to Peter


Batin saya yang dongkol pernah mengumpat, mbok ya gak usah ada ujian sekalian, kalo pada prosesnya, ujian itu hanya ajang formalitas. Kalau ada yang mau jujur mengerjakan sendiri, nasibnya akan dibenci beberapa teman sekelas. Alasannya karena pelit. Bahkan, saya pernah baca ada meme yang intinya begini, “Jangan pelit-pelit saat ujian, kamu gak akan tahun 10 tahun ke depan, apa gak malu kalau kamu ngemis pekerjaan sama yang pernah kamu pelitin saat nyontek.”

Ndilalah saya baca meme aneh itu saat masa-masa jadi pengawas ujian. Lah,  gak pelit itu ya sebelum ujian, kalau sudah ujian ya urusan masing-masing. Meme yang entah siapa yang buat itu bagi saya adalah pembenaran yang dipaksakan. Hahaha. Ujian-ujian, apa sih sebenarnya yang dicari darimu? **Apa saya ya yang memaksakan.
2

Senin, 27 Februari 2017

MIni Reuni di Gaijin Kedai Jepang Boyolali

Sushi, Ramen, Tempura, Takoyaki, Soba, Mie udon, Onigiri, Katsu, Sukiyaki, Yakiniku. Apalagi hayo makanan Jepang yang hits selain itu? Tentu banyak dan saat ini makanan tersebut juga mudah ditemukan di Indonesia, bahkan di Kota tempatmu tinggal, seperti Boyolali.



Mau makan makanan Jepang di Boyolali? Coba mampir di Gaijin Kedai Jepang. Letaknya tidak jauh dari Pasar Sunggingan dan berdampingan dengan Swalayan Galaxy. Bingung? Cukup ke Jalan Pandanaran Boyolali dan lihat kanan kiri, mata akan dimanjakan dengan berbagai tempat makan.



Gaijin Kedai Jepang ini termasuk tempat makan baru lo di Boyolali, kalau tidak salah 2016 akhir mereka hadir. Kedai ini bersaudara dengan Cafe O’Pallet. Cek Instagramnya saja kalau mau cari info. Atau langsung saja ke Sini. Eits, tapi ingat mulai buka jam 12.00.

0

Sabtu, 25 Februari 2017

Deutsch Club SMADABOY Piknik

6 bulan lahirnya Deutsch Club SMA N 2 Boyolali, memberi ide baru untuk punya program di luar Sekolah. Akhirnya, perencanaan kami terwujud disaat libur dalam rangka uji coba tingkat kabupaten untuk kelas XII.

Walaupun tidak semua anggota DC bisa ikut, program kami tetap jalan. Sepulang mmjaga ujian, saya dan mereka piknik bersama di  lingkungan Pemerintah Kabupaten Boyolali.

Gak cuma piknik sih, setelah berpikir, ide belajar Gebäude in der Stadt pun muncul. Dolan, sinau dan makan adalah tujuan utamanya.

Lumayanlah, materi bicara dan kosakata bisa dimunculkan dalam program ini. Jadi, saat mereka sampai di TKP, mereka diminta untuk mengamati Gedung yang mereka lihat. Kemudian, mencari nama gedung tsb dalam bahasa Jerman. Kalo udah ketemu, setiap anak membaca dan menunjukkan tulisannya. Kalau salah, langsung dikoreksi.

Sabtu begini (25.2) suasana pemkab Boyolali lumayan ramai. Banyak orang jualan, ada arena bermain dan berjejalan orang foto-foto. Ya maklum, sangat camerable men. Alun-alun Kota Boyolali bisa jadi alternatif piknik dan belajar loh.

Nah, selesai mencari kosakata, kami pun keliling dan ambil gambar di dekat Bangunan yang sudah dicari kosakatanya tsb.

Yang paling ditunggu mereka sih foto-fotonya. Ya, saya pun sukarela jadi tukang foto. Si Risko yang cowok sendiri pun harus ikhlas jika disuruh-suruh. Danke ya, Ris! Hahaha...

Lumayanlah, mereka tadi hapal beberapa bangunan penting di Kota. Untuk tahap ini, bisa dibilang menyenangkan. Tunggu perkembangan lanjutan ya. Semoga Deutsch Club SMAN 2 Boyolali jaya dimana-mana. TOI TOI!!!!!!!!
0

Rumah, Ramah dan Remah.

Rumah makin ramai, bukan karena bising kendaraan atau penghuni baru. Pendopo peninggalan embah jadi saksi baru perjalanan hidup. Suasana sederhana yang nikmat untuk ngelaras, makin hidup dengan sepoi-sepoi angin.
Yang kuimpikan makin hari makin nyata, ialah ketika orang-orang datang, duduk bersila, selonjoran, dan mulai makaryo. Walaupun begitu, tetap dibalut dengan canda tawa. Tak melulu tertawa sih, kadang juga diskusi panas, ditambah khayalan para individunya.
Tahun ini, ketika murid-murid makin akrab, mereka tak sungkan datang. Ada yang ngiyup, ada yang numpang baca, ada yang nunut nggarap tugas dan ada yang susun-susun rencana.
Mereka duduk dalam Rumah, tak masalah lantai rumah penuh remah, karena di Situlah Rumah mengajarkan arti ramah pada Kehidupan.
Rumah makin ramai, hati yang sempat sendu kini jadi sering bercakap-cakap. Selamat makaryo, semoga sinau corner di Karangkepoh jadi manfaat!
Matur sembah nuwun, Gusti Pangeran.
0

Kamis, 23 Februari 2017

Hmm, kleine Probe.

Wir haben das endlich gemacht(17/2) , eine kleine Probe im Restaurant. Ernst? Ein Restaurant? Aber natürlich! Ein phantasier Restaurant. Nöö, wir waren nur in der Klasse, machte ein bisschi spaß mit den Stühle und Tische.

Als Dialog verwendeten wir einfach die Dialogen vom Buch. Die Schüller müssten nur sie im Kopf halten.

Das hat spaß gemacht, mindestens für die Schüler. Für mich? Ich war nicht so zufrieden. Das war etwas ganz anders wie wir eigentlich schon besprochen haben.

Das fehlte noch Teller, Gabel, Glâsser, Löffel, Messer. Einige Schüler brachten schon, aber die Andere dachten gar nix. Sie hatten nur Essen, ne ne nur Snack.

Ah, Mann! Ich sagte schon, dass heute kaputt war. Troztdem übten wir. Das läuft...
Ich ärgerte mich aber das dauerte nicht lang. Als sie so laut lachten, dann schmolz mein Herz.

Wir machen nochmal, okay?

0

Minggu, 19 Februari 2017

Icip-Icip di Bakery and Cafe Mbah Lomo Boyolali

Kemarin (18/2), saya dan beberapa orang pergi ke Bakery di Boyolali.  Tujuan saya di Sana adalah untuk icip-icip dan mengobati rasa penasaran terhadap  toko roti yang baru dibuka 5 Februari 2017 lalu. Bagaimana ya bentuk bakery jika berada di Lokasi yang menurut saya agak jauh dari pusat Kota?  Ahaaa....



Nama tempat yang ada di Jalan Tentara Pelajar ini adalah Bakery and Cafe mbah Lomo. Mbah itu artinya bisa kakek atau nenek. Mbah Lomo sendiri adalah orang Boyolali dan dikenal memang membuat roti tradisional khas Boyolali. Saya pernah baca di Instagram (IG) resmi mereka, katanya mbah Lomo (suami dan istri) mulai mengembangkan roti di Boyolali sejak tahun 1980. Cek IG-nya saja, untuk info lengkapnya.


Saat ini usahanya diteruskan keluarganya. Saya amati, mereka cukup aktif di Dunia maya. Beberapa kali saya lihat, mereka juga berjualan di Toko online semacam Tokopedia, dkk. Oya, ngomong-ngomong cukup banyak loh usaha-usaha roti di Boyolali. Selain mbah Lomo ada juga roti mandala yang seakan-akan salah satu produk rotinya, selalu hadir jadi suguhan saat ada Layatan. Ada juga roti Kijing buatan mbah Slamet yang ada di Jalan Pandanaran 200 yang dipasarkan di Pasar-pasar Boyolali sekitar.

Kembali ke Bakery and Kafe mbah Lomo

Kata murid saya yang rumahnya dekat Kafe tersebut, kafe yang masih  muda itu akan ramai di Malam hari. Di Sana banyak anak-anak nongkrong.
0

Kamis, 16 Februari 2017

Universitas dengan Jurusan Bahasa Jerman di Indonesia

Semenjak tulisan saya Kuliah Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman, Ngapain? ada beberapa pertanyaan muncul, salah satunya begini, "Universitas yang ada Jurusan Bahasa Jermannya di mana aja ya?"

Dari beberapa sumber, saya menemukan ada 12 Universitas Negeri dan 2 Universitas Swasta yang memiliki jurusan bahasa Jerman baik itu Pendidikan bahasa Jerman atau Sastra Jerman. 


Ini dia daftar yang berhasil penulis kumpulkan, semoga bermanfaat.

Terimakasih Buat Pak Sudarmaji, dosen UNY untuk informasi tambahannya.

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) – Jawa Tengah (Jateng)

1. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) www.uny.ac.id
UNY memiliki Jurusan S1 Pendidikan Bahasa Jerman

sumber : fbs.uny..ac.id
Sumber resmi : Klik


Satu-satunya Universitas di Daerah tersebut yang memiliki jurusan PB Jerman.

Jawa Timur
2. Universitas Negeri Surabaya (UNESA) www.unesa.ac.id
UNESA memiliki Jurusan :

a.  S1 Pendidikan Bahasa Jerman
b.  S1  Sastra Jerman


3. Universitas Negeri Malang (UM) www.um.ac.id
UM memiliki Jurusan  S1 Pendidikan Bahasa Jerman

Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta)

4. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) www.unj.ac.id
UNJ memiliki Jurusan S1 Pendidikan Bahasa Jerman

5. Universitas Indonesia (UI)
UI memiliki jurusan Sastra Jerman www.ui.ac.id

Jawa Barat

6. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) www.upi.edu
UPI memiliki jurusan S1 Pendidikan Bahas Jerman

7. Universitas Padjajaran (UNPAD)
UNPAD memiliki jurusan Sastra Jerman

8. Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) YAPARI-ABA
Memiliki jurusan Bahasa Jerman


Sumatera

9. Universitas Negeri Medan (UNIMED) www.unimed.ac.id
UNIMED memiliki Jurusan S1 Pendidikan Bahasa Jerman

10. Universitas HKPB Nommensen www.uhn.ac.is
Universitas Swasta ini memiliki S1 Pendidikan bahasa Jerman

Sulawesi

11.Universitas Negeri Makassar (UNM) www.unm.ac.id
UNM memiliki Jurusan S1 Pendidikan Bahasa Jerman

12. Universitat Sam Ratulangi di Manado (UNSTRAT) www.unstrat.ac.id

UNSTRAT memiliki jurusan S1 Sastra Jerman

13. Universitas Negeri Manado (UNIMA) www.unima.ac.id

UNIMA memiliki jurusan S1 Pendidikan Bahasa Jerman

Maluku

14.  Universitas Pattimura (UNPATTI)  www.unpatti.ac.id
UNPATTI memliki S1 Pendidikan Bahasa Jerman

Ada yang mau menambahkan?




4

Senin, 13 Februari 2017

Urus Akta Kematian di Boyolali

Sekarang pelayanan administrasi kedinasan di Boyolali makin tertata. Para konsumen (baca : warga Boyolali) dimudahkan dengan beberapa hal. Bagi saya, informasi diberikan lumayan transparan dan jelas.

Dinas mulai menjamah ranah anak muda, mereka punya beberapa sosial media dan menimbulkan kesan ramah pada para konsumen. Kantor-kantor penting kini dari segi lokasi berdekatan bahkan bisa dibilang terpadu. Ke Kompleks Kabupaten? Ibarat mendayung, dua - tiga pulau terlampaui.



Harusnya memang begitu kan? Sikap skeptis saya terhadap kinerja layanan publik, sedikit demi sedikit mulai terkikis. Mulanya  jujur, saya malas. Namun, mulai tengah 2016 ketika saya pulang ke Boyolali sampai hari ini, malas itu juga mulai pergi.

Gimana mau males ngurus surat di Boyolali?
0

Kamis, 09 Februari 2017

Tugas X MIPA 3

Ada banyak Platform untuk anak Sekolah jaman sekarang, saking banyaknya kita bisa memilih sesuka hati. Namun, yang paling penting sesuai dengan situasi dan kondisi. 

Saat ini saya sedang mencoba beberapa, salah satunya adalah : Edmodo.

Selain itu, untuk menumbuhkan minat baca dan menulis, Blog bisa digunakan sebagai alternatif. Kali ini, pengumpulan tugas menulis singkat kelas X MIPA 3 sengaja saya arahkan untuk dikumpulkan lewat komen blog. Tujuannya satu, minimal mereka bisa tahu cara komen di Sebuah Blog dan siapa tahu mereka berminat membuat dan menulis Blog sendiri.

So, X MIPA 3. Semoga ada yang kirim tugas lewat sini, ditunggu sampai 22 Februari. Sementara ini baru dua anak yang sudah mengirim email, sayang tidak sesuai aturan yang kita sepakati kemarin. 


DANKE
0

(Lagi) Cara Jadi Aupair di Jerman (Update 2017)

Lagi-lagi pertanyaan ini muncul, “Gimana cara jadi Aupair di Jerman?”

Wah, padahal sudah banyak tulisan lo mengenai hal di atas. Saya juga punya beberapa artikel di Blog ini tentang Aupair di Jerman beserta pengalaman urus dokumen, dll. Ayo biasakan baca dulu semua sebelum bertanya.. ^__^

(Bisa cek BLOG di kategori tulisan : Aupair)

Ada berbagai kemungkinan terhadap pertanyaan tsb, bisa gimana cara aupair di Jerman (dari segi administrasi) atau non administrasi. Untuk yang non administrasi coba baca ini : suka duka aupair



Secara administrasi, ini caranya :

Gimana?

Artikel ini saya tulis berdasarkan beberapa pengalaman terbaru 2016-2017 teman-teman yang belajar di Fit in Deutsch Boyolali, pengalaman pribadi dan informasi kedutaan, dll.

Bagaimana menjadi Aupair di Jerman?

Secara administrasi seseorang harus memiliki VISA izin tinggal sebagai Aupair atau VISA Aupair di Jerman. Untuk mengajukan Visa Aupair Jerman, maka ada beberapa hal yang harus dilengkapi.
0

Minggu, 05 Februari 2017

Jadi Aupair di U.K dari Indonesia, Bisa Gak?

Semoga bisa bantu untuk jawab beberapa pertanyaan di Email dan Line seputar Aupair di U.K. Omong-omong, saya dulu Aupairnya di Jerman loh, mungkin dikiranya sama ya di Setiap Negara masalah regulasi, dll. Padahal tidak, dan sebenarnya jika mau membaca dengan baik, pertanyaan-pertanyaan tsb sudah dijawab di beberapa Website.

Dulu Aupairnya di Jerman 2013-2014 

Aupair di U.K, siapa yang bisa?
Bersumber dari (www.aupairworld.com) adalah mereka yang berasal dari Negara EU atau EFTA.
EU
EFTA

Austria
Belgia
Bulgaria,
Kroatia,
Siprus (deket Turki)
 Republik Ceko 
Denmark
 Estonia 
Finlandia 
Perancis
Jerman
Yunani
Hungaria 
Irlandia
Italia
Latvia,
Lithuania, 
Luksembug
Malta, 
Belanda
Polandia
Portugal,
Romania
Slowakia
Slovenia, 
Spanyol
Swedia
United Kingdom
Island
Liechtenstein,
Norwegia 
Switzerland




Jadi, dari Indonesia bisa apply visa Aupair di U.K ga?
3

Refleksi : Guru

Menjadi Guru baru dan seumuran (hahahhaha) sama peserta didik itu enak enak ga enak. Ada yang terang-terangan bilang kalau mereka merasa saya bukan bu Guru, tapi kakak mereka. Ada yang gak mau panggil bu atau Frau, dan malah sengaja memanggil dengan sebutan mbak. Kalo ditegur, mereka pura-pura lupa hahah. Sampai pernah, beberapa Guru Senior mendengar sebutan itu dan segera meluruskan yang patut diluruskan.

Itu awal-awal sih, sekarang kalau mereka panggil mbak di dalam Kelas, saya yang pura-pura ga denger. Kalo masih ngeyel, saya cukup bilang, “Panggil mbaknya kalau udah di Luar Kelas.” Kalau mereka ramai, saya akan diam kalo ga pergi sebentar ke Kantor. Sempat, saya benar-benar meninggalkan kelas, persis seperti apa yang pernah dosen saya lakukan dulu. Sekarang, saya agak tahu maksudnya mengapa hal semacam itu bisa saja terjadi.

Enaknya itu, mereka bisa diambil hatinya, tapi ada saat dimana mereka berubah menjadi adik-adik ngengkel yang Ya Allah Ya Robbi. Namun, lama-kelamaan, melihat dan dilatih keadaan saya sangat bersyukur diberi kepercayaan jadi Guru terutama di Kelas IPS.


http://www.bappenas.go.id/files/7314/8006/7654/GuruMuliaKarenaKarya_Presiden_001.png


Kenapa bersyukur bisa nyemplung di Kelas IPS (tempat saya bekerja)?

  • Sebagai alumni anak IPS sewaktu SMA, saya gak begitu kaget dengan suasana yang menyenangkan itu. Aktif, ekspresif dan kadang-kadang gila.
  • Dituntut menampilkan hal baru di Kelas. Karena mereka begitu ekspresif, akan sangat kentara sekali jika mereka bosan.
  •  Kadang-kadang, candaan kami nyambung. Lha dulu saya pernah nyoba ngelucu di Kelas IPA dan ga ada yang tahu maksudnya ahhahaha.
  • Dituntut belajar terus, entah itu tentang bahasa Jerman, berita terkini, cara dandan, cara ini dan itu.
  • Dituntut pandai mengontrol emosi.






0