Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Senin, 24 April 2017

BIMTEK MGMP Bahasa Jerman : Pembuatan Soal Pilihan Ganda Yang Benar

Tugas sekolah bulan ini yang lumayan menyenangkan adalah ikut Bimtek (Bimbingan Teknis). Acara-acara semacam ini berguna bagi guru, terutama bagi orang baru seperti saya.

Oke, acara kemarin (22-23 April 2017) adalah sebuah kegiatan kerjasama antara Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) kabupaten Temanggung dan Solo Raya dan terlaksana atas bantuan pemerintah. Bantuan pemerintah (Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan) ini dikenal sebagai Block Grant, yang bertujuan untuk meningkatkan mutu guru dan tenaga kependidikan dasar dan menengah.



Saya mulai review pada hari kedua dulu ya, karena bagi saya pribadi hari kedua ini lebih menyenangkan buat saya. Karena? Simpel si, merupakan hari praktek. Hari kedua ini, peserta yang terdiri dari Guru-guru bahasa Jerman se-Jawa Tengah diminta untuk membuat soal bahasa Jerman untuk Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN).

Yang paling terngiang adalah praktek bagaimana membuat soal PILIHAN GANDA bahasa Jerman.
  1. Pilihan ganda ini mudah diterapkan untuk kelas yang jumlah anaknya banyak (>35)
  2.  Penskorannya terbilang cepat dan mudah


Setelah mengalami sendiri buat soal dan melakukan koreksi selama setahun belakangan ini, saya setuju hal-hal tersebut. Memang sih ada dukanya, yaitu perlu waktu lama dalam pembuatan soal pilihan ganda dan saat pengerjaan mudah melakukan contekan (hmmm)

Hal yang harus diperhatikan dalam menulis pilihan ganda adalah :

Materi, Konstruksi dan bahasa.

Ada satu hal yang saya ingat dari jaman kuliah dalam pembuatan soal pilihan ganda. Yaitu, jangan membuat jawaban salah dalam pilihan ganda. Maksudnya begini, jangan mengarang jawaban salah untuk mengecoh anak.

Contoh
Ich _____ einen Bruder.
a.    Haben
b.    Hast
c.    Habe
d.    Habt
e.    Habene

Yang saya beri tanda merah itu adalah jawaban yang ngawur dan tidak ada. Jadi, jangan mengarang jawaban salah ya!

 **Ternyata, masih ada Guru yang sengaja mengarang jawaban loo
Padahal hal ini kurang tepat, karena dapat memberi pengertian salah pada anak.


Materi
Dari buku Bimtek yang saya dapat, ada 3 hal yang harus diperhatikan bahwa soal harus sesuai dengan indikator, pilihan jawaban harus homogen dan logis (tidak dikarang dan masih satu tema), dan setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar.

Konstruksi
Dalam hal ini saya diajarkan oleh pembicara (Bu Emy dari P4TK Bahasa) bahwa, dalam pembuatan soal diusahakan jangan memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar (terlalu banyak pancingan), jangan membuat soal dengan bahasa yang rancu, pilihan jawab harus merupakan pernyataan yang diperlukan saja (jangan ambil pilihan jawaban yang melenceng dari tema), panjang piihan jawaban diusahakan harus sama supaya anak gak menjawab  dengan asal milih jawaban yang paling berbeda).

Usahakan pilian jawaban jangan mengandung pernyataan , “Semua pilihan jawaban di atas SALAH”, “Semua pilihan jawaban di atas BENAR”.

(Untuk hal tersebut, saya baru tahu kemarin, karena saya masih sering melihat tipe soal seperti itu.)

Jika ada pilihan ganda dengan jawaban yang berbentuk angka, maka angka tersebut harus disusut berdasarkan besar kecilnya angka tersebut. Contoh :


Ada pertanyaan : Wie als ist Nina? (Berapa umur Nina?) dan jawabannya 17, maka bentuk pilihan gandanya adalah seperti ini.




A.     17
B.      27
C.      37
D.     47
E.    57

A.     15
B.      16
C.      17
D.     18
E.      19


Saya sempat loh mengarang jawaban dengan bolak-balik angka dan tidak urut, ohoho ternyata tidak tepat.

OYA, dalam menulis pilihan ganda a, b, c, d dan e, usahakan hurufnya besar ya.

A.
B.
C.
D.
E.

Bahasa

Bahasa yang digunakan bahasa Indonesia yang tepat, tidak menggunakan bahasa daerah setempat dan jangan mengulang kata atau frase yamg bukan merupakan satu kesatuan pengertian (memilih kata yang gak nyambung).

Catatan terpenting yang saya ingat :
ü  Posisikan diri sebagai siswa dalam pembuatan soal
ü  Yang kita anggap mudah, kadang-kadang tidak di mata siswa.
ü  Beri materi yang sudah diajarkan
ü  tidak semua soal sulit itu bagus
ü  sulit bukan berarti tidak bisa dikerjakan


Segini dulu catatan untuk diri saya sendiri dan mungkin bagi kamu yang butuh ^__^
0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D