Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Kamis, 06 April 2017

Kelas X Belajar Starke Verben

Masuk April 2017, materi Grammatik kelas X sebenarnya sudah selesai (kalau ikut buku). Oleh karenanya, pada semeseter 2 ini lebih banyak dilakukan pemantaban. Latihan bicara walaupun satu kalimat, latihan menulis walaupun 3 kalimat,  mengulang materi, bermain, dll.



foto lama, bdw tu Banner entah kemana, sebel deh... :(

Setelah diganggu oleh “libur” yang bertubi-tubi, kami pun kembali belajar STARKE VERBEN. Untuk pemanasan, saya menggunakan Papan Tulis supaya bisa digambar-gambari.

  • Menulis jelas subjek bahasa Jerman. Sambil memancing para Siswa. Baru menulis jika siswa menjawab. Ya, supaya mereka mau mengingat dan membuka catatan (kalau masih ada, haha)
  • Mengambil verb “kommen” kemudian minta mereka mengonjugasikan.

Dari 3 kelas yang saya masuki, 85 % mampu menjawab dengan baik pertanyaan ini. Jika masih pada ingat, materi baru dilanjutkan.

Setelah itu, saatnya menulis beberapa kata yang masuk kategori STARKE VERBEN. Saya ambil yang beberapa kali pernah keluar di Latihan.


Fahren
Geben
schlafen
treffen
nehmen
tragen
Lesen
Sprechen

**Ingat kondisi kelas dan sekolah berbeda, bisa disesuaikan tergantung sikon ya.

Setelah menulis, Guru menanyakan arti. Kemarin beberapa banyak juga sih yang gak tahu, jadi diusahakan Guru memberi arti dengan peragaan yang menarik.

Yang pertama diisi adalah verben “fahren” dulu.

Mereka disuruh isi tabel dulu, Guru ikut menulis di Papan tulis.

Di Sini, banyak yang lupa dan salah. Lalu Guru ikut menulis dan kemudian menandai mana sih yang tadi pada salah.

Ich
Du
Er/sie/es
Ihr
Wir
Sie
sie
Fahre
Fährst
Fährt
Fahrt
Fahren
Fahren
Fahren

Saya kira, Guru perlu menanyakan apakah mereka mengetahui Regular dan Irregular verb. Saat ditanya, banyak yang mampu menjawab. Saat itulah, Guru menjelaskan bahwa inilah Irregular Verb dalam bahasa Jerman.

Kata tidak beraturan dalam bahasa Jerman : akan ada yang berubah, biasanya pada subjek Du dan orang ketiga.

Setelah paham, mereka diberi kesempatan untuk mengkonjugasikan verb waschen.

Supaya lebih mudah, lalu Guru membuat penanda dengan cara disendirikan mana yang mengalami perubahan a menjadi ä, e menjadi i atau e menjadi ie (kalo di Papan tulis, ditulis sambil digambar-gambar). Ini contoh simpel :

ä
I
Ie
äu
Fahren
Schlafen
Tragen
Waschen
Sprechen
Geben
Treffen
Nehmen

Lesen
Sehen
laufen


Jika sudah, siswa diminta membuat tabelnya dengan baik. Jangan lupa untuk dikoreksi kemudian.

Untuk pemantaban, diberi 5 soal semacam ini.
1.   Du _______________ nach Solo. (fahren)
2.   Der Lehrer ___________ viele Bűcher. (tragen)
3.   Wo ____________ Erna? (schlafen)
4.   Was _________ du gern? (lesen)
5.   Ihr _____ etwas. (geben)



Walaupun catatan di Papan tulis masih ada, masih ada lo beberapa siswa yang salah mengerjakan.

Jika masih ada waktu, coba diberikan pemantaban lagi. untuk pemantaban kedua, siswa saya bagi kedalam kelompok yang maksimal anggotanya 5 siswa.
Kemudian saya beri ini.


isocolloctive



Selanjutnya setiap anak diminta membuat 3 kalimat pada kertas yang telah disediakan dengan contoh dan kata-kata yang ada di Situ. (Kemarin agak saya ubah tata cara bermainnya).
0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D