Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Senin, 04 September 2017

Baca Berita Bahasa Jerman SMA N 2 Boyolali

Ceritanya

Belum lama ini, pada Selasa (29/8) di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) diselenggarakan agenda Wisata Kampus  (Wiskam) Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), UNY. Dalam agenda ini terdapat dua genre acara, satu untuk Guru dan lainnya untuk para peserta didik.


IG @bds_fbsuny

Untuk Guru, diadakan workshop dengan tema Pembimbingan Guru untuk mahasiwa magang (istilah pengganti mahasiswa KKN PPL). Untuk Peserta Didik adalah lomba baca berita bahasa Jerman dan Lomba Live Accoustic. Setiap tahun acara WISKAm ini memiliki acara khas. Tahun lalu lomba yang diadakan adalah lomba rangking 1. Pada 2016 lalu, saya masih sangat baru dan kurang yakin untuk mengikuti lomba tsb. Alasannya, karena saya belum lama mengajar dan mengenal murid-murid secara baik. Namun, saya janji tahun berikutnya akan berpartisipasi.

Tibalah 2017, saya melihat pengumuman lomba via Instagram. Padahal, guru bahasa Jerman di Sekolah saya juga sudah dapat surat edaran. Waktu itu saya pikir, surat edaran tsb hanya undangan mengikuti workshop. Berpikir keras melihat banyak hal, sekaligus mempertimbangkan intensitas latihan saat ekstrakurikuler di Deutsch Club, terpilhalan 5 kandidat. Dua kandidat jagoan menolak maju dengan alasan sudah kelas XII. Tersisisa 3 lagi dan ternyata hanya boleh mengirim maksimal dua peserta dari satu Sekolah.

Meminta pertimbangan guru senior dan guru idola saya, akhirnya dua kandidat terseleksi. Hmm, walaupun sempat ada acara marahan lo diantara 3 kandidat yang ada. Sumpah, saya agak bingung juga menghadapi situasi tersebut. Namun, dengan bimbingan dan arahan Pak Syaifudin Zuhri (Guru Idola), sudahlah itulah bumbu-bumbunya.

Latihan demi latihan dilewati. Lucu juga, kelas XI yang terpilih ini sudah tidak belajar bahasa Jerman lagi di Kelas. Kurikulum 2013 membuat mata pelajaran pilihan yang ada di Kelas X gantian dengan mapel lain. Bukan mereka yang menentukan, tapi kebijakan sekolah. Syukurnya, mereka masih aktif Deutsch Club.

Hari H tiba, mereka tampak bahagia dan semangat makin membuncah. Selesai baca berita, saya Cuma tanya : “Kalian puas sama penampilannya?” Kandidat A bilang : “Saya seneng, lebih baik timbang latihan, walaupun ada satu kalimat penting yang saya lupa, tapi tadi udah teratasi Frau. Saya gak bingung.”  Kandidat B bilang : “Enggak tahu kenapa, saya puas dan gak nyesel hari ini maju. Pokoknya menang kalah, tadi saya udah bagus og Frau hahaha.”



Berita dibacakan spontan dan menurut saya ini menguji kemampuan para peserta. Juri teridiri dari dua dosen pakar Phonetik dan satu Native Speaker asal Jerman, yang baru seminggu di Indonesia. Mereka ada beberapa orang yang keren banget bacanya. “Kayak baca bahasa Indonesia, Bu, lancar banget.” Hihihi, itu karena mereka sering baca gak kayak kalian, canda saya dan Guru Idola.

Waktu berjalan, acara penutupan segera dimulai. Saya malah jalan-jalan, mendekat ke Dosen baru, ke MC (si Delta yang kasih kejutan ke Boyolali 15/8), terus makan. Kandidat sekolahku, duduk santai, mainan hape, dan menikmati suguhan acara.

Pengumuman

Pengumuman pun tiba kami duduk bertiga sambil memegang hape. Terdengar rangkaian kata-kata secara cepat, Juara ketiga lomba baca berita tingkat Jateng DIY diraih oleh Wahyu Eko Fitrianto dari SMA Negeri 2 Boyolali.


Wahyu Eko yang pake baju item putih


Si Wahyu Eko malah melongo sambil bilang, “Frau saya gak nyangka.” Saya mungkin terlihat lebih heboh, menyorak dan tepuk tangan. Hahaha, mungkin kelihatan sekali gurunya kok ambisius hahaha. Julfina Mulya Sari Devi memang belum masuk tiga besar, tapi saya yakin dia ada di peringkat lumayan. Hahah, saya udah minta datanya sih di Panitia tapi belum dikasih. Sok tahu tenan iki hahahhaha.



Selamat semua. Terimakasih Pak Zuhri, guru Idola dan bahasa Indonesia atas banyak bimbingannya, terimakasih Tuhan telah melancarkan segalanya, terimakasih murid-murid imut yang semangat dan tetap cool, buat Ketrin dan Arofah yang jadi Supporter, makasi bu Putu atas saran-sarannya, makasi sekolah, makasi Pak Kepala Sekolah, makasi wakasek, makasi Guru-guru, makasi semua.

Yang kerudung putih L Supporter


Semangat terus, berpacu dalam prestasi!













0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D