Tuesday, March 24, 2015

Teman Dunia Maya......

Bicara soal media sosial memang gak ada habisnya ya. Ada perasaan puas dan senang kalo berkutat di Dunia maya. Fokus, khusuk dan hikmat saat berselancar dengan tujuan apapun. Sampai kadang-kadang gak memerhatikan sekeliling.

 *Kok aku banget ya *_*




Penulis lumayan sering kok berkunjung ke Facebook.



Kadang nengok Twitter



Udah lama ninggalin Instagram
 
http://image.truckinweb.com/f/letters/1407_whatd_you_say_truckins_readers_letters_issue_7/66386249/instagram-logo.jpg
Lupa akun BBM


http://i1-news.softpedia-static.com/images/news2/Download-BBM-for-BlackBerry-10-2-25-101-403784-2.jpg

Akrab sama Whatsapp

http://media.whatsapp.com/directory/logos/Vector/-thumbnails-custom/logo-text-ver-color.png


Sedang Pendekatan dengan Line

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/b/b1/Line_app_logo.png


suka nge-Blog



Kalo kamu?

Memperhatikan Facebook, setidaknya jumlah teman ada 2367. Angka itu didapat semenjak 2008 lalu, semenjak mengukuhkan diri jadi aktivis Facebook hahaha. Terus kepikiran aja sih, dari ribuan teman itu apa iya sih penulis kenal semua? Jawabannya, Gak!

Loh?

Semakin tua, semakin mikir. Haruskah punya teman Facebook banyak sampai puluhan ribu, tapi penulis gak kenal, gak saling sapa, jaim kenalan, gitu-gitu. Semenjak itu, penulis lebih selektif menambah teman dan mengirim permintaan pertemanan.

Pernah suatu hari, penulis mengomentari foto seorang teman Facebook. Penulis pikir sih, itu temen waktu penulis ikut BEM. Eh... ternyata bukan! Namanya aja yang hampir sama. Orang ybs pun langsung ngirim pesan ke penulis, intinya tanya, “Mbak siapa ya?” E......

Walaupun Cuma disenggol lewat pesan Facebook, penulis tetep aja malu hahahah. Ybs juga minta izin demikian, “Mbak, aku boleh ketawa gak?” Hihihi. Oalah dek dek. Ya, emang lucu sih kalo diinget. Udah sok-sokan komen seakan kenal gitu, ehhhh ternyata syalah. Ybs-nya juga nanggepin sih.

Dihubung-hubungin sendiri, penulis mikir lagi. Kalo seandenya emang saling gak kenal, kenapa sih dari dulu gak langsung kenalan. Misalnya, habis permintaan teman dikonfirmasi, penulis langsung bilang terimakasih ya sudah dikonfirmasi. Begitu juga sebaliknya. Lah tapi, kadang-kadang ada sisi jaim yang keluar. Malahan, kalo ada orang yang kayak gitu, penulis nyinyir cantik dalam hati, “Itu kenapa sih?” Hehehe.

Lha ini gimana sih. Gak di Dunia maya, gak di Dunia nyata kok tetep aja nyiyir. Hihihihi.

Beberapa waktu yang lalu, penulis dapat pesan Facebook demikian :



Dalam pesan itu, mereka mengucapkan terimakasih karena penulis menjadi penyuka akun Facebook mereka yang ke-500. Sebagai bentuk apresiasi, mereka ingin memberikan bingkisan mungil kepada penulis.



Kalo itu penulis lakukan pada setiap teman dunia maya penulis, waaaawww mungkin indah sekali.
Terimakasih  teman-teman dalam dunia maya, kalian mau menerima permintaan pertemananku, kalian mau menambahkan aku jadi teman. Walau tidak bertatap muka, semoga kalian bahagia yaaa. Cieeee! Semoga juga, pertemanan kita dalam dunia maya bermanfaat dan bisa dibawa ke dunia nyata.

Emmmmm

Masih banyak pertanyaan kecil dalam diri yang belum terjawab....


Bersambung ah......