Tuesday, December 1, 2015

Kepaksa Pijat Thailand di Jerman :D

Salah satu cara relaksasi yang menyenangkan adalah dipijat. Badan menjadi segar dan otot-otot yang kaku diregangkan. Di Jerman tidak sulit ternyata jika ingin dipijat ala ala Asia, karena tersebar banyak tempat pijat yang kebanyakan membawa nama Thai-Massage. Yup, pijat Thailand di Jerman.
Selsbt fotografiert

Di Ingelheim, kota tempat penulis sementara tinggal juga ada beberapa Thai Massage, dan rata-rata pemijatnya juga asli dari Negeri Gajah itu. Salah satunya adalah Bun Praya, berlokasi lumayan dekat dari Pusat Kota. Ada di Mainzer Strasse 21 55218 Ingelheim. Tempatnya mungil dan baru menyediakan satu tempat ajah, maklum pemijatnya juga baru satu, yaitu Bu Chidapha Lertphiyo. Dia ini merangkap jadi pemijat sekaligus pemilik. Tempat itu tergolong baru, 2 tahunan,  si Ibu juga baru 5 tahun di Jerman, tapi pelanggannya banyak.

http://www.bunpraya.de/bildergalerie/



@@@
Setelah bikin janji, akhirnya penulis fix datang ke Sana pada 30 .11.15 jam 18.00. Badan lelah, pundak dan punggung kaku jadi alasan penulis
ingin segera dipijat. Kerja sosial di Panti Jompo juga harus siap fisik, maka dari itu biar kerja tetep jalan dan sekaligus menyambut bulan baru, pijat jadi solusi.

http://www.bunpraya.de/bildergalerie/


Harganya lumayan, 30 menit 18 Euro untuk pemijatan punggung, pundak dan leher. Durasi bervariasi sih, kalo full body bisa 60 atau 90 menit dan harga tentu aja beda. Tarif perjam. Macam pijat juga banyak, yang spresial tentu Traditionelle Thai Massage. Ciri khas utamanya gak pake minyak gitu, ada perpaduan yoga, dikompres pake bola panas, ditekan titik-titik tertentu.

Penulis ke Sana  awalnya gara-garanya mau mbeliin voucher pijet buat kolega, tante Rosa. Waktu itu penulis patungan sama Tante Anna Buhl. Dari situ jadi lumayan akrab ma yang punya, ya mungkin sesama Asia dan pendatang. Doi suaminya orang Jerman gitu deh.

Foto-foto dulu sama yang punya Bun Praya dulu hihihi :




@@@
Rasanya dipijet ala Thailand di Ingelheim gimana?

Bedewe, ni pijet sudah ada sejak turun temurun lebih dari 2500 tahun. Yaa karena dipijet itu enak, mau ala Ibukku, ala Indonesia ala Thailand, hasilnya uenak. Jadi ringan dan seger. Awal-awalnya standar, kaki dibilas dan direndam sama air hangat begitupun telapak tangan. Perlahan, dari kaki sampai ke Punggung ditekan titik-titik tertentu. Waktu dipijet, ngerasanya kayak dipijet pake kaki, jempol, tangan, pergelangan tangan, dengkul. Oya, ada perpaduan dengan Yoga gitulah, mungkin waktu tangannya dilipet-lipet, ditarik dikit. Hihihi, waktu tengkuk dan kepala dipijet rasanya penulis mau tidur aja, terus waktu selesai penulis males banged buat pulang hahaa.

Yang lebih menyenangkan lagi, waktu mau bayar si Ibu bilang, Cuma bayar setengahnya aja. Yehhhh korting lagi. Makasih Buk! Alhamdulillah und Gott sei dank.

@@@

Review buat meine Kollegin : Ich sag Dir was

Es ist extrem entspannend. Fűr mich war das ein tolles Angebote. Mit guten Preis hat es gelohnt. Die Masseurin war auch nett wie ich hahaha. Dort war ruhig und gab nur 1 Bett. Man kann dort schnell wohl fűhlen. Tat halt gut in dem Moment wo ich gerade hingelegt habe. Ein Wort : Enstpannen. Probier einfach mal dann kannst du besser erleben wie das ist. Muaaaaaah, angenehme Ruhe wűnsche ich Dir! Ah ja, keinen Schreck bitte wenn du auf dem Bauch liegt und die Masseurin auf deinen Rűcken steigt, das ist ja normal und muss sein hahahahahhaha :D

Viele nette Grűße, Fitrichen hahahaha.