Minggu, 26 Januari 2020

Contoh RPP 1 Lembar Bahasa Jerman kelas X (KD 3.4)

CONTOH RPP 1 HALAMAN MATA PELAJARAN BAHASA JERMAN
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


Mata Pelajaran
Sekolah

Kelas/Semester
Materi Pokok

Alokasi Waktu







Bahasa
SMA Negeri 2
X IPA-IPS
Der Stundenplan

6 X 45 menit
Jerman
Boyolali
















Kompetensi Dasar

Indikator Pencapaian Kompetensi




3.4  Menafsirkan isi teks khusus lisan dan tulis pendek jadwal pelajaran dan kegiatan di Lingkungan Sekolah sesuai konteks penggunaannya.
3.4.1 Menentukan jadwal pelajaran dalam bahasa Jerman.
3.4.2 Mengidentifikasikan jadwal pelajaran dalam bahasa Jerman.
3.4.3 Melengkapi jadwal pelajaran.







4.4 Menentukan isi teks khusus lisan dan tulis pendek mengenai jadwal pelajaran dan kegiatan di Lingkungan Sekolah.

4..4.1 Memproduksti teks mengenai jadwal pelajaran.
4.4.2 Memproduksi teks mengenai kegiatan di Sekolah.



A. Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran problem based learning, peserta didik dapat mengevaluasi informasi dalam teks dan menyusun jadwal pelajaran dalam bentuk artikel dengan kritis, bekerja sama, dan komunikatif selama proses pembelajaran.

B.  Langkah-Langkah Pembelajaran (model problem based learning)

1.         Peserta didik mencermati tujuan pembelajaran.

2.         Peserta didik membaca teks artikel dan mencari tahu permasalahan (berkaitan dengan jenis informasi) yang terdapat dalam teks tersebut.

3.         Peserta didik merumuskan permasalahan berkaitan dengan teks.

4.         Peserta didik dengan difasilitasi dan dibimbing pendidik bekerja sama dalam kelompok secara kritis mengevaluasi informasi dalam teks artikel dan menyusun jadwal pelajaran dalam bentuk teks artikel.

5.         Peserta didik bekerja sama dalam kelompok mengembangkan hasil evaluasi terhadap informasi dalam teks artikel dan menyusun jadwal dalam bentuk teks artikel. Selanjutnya, peserta didik menyajikannya dalam bentuk presentasi yang ditanggapi langsung oleh kelompok lain.

6.         Peserta melakukan evaluasi dalam bentuk curah pendapat juga refleksi terhadap kegiatan evaluasi informasi dan penyusunan opini dalam bentuk teks artikel yang telah mereka lakukan.

7.         Pendidik melaksanakan penilaian terhadap pembelajaran.

C.  Penilaian

1.   Sikap: Observasi saat pembelajaran tentang sikap kritis, kerja sama, dan komunikatif.

2.   Pengetahuan: Tes tulis bentuk uraian tentang mengevaluasi informasi dalam teks artikel.

3.   Keterampilan: Produk hasil menyusun opini dalam bentuk teks artikel.


Boyolali, 2 Januari 2020

Mengetahui

Kepala SMA Negeri 2 Boyolali                                                                                Guru Mata Pelajaran




Drs. Agung Wardoyo                                                                                                    Fitri Ananda, S. Pd.

NIP 196203011989031013                                                                                      NIP






CONTOH RPP 1 HALAMAN MATA PELAJARAN BAHASA JERMAN SMA/MA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


Mata Pelajaran
Sekolah

Kelas/Semester
Materi Pokok

Alokasi Waktu







Bahasa
SMA Negeri 2
X IPA-IPS
Nomen

6 X 45 menit
Jerman
Boyolali
















Kompetensi Dasar

Indikator Pencapaian Kompetensi




3.5  Menafsirkan isi teks deskriptif lisan dan tulis pendek dan sederhanan terkait orang dan benda di lingkungan sekolah.
3.4.1 Menentukan jadwal pelajaran dalam bahasa Jerman.
3.4.2 Mengidentifikasikan jadwal pelajaran dalam bahasa Jerman.
3.4.3 Melengkapi jadwal pelajaran.







4.5.1 Menentukan isi teks deskriptif lisan dan tulis pendek dan sederhana terkait orang dan benda di Lingkungan Sekolah.

4.5.1.1 menjelaskan benda di Sekolah.
4.5.1.2 melengkapi komposita Nomen.
4.5.1.3 Mengombinasikan kata benda.
4.5.1.4 Membuat teks mengenai benda, Guru Favorit, Lingkungan Sekolah dan hobi.




A. Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran project based learning, peserta didik dapat mengevaluasi informasi dalam teks dan menyusun jadwal pelajaran dalam bentuk artikel dengan kritis, bekerja sama, dan komunikatif selama proses pembelajaran.

D. Langkah-Langkah Pembelajaran (model project based learning)

1.         Peserta didik mencermati tujuan pembelajaran.

2.         Peserta didik membaca teks artikel dan mencari tahu permasalahan (berkaitan dengan jenis informasi) yang terdapat dalam teks tersebut.

3.         Peserta didik merumuskan permasalahan berkaitan dengan teks.

4.         Peserta didik dengan difasilitasi dan dibimbing pendidik bekerja sama dalam kelompok secara kritis mengevaluasi informasi dalam teks artikel dan memahami tema melalui permainan kartu.

5.         Peserta didik bekerja sama dalam kelompok dalam melengkapi artikel kata benda yang ada.

6.         Peserta didik diberikan kesempatan untuk mendeskripsikan benda di Lingkungan Sekolah dengan kata-kata yang telah dipelajari sebelumnya.
7.         Peserta didik diberi waktu untuk mengungkapkan secara tulisan lisan mengenai kata benda, guru favorit dan hobi.

8.         Peserta didik melakukan evaluasi pembelajaran.
9.         Pendidik melakukan penilaian.

E.   Penilaian

1.   Sikap: Observasi saat pembelajaran tentang sikap kritis, kerja sama, dan komunikatif.

2.   Pengetahuan: Tes tulis bentuk uraian tentang mengevaluasi informasi dalam teks artikel.

3.   Keterampilan: Produk hasil menyusun opini dalam bentuk teks artikel.

Boyolali, 2 Januari 2020
Mengetahui

Kepala SMA Negeri 2 Boyolali                                                                                Guru Mata Pelajaran




Drs. Agung Wardoyo                                                                                               Fitri Ananda, S. Pd.

NIP 196203011989031013                                                                                      NIP




Share:

Rabu, 11 Desember 2019

Kamis, 17 Oktober 2019

Pre Test Kalimat

Hai alle! Hai semua!

Tolong kerjakan Pre Test di bawah ini!
Urutkanlah menjadi kalimat yang tepat dan tolong perhatikan besar kecil huruf.

Contoh : Ich liebe dich

Awal kalimat huruf harus besar!
Jika dalam soal hurufnya besar, maka kalian harus mengikuti cara penulisannya!

Tolong dibaca baik-baik ya👍👍👍👍👍

Share:

Minggu, 13 Oktober 2019

Leseverstehen Kelas X

Minggu kemarin hampir semua kelas X sudah belajar mengenai membuat kalimat, nah sekarang ini aplikasinya. Ini materi saya ambil lewat sini dan supaya kagak lupa saya taruh blog aja.

https://lingua.com/de/deutsch/lesen/juliana/

Juliana in Deutschland

Juliana kommt aus Paris. Das ist die Hauptstadt von Frankreich. In diesem Sommer macht sie einen Sprachkurs in Freiburg. Das ist eine Universitätsstadt im Süden von Deutschland.
Es gefällt ihr hier sehr gut. Morgens um neun beginnt der Unterricht, um vierzehn Uhr ist er zu Ende. In ihrer Klasse sind außer Juliana noch 14 weitere Schüler, acht Mädchen und sechs Jungen. Sie kommen alle aus Frankreich, aber nicht aus Paris.
Julianas beste Freundin Marie macht auch gerade einen Sprachkurs, aber in Hamburg, das liegt ganz im Norden von Deutschland.
Wenn die beiden ihre Schule beendet haben, wollen sie in Deutschland studieren. Juliana will Tierärztin werden, ihre beste Freundin auch. Aber Maries Eltern sind beide Zahnärzte, deshalb wird Marie wahrscheinlich auch Zahnärztin werden.
Juliana und Marie verbringen insgesamt sechs Wochen in Deutschland. Nach dem Sprachkurs machen sie eine Prüfung.

Latihannya ada di link ya :)
Share:

Selasa, 17 September 2019

Diktat Bahasa Jerman Fitri yang Pertama

Setelah melalui beberapa revisi, mutung, nangis, bingung akhirnya Diktat pertama saya terbit. Diktat bahasa Jerman kelas X SMA N 2 Boyolali. Kok namanya diktat sih?

Ini semua berawal dari Pak Ismawanto (Pak Is). Juni 2019, ketika draft  selesai, saya mendatangi Pak Is dengan keluguan serta kegemblungan tiada tara. Ya, saya kira Pak IS akan berkomentar oke dan mengatakan kalau draft saya itu layak dicetak sebagai modul. Nyatanya, Pak Is langsung membuat goncang hati dengan pertanyaan sederhana ini.

“Sebelumnya, mbak Fitri tahu tidak beda modul dengan diktat?”

Jujur saja, saat itu saya kira diktat dan modul itu sama. Saya yang salah jawab, akhirnya dibantu Pak IS dengan jawaban semacam ini :

“Prinsipnya, diktat itu adalah bahan ajar yang dibuat Guru untuk siswa untuk belajar, namun mereka masih perlu bimbingan Guru dalam pemahamannya.”

“Kalau modul itu dibuat untuk siswa agar mereka bisa belajar mandiri.”

Keduanya, memliki struktur tersendiri, di mana modul memang lebih rinci daripada diktat.



JLEB!

Saya kemudian disodori struktur modul dan diktat. Dengan berat hati, akhirnya saya mengobrak-abrik yang sudah ada dan disesuaikan dengan catatan yang diberikan oleh Pak IS. Saya merubah banyak, saya harus betul-betul menguraikan Indeks Pencapaian Komulatif dengan Kompetensi Dasar yang diajarkan di Kelas X.

Butuh waktu 2 minggu hingga akhirnya Diktat saya itu sesuai. Targetnya, diktat ini bisa dicetak dan segera dipakai pada tahun ajaran baru ini. Saya sempat pesimis apakah semuanya bisa sesuai rencana.

Belum selesai konsultasi dengan Pak IS, saya pergi ke Pak Muh. Zuhri. Lagi-lagi, draft terbaru saya itu dicerca secara halus, halus yang membuat pengeditan besar-besaran terjadi. Hua.... memang sebelumnya saya itu harus lebih awal ke Pak Is dan Pak Zuhri.

Dengan membagi waktu antara kegiatan Sekolah maupun Rumah, saya terus berusaha menyelesaikan diktat bersama Mikha, bayi saya yang waktu itu masih 8 Bulan. Hahahah..
Singkatnya, diktat saya sudah 90 %. Saatnya, saya pergi ke Syaifudin Zuhri untuk berkonsultasi masalah cetak diktat. Jujur, saya itu gak kepikiran kalau urusan ini juga gak gampang. Wong, saya pikir diktat ini ntar dicetak terus difotokopi hahahahah.

Pihak Sekolah sejak awal bilang, kalau bikin diktat yang bagus sekalian, yang profesional, kertas dan cover harus bagus.

Setelah berembug dengan Pak Syai, saya dipertemukan dengan pihak percetakan yang memudahkan saya. Ikut bantu bagian cover, memberi masukan dari banyak sisi.

Selesai? Gak!

Menunggu diktat dicetak itulah yang bikin gila, ada rintangan yang bikin molor, marah, dan sedih.
Berkali-kali. Saya ke Pak Syai sambil sambat hahahahahah.

Salah dan marah bikin hari saya modal madul. Pembelajaran di Kelas pun belum sesuai rencana. Hal semacam itu bikin saya mengaktifikan blog lagi. Ya ada hikmahnya, blog jadi hidup lagi dan murid juga tertarik.

Heeem, setelah penantian akhirnya pada akhir agustus, diktatnya jadi....

Yee!



Share:

Kamis, 12 September 2019

Mengenal Habibi dan Jerman

Hallo alle an der SMA N 2 Boyolali!

Sebagai penghormatan kepada Pak Habibi, mari lewat pelajaran bahasa Jerman di SMA N 2 Boyolali kita mengenalnya dan Jerman lewat tulisan berikut! Semoga bermanfaat!


Tulisan ini merupakan kumpulan artikel dan video dari berbagai sumber

(klik link di bawah)


1. Wer ist Habibi? (Siapa Habibi)

     Biografi Habibi (mojok.co)

2. Wo hat er in Deutschland studiert? (Di mana ia telah berkuliah di Jerman?)

    RWTH Aachen (sumber DW)

3. Wie ist die Beziehung zwischen BJ Habibi und Deutschland? (Bagaimana hubungan Habibi dan    Jerman?)

   Napak Tilas Hubungan Bj-Habibie-dengan-Jerman

4. Habibi hat Deutsch gesprochen (Habibi berbicara bahasa jerman)

    https://www.youtube.com/watch?v=BY90qIX5wkc&t=65s

5. Biografi Habibi
   
    https://www.youtube.com/watch?v=DIwo1fdJhcc

6. Wie findet Habibi "Kids Zaman Now"?
   
    https://www.youtube.com/watch?v=DMgNnSk8reQ
Share:

Rabu, 04 September 2019