Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Selasa, 16 Januari 2018

Sedang cari referensi Perangkat Mengajar Prakarya dan Kewirausahaan untuk kelas X?
Ini punya saya diolah dari berbagai sumber dan contoh dari CV Graha Pustaka yang saya download juga banyak membantu.

Ya ini rinciannya :





Sementara ini dulu. Sukses syemuaaah! Eh, salah...
SUKSES semua!


0

Mengajar Mapel yang Bukan Jurusannya?

Bagi sebagian Guru Tidak Tetap (GTT), mungkin pernah mengalami mengajar mata pelajaran yang tidak sesuai dengan bidang keahliannya. Ada yang Guru bahasa Inggris, mengajar bahasa Indonesia, yang Guru seni musik mengajar bahasa Jawa, ada yang Guru bahasa Jerman kemudian mengajar prakarya, guru bahasa Perancis mengajar TIK, dan masih banyak lagi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi hal tsb, mungkin karena ada Guru dengan status PNS di Sebuah Sekolah yang jumlahnya cukup, sehingga GTT dengan mata pelajaran (mapel) yang sama mau tidak mau harus mengalah. Lha wong GTT, wajar. Haha. Ada juga yang kekurangan Guru, kemudian Sekolah memberdayakan GTT yang ada. Menguntungkan loh sebenarnya, kalau sekolah memberdayakan GTT yang ada. GTT dapat tambahan jam mengajar(artinya juga tambah honor) dan Sekolah tidak perlu mencari Guru baru.

Semenjak tahun ajaran baru 2017, saya diberi “tantangan” untuk mengajar mapel Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU). Jadi, saya mengajar bahasa Jerman dan PKWU. Ya, untungnya ada pendekatan personal dari Pihak sekolah, yang awalnya saya gak mau, akhirnya mau mencoba.

Bingung? Pasti. Setelah melewati kebingungan agak panjang, saya kemudian baru sadar akan arti “Sharing”. Hahaha, lha punya guru senior, buku pegangan, internet kok merasa sendiri. Lagipula, banyak kok orang yang pernah mengalami hal tsb.

Kalau kamu adalah Guru baru yang tiba-tiba disuruh mengajar mapel berbeda dan kamu menyanggupinya, maka jalani saja, tapi jangan asal jalan looo. Hahahahah!

Jangan lupa baca Silabus, RPP dan Buku pegangan yang disediakan. Jujur ni, saya merasa lucu. Kenapa? Soalnya buat saya, prakarya itu bukan mapel favorit saya sejak SD. Hahaha, namun masih ada embel-embel Kewirausahaan yang bikin saya semangat.

Ngobrol sama Guru senior buat inspirasi dan sering cari informasi di Internet.
Percaya Diri dan yakin pasti semua bisa dilalui dan ini gak selamanya.

Mari keluar dari Zona nyaman dan cari alasan supaya bertahan.

Yaaaaa, gampang banget ya nulisnya, tapi proses menuju nyaman ini loh yang berlika-liku. Saya sempat stres dan pingin segera mengakhiri ini, tapi kemudian saya minta kesan dan pesan peserta didik, ternyata mereka oke-oke saja. Saya berkeyakinan, pelajaran PKWU ini sebenarnya menyenangkan dan bisa jadi hiburan di tengah padatnya Sekolah. Sekolah yang pulangnya sore dan beban tugas yang lumayan menyita. PKWU bisa dibuat jadi ajang penyegaran para Peserta Didik apalagi saya kan sukanya seneng-seneng hahaha.

Hmm, lagi pula secara formal, kayaknya pas mahasiswa pernah dapat mata kuliah ini juga deh. Nilainya lumayan bisa membantu kenaikan Indeks Prestasi Komulatif (IPK). Jalani dulu dan tetap do the best!

PKWU penting?
Ini adalah salah satu cara pemerintah Indonesia menghadapi bonus demografi pada 2020-2035 nanti yang angkanya mencapai 70%. Oleh sebab itu, agar memaksimalkan SDA yang ada dan muncul ide kreatif serta terbentuknya usaha mandiri, PKWU diharapkan bisa menjadi bekal mereka. Ya intinya, tujuannya mempersiapkan manusia Indonesia agar jadi pribadi mandiri, beriman, produktif,  kreatif, inovatif, afektif, serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernega dan peradaban dunia. ( Buku Guru Prakarya dan Kewirausahaan, 04 : 2016).


PR jangka pendek sekarang adalah terus berusaha suapaya Guru Prakarya bisa menjembatani tujuan kurikulum tersebut. Yasudah, silahkan yang sedang cari referensi perangkat mengajar prakarya dan kewirausahaan kelas X, cek ya di Sini.

0

Minggu, 19 November 2017

Materi Kelas X Bahasa Jerman : Gegenstände in der Klasse: Benda-benda di Kelas

Apa kalian sedang mencari ide u menjelaskan artikel (der, die, das) utamanya benda-benda di Sekolah (Gegenstände in der Schule) dalam bahasa Jerman? Powerpoint (PPT) ini saya buat setahun lalu untuk memudahkan saya, selain itu saya juga memberikan pada Peserta Didik kamus mini berisi benda-benda dalam bahasa Jerman yang bentuk tunggal dan jamak. Nah, kamus mini tersebut sengaja tidak saya sebutkan bahasa Indonesianya, tujuannya agar Peserta Didik aktif mencari artinya.


0

Kamis, 02 November 2017

Dalam lima hari sekolah yang padat, beruntungnya masih ada hiburan-hiburan di Sekolah yang boleh diselenggarakan. Ya adanya pertunjukan ada pagelaran ini bisa jadi pembelajaran, seperti bagaimana cara mengapresiasi sebuah karya, menghormati ketika pertunjukan berlangsung dan pengetahuan-pengetahuan baru yang mungkin akan berbeda setiap individu. Belajar kan memang tidak harus di Kelas to?

Ngomong-ngomong, di bawah ini adalah foto favorit saya dari Agustus 2017. Berkesan dan menyenangkan ketika diingat kembali. Lha ceritanya, waktu ultah sekolah, ada inisiatif bahwa pembawa acaranya dari kalangan Guru dan Siswa. Menarik juga nih, soalnya bisa jadi ajang pembuktian bahwa setiap orang bisa jika ada campuran DIPAKSA, MEMAKSA DIRI dan IKHLAS. Ya, saya terpaksa ikhlas menunjukkan sisi lain di Sini. 


0

Minggu, 08 Oktober 2017

Les - Kursus Bahasa Jerman di Jakarta (Privat)

Kalau kalian  cari kursus bahasa Jerman atau les Bahasa Jerman di Jakarta, entah itu Jakarta Pusat, Selatan, Barat atau utara atau intinya di Jakarta, akan ada banyak pilihannya. Dari beberapa pilihan yang ada,  tentu kalian akan memilih yang kualitasnya oke, tempatnya gak jauh dan mungkin harga yang bersahabat. Bisa juga pilih yang bentuknya lembaga dengan kelas-kelas kecil atau yang pinginnya privat. Kalau di Jakarta mah enak ya, pingin kursus di Lembaga, ada Goethe Institut  (GI) Indonesia yang pengajarnya sudah terlatih.

Kiki di Berlgia



Nah, kalau kalian nyamannya les privat perorangan, tapi dengan kualitas oke seperti GI di Jakarta, silahkan belajar dengan salah satu pengajarnya. Perkenalkan, namanya Kiki, mengajar di GI dan saat senggang alias pas gak ada jam ngajar di GI, doi tetep ngajar bahasa Jerman. Dari A1-B1, atau sharing B2 dan C1. Kalian bisa belajar sama Kiki yang alumni pendidikan bahasa Jerman UNY itu dan sempat kursus bahasa di Jerman sampai level C1.

Kiki di Muenchen



Selain bahasa Jerman, kalian bisa juga konsultasi atau sharing pengalaman loh. Doi 3 tahun di Jerman. Pertama jadi Aupair dan tahun berikutnya kerja sosial di Sebuah TK di Jerman. Asik ya? Lalu gimana ni les bahasa Jerman atau kursus bahasa Jerman di Jakarta sama  Kiki?

Kalian bisa hubungi via WA/SMS/Telp di 085726488848, atur jadwal dan tempat belajar. Fyi, Kiki bisa belajar bareng kalian di Tempat kalian, asal jadwal sesuai. Kelas menyesuaikan, bisa privat atau maksimal 5 orang dalam satu sesi. Untuk biaya, bersahabat dan selamat. Bitte frag direkt, silahkan tanya langsung ^__^


Deutsch Lernen mit Kiki in Jakarta ^__^



2

Senin, 04 September 2017

Baca Berita Bahasa Jerman SMA N 2 Boyolali

Ceritanya

Belum lama ini, pada Selasa (29/8) di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) diselenggarakan agenda Wisata Kampus  (Wiskam) Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), UNY. Dalam agenda ini terdapat dua genre acara, satu untuk Guru dan lainnya untuk para peserta didik.


IG @bds_fbsuny

Untuk Guru, diadakan workshop dengan tema Pembimbingan Guru untuk mahasiwa magang (istilah pengganti mahasiswa KKN PPL). Untuk Peserta Didik adalah lomba baca berita bahasa Jerman dan Lomba Live Accoustic. Setiap tahun acara WISKAm ini memiliki acara khas. Tahun lalu lomba yang diadakan adalah lomba rangking 1. Pada 2016 lalu, saya masih sangat baru dan kurang yakin untuk mengikuti lomba tsb. Alasannya, karena saya belum lama mengajar dan mengenal murid-murid secara baik. Namun, saya janji tahun berikutnya akan berpartisipasi.
0