Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Jumat, 30 Agustus 2013

Webometrics, Apa Salahnya?

Ulala, beberapa waktu lalu lewat akun twitter radio swaragama dan juga twit dari senior saya di Humas FBS UNY (mba Febi Puspitasari) tersiar kabar bahwa UNY masuk menjadi peringkat 4 situs terpopuler versi Webometrics.

Info from twitter


Banyak tanggapan positif dan negatif yang saya dengar terkait hal tersebut. Kalau bagi saya yang maniak prestasi, ini jelas membanggakan. Soalnya, jauh sebelum ada kabar itu saya selalu pantengin terus berita terkait rangking universitas. Dulu, waktu heboh-hebohnya saya gak pernah tu liat UNY ada di 10 besar. Yang biasanya di 10 besar ya itu, UGM, UI, IP, ITB... UNS juga. Yang saya tahu dulu, kenapa bisa jadi situs terpopuler itu karena contentnya bermanfaat dan sering dibuka gitu aja. Tapi, karena UNY gak masuk-masuk akhirnya saya nyari deh detailnya. Kenapa penting?

Pertama saya wawancara ke teman sejawat, "Tau gau apa itu Webometrics?"
Hampir semua yang saya tanya, gak tau. Tapi, ketika saya kasih contoh jika universitas X nomor sekian-sekian,  mereka paham.

Rata-rata jawabannya : IITU CUMA PENCITRAAN DAN BUAT EKSISTENSI doank gaak penting!

Hmm, karena saya gak setuju sama jawaban kayak gitu dari dulu sampai sekarang.... ada beberapa yang saya debat dan kami buat ajang diskusi.

Jadi, setahu saya dari berbagai sumber yang meliputi kompas, jurnal penelitian dari universitas lain, wawancara dosen, akhirnya saya menemukan jawaban yang menggembirakan.

1. What is Webometrics?
Sebuah sistem pemberian peringkat sebuah Perguruan Tinggi (PT) berdasarkan website
2. What is the Purpose?
Menggunakan website sebagai media promosi sebuah lembaga sebagai wadah pengenalan secara menyeluruh lembaga tersebut.
Nah, tujuannya saja sebagai media promosi. Jadi, wajar donk website itu dikatakan sarana pencitraan dan eksistensi. Bagi saya yang ikut meramaikan Website UNY bagian FBS sebagai salah satu reporternya ;) website adalah jendela pertama orang luar melihat sebuah lembaga. Jadi, pencitraan dan eksistensi itu harus. Ada banyak cara menjadi unggul. So? Website itu salah satu caranya.

3. Apa saja yang dinilai sih supaya peringkatnya baik?
Size(S),jumlah halaman publikasi elektronik dalam domain website PT yang dapat dicarioleh‘Search Engine’: Google, Yahoo, dll
Visibility(V),banyaknya situs yang mencantumkan URL domain PT yang dinilai dan terdeteksi oleh: Google, Yahoo, Live Search(Bing).
Rich Files(RF),jumlahmuatan/volume file yang terkandungdalam domain PT, bentukfile : *.ppt, *.doc, *.psdan*.pdfdanterdeteksidomain PT, bentukfile : *.ppt, *.doc,
 Scholar (Sc),yaitu jumlah publikasi atau kutipan-kutipan yang ditemukan dalam scholar.google.com
Ini sumbernya dari Power Point Universitas Padjajaran karya Pak Irwan Ary Dharmawan

4. Apa yang perlu dipahami?

Memberikan kesempatan kepada dosen, staf dan mahasiswa untuk berpartisipasi dalam mengisi content website untuk menjadi Author.
Semua author bertanggung jawab mempromosikan webnya masing-masing
semua author harus paham tentang webometrics
Team IT hanya sebagai fasilitator
Perlunya jaringan internet merata di penjuru Universitas

 5.Apa andil dosen, mahasiswa, karyawan dalam pengelolaan website?
Mengharuskan setiap unit kerja memiliki website dan menggunakan subdomain UNY :
Fakultas, Jurusan, lembaga-lembaga, Prodi, Bagian, SubBagian, TU, Perpustakaan, UKM, BEM, Laboratorium, Studio, Kelompok Penelitian, Dosen dan Mahasiswa
Alhamdulillah yah, secara gak sengaja sewaktu jadi kepala departemen info komunikasi dan jaringan di BEM FBS 2012, saya langsung buat Webblog BEM FBS UNY hihihihi (maaf, pamer ;p), selain itu perlu dilakukan analisaa pengunjung, statistik, Sosialisasi Webometric, kalo perlu pake Konsultan Webometrics, terus menerapkan SEO (Search Engine Optimization) pada semua website pada domain/subdomain UNY, membuat standar pengembangan situs.


Apa lagi? Ada yang mau nambahin? Heheh

 



0

Selasa, 27 Agustus 2013

Wie man mit dem Flug fliegen

Ini ni kebiasaanku kalo bingung mau tanya sama siapa... daripada malu, aku browsing deh di Internet gimana sih biar gak bingung n ndeso kalo mau naik pesawat...

Maklum, mau naik pesawat oktober ntar hehhehe..... akhirnya nemu yang lengkap dari Blog Travel Indonesia

Nah, ini dia aku copy deh :)



Tips dan Cara Bagi Yang Baru Pertama Kali Naik Pesawat Terbang ---Berbeda dengan beberapa dekade lalu, saat ini siapa pun bisa naik pesawat. Ya, harga tiket pesawat semakin terjangkau, bahkan di saat-saat tertentu harganya bisa bersaing dengan harga tiket bus. Hanya saja, naik pesawat memang berbeda dengan naik bus.

Mulai dari tempat duduk yang ditentukan sampai sistem check-in. Untuk orang yang pertama kali naik pesawat, hal-hal ini bisa jadi membingungkan. Apalagi jika saat pertama kali naik pesawat, tidak bersama kenalan yang sudah berpengalaman sebelumnya.

Berikut kisah nyata pengalaman seorang teman saat pertama kali naik pesawat. Kala itu, Gumi sudah menyelesaikan proses check-in dan menunggu di boarding room (ruang tunggu).

"Saya bertanya kepada orang sebelah apakah boleh menunggu di dalam pesawat. Pria yang ditanya bingung. Saya kira bisa menunggu penumpang lain dalam pesawat seperti penumpang dalam bus kota yang ngetem, menunggu penumpang penuh," tuturnya dengan polos.
Nah, agar Anda tak mengalami hal tersebut, berikut tips sederhana yang perlu Anda ketahui saat naik pesawat untuk pertama kalinya. Tips ini berlaku untuk penerbangan domestik.

Pertama
Siapkan tiket pesawat Anda. Rata-rata saat ini pembelian tiket bisa dilakukan secara online. Setelah selesai membeli online, tiket elektronik akan dikirim ke email Anda. Sebaiknya, tiket ini Anda print (cetak). Namun, jika membeli di agen perjalanan, biasanya pembeli sudah mendapatkan tiket cetak.

Di beberapa bandara, seperti Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, bandara terbagi ke beberapa terminal. Ketahuilah maskapai yang akan Anda naiki ada di terminal berapa. Saat masuk ke dalam terminal, Anda tinggal menunjukkan tiket ke petugas agar dapat masuk ke dalam.

Oleh karena itu, sebaiknya tiket cetak sudah Anda pegang atau kantongi. Sebab, di saat ramai pengunjung, Anda harus mengantre untuk masuk ke dalam terminal. Ada baiknya Anda sudah siapkan tiket agar tak menghabiskan waktu di antrean hanya untuk mencari-cari tiket di dalam tas.
Kedua
Datanglah ke bandara selambat-lambatnya satu jam sebelum keberangkatan. Lebih cepat lebih baik untuk menghindari antrean saat masuk ke dalam terminal bandara dan juga saat antrean check-in. Lebih baik menunggu di boarding room (ruang tunggu) daripada Anda harus terburu-buru, apalagi sampai tertinggal pesawat.

Beberapa maskapai di Indonesia kini sudah menerapkan check-in secara online yang memudahkan tamu untuk tidak perlu lagi mengantre saat check-in. Namun, tak semua maskapai menyediakan fasilitas ini.
Ketiga
Pastikan tas yang Anda bawa tak terlalu banyak. Biasakan Anda membawa tas paling banyak dua tas. Tas kecil untuk menyimpan dompet, telepon genggam, dan sejenisnya. Sedangkan satu lagi adalah tas besar untuk menaruh baju dan sebagainya.

Hal ini akan memudahkan Anda saat membawa-bawa tas. Sebab, di bandara Anda harus melewati pengecekan barang. Jika memang bawaan Anda banyak, maka pisahkan barang-barang yang tak terlalu berharga ke tas tersendiri dan masukkan ke dalam bagasi.

Pastikan juga kuota kilogram bagasi yang Anda dapatkan. Ada pula maskapai yang tak menyediakan fasilitas bagasi secara gratis.
Keempat
Check-in di loket yang tersedia. Siapkan KTP dan print tiket saat mengantre untuk check-in tiket. Jika bingung loket mana yang harus Anda datangi, tanya saja pada petugas. Siapkan pula tas yang akan masuk bagasi.

Serahkan KTP dan print-out tiket pesawat Anda ke petugas check-in. Setelah itu, Anda akan mendapatkan selembar boarding pass (tiket untuk masuk ke dalam pesawat). Perhatikan nomor kursi dan gate (gerbang) keberangkatan yang tertera di boarding pass.

Setelah mendapatkan boarding pass ini, jangan sampai KTP Anda tertinggal di loket check-in. Banyak orang yang terburu-buru setelah mendapatkan boarding pass, pergi begitu saja dan lupa mengambil kembali KTP.

Untuk bagasi, letakkan tas di timbangan yang berada di sebelah petugas. Nantinya tas akan dilabeli dan Anda akan mendapatkan bukti nomor tas yang masuk bagasi. Jangan hilangkan bukti nomor ini karena akan berguna saat nantinya Anda mengambil tas.
Kelima
Bayar airport tax. Beberapa bandara, untuk airport tax langsung dibayar di counter check-in. Namun ada pula beberapa bandara yang menerapkan loket pembayaran airport tax secara terpisah. Besarnya airport tax berbeda-beda untuk setiap bandara. Di Bandara Soekarno Hatta, airport tax dikenakan biaya sebesar Rp 40.000.
Keenam
Saatnya masuk ke boarding room. Ruang tunggu untuk naik pesawat ini biasanya dipisahkan berdasarkan gate. Sebelum masuk boarding room, sekali lagi Anda harus melewati pemeriksaan barang.

Lalu duduklah sesuai dengan gate yang telah ditentukan. Nomor gate tertera di boarding pass. Jika tak yakin, tanyakan petugas yang menjaga gate. Nomor gate juga biasanya tertera di papan pemberitahuan.

Anda bisa mencocokkan nomor pesawat dengan nomor gate. Di papan ini, Anda juga bisa mengetahui jam keberangkatan dan juga status pesawat Anda.
Ketujuh
Dengarkan pengumuman mengenai status pesawat Anda. Jangan hanya mendengarkan rute pesawat saja, tetapi dengarkan pula nomor penerbangan. Jika tak yakin, cobalah tanyakan ke orang yang ada di sebelah Anda. Tanyakan apakah ia akan berada di pesawat yang sama.

Jika ya, maka mintalah dengan sopan agar membantu Anda untuk mengingatkan jika sudah waktunya naik pesawat. Jangan lupa untuk mematikan telepon genggam sebelum Anda naik pesawat. Bila sudah saatnya naik pesawat, segeralah antre di depan pintu boarding. Siapkan KTP dan boarding pass.

Setelah mencocokkan nama di KTP dengan di boarding pass, maka boarding pass Anda akan disobek oleh petugas. Sebagian diambil petugas, sisanya bisa Anda simpan. Jangan lupa, potongan nomor tas bagasi jangan sampai terambil petugas.
Kedelapan
Masuklah ke dalam pesawat. Cek kembali nomor kursi Anda. Jika kursi Anda berada di urutan nomor awal, naiklah dari pintu depan. Sementara nomor tengah sampai akhir (biasanya dari nomor 21), naik dari pintu belakang.

Setelah menemukan kursi Anda, letakkan tas Anda di bagasi kabin yang berada di atas. Jika tas kecil, maka tak perlu ditaruh di atas kabin. Bawa saja saat Anda duduk. Duduklah di kursi yang telah ditentukan dan kenakan sabuk pengaman.
Kesembilan
Sesaat sebelum lepas landas, awak pesawat akan memberikan petunjuk keselamatan saat penerbangan. Perhatikan dengan seksama dan bacalah instruksi keselamatan yang ada di bangku pesawat.

Saat lepas landas, makanlah permen untuk mengurangi tekanan pada telinga Anda. Anda baru diperbolehkan untuk melepas sabuk pengaman atau berjalan di dalam pesawat, jika tanda sabuk pengaman di pesawat sudah mati.

Namun sebaiknya tetaplah kenakan sabuk pengaman selama di dalam pesawat. Untuk makanan dan minuman, tidak semua maskapai menyediakannya. Bisa saja jika Anda mau membawa bekal minuman atau makanan ringan.

Di penerbangan domestik, botol mineral ukuran sedang masih diperbolehkan untuk dibawa ke dalam pesawat. Sementara untuk minuman bersoda dalam kemasan kaleng tidak diperbolehkan.
Kesepuluh
Sampai di tujuan, jangan buru-buru melepas sabuk pengaman. Lepaslah jika pesawat sudah benar-benar berhenti dan tanda memakai sabuk pengaman sudah dimatikan. Setelah itu Anda bisa mengambil tas di atas kabin.

Bersabarlah saat mengambil tas maupun menunggu pintu pesawat dibuka. Lalu lanjutkan perjalanan menuju tempat pengambilan bagasi. Jika bawaan Anda tak banyak, maka tak perlu memakai trolly (kereta dorong).

Beberapa bandara memiliki beberapa area pengambilan bagasi. Pastikan Anda menunggu di area yang sesuai dengan nomor pesawat Anda. Setelah mendapatkan tas Anda, Anda bisa keluar dari bandara. Namun sebelum keluar, Anda harus menunjukan nomor bukti penitipan bagasi ke petugas.

Tips sederhana agar memudahkan Anda saat pengambilan barang bagasi adalah pastikan tas sudah diberikan ciri khas tertentu. Rata-rata tas bepergian berwarna hitam, sehingga memudahkan orang tertukar dengan tas orang lain.

Ikatkan pita berwarna mencolok seperti merah atau kuning di tas Anda untuk menandai tas. Jika bukan tas yang Anda gunakan, misalnya kotak kardus, maka beri nama dan nomor telepon di kotak kardus.
0

Sabtu, 24 Agustus 2013

Dagang? Iya

Pengalaman berwirausaha sudah saya alami sejak usia 7 tahun. Dulu, berdagang cokelat, pensil, majalah juara sampai pita membawa dampak signifikan untuk celengan saya yang makin lama makin menggembung gendut. Haha, fenomena saya berjualan memberikan pengaruh kepada beberapa teman sesekelas.

Urusan dagang, bagi saya bukan hal baru.. iya ortu saya emang pedagang sih jadi berdagang jadi hal biasa buat saya. Mulai SD, berlanjut hingga SMP dan SMA... wirausaha yang saya jajal semakin variatif.. Langsung aja, ke masa putih abu-abu yang menyenangkan haha...dulu kan jaman jarang ada printer, waktu kelas X saya buka usaha print-print di Sekolah.. eh di Kelas, jadi ya pelanggannya teman sekelas. Apalagi waktu ada tugas TIK, wah usaha saya laris manis. wkwkkwk... tapi itu gak lama, saya kemudian disibukkan aktivitas Pramuka, osis, karate, kompetisi yang menyita waktu saya. UUUUU what a beatifull moment :)

Waktu kuliah, saya sempat titip dagangan di Kopma UNY, titip marning dan krupuk susu. Waaaaw, hasilnya lumayan. Sempat juga jualan aksesoris hp, makanan ke teman dan dosen, ikut MLM dan akhirnya berjualan secara kelompok bersama 2 teman saya, Silvi Ushliha dan Sekar Rani P.

Ini yang menarik. Maklum saja, usaha ini ada ditahun 2013... awalnya Sekar yang emang tukang jualan apapun tertarik dengan tas yang dibeli oleh Silvi. Entah kenapa, dia tiba-tiba histeris pingin jualan sendiri. "Hih, kita bisa loh jualan ini sendiri." begitu teriaknya. Jadilah, Silvi setuju lalu terakhir ya saya yang setuju. Hahaha.

Modalnya 150rb buat beli beberapa tas dan tahu? Respon pertama disambut baik pembeli. Harganya terjangkau sih. Oya, kami jualan tas kanvas ya, yang sempat tenar beberapa bulan lalu.
Jualan pertama memberi ketagihan yang gila pada kami bertiga, sempat kepikiran untuk produksi sendiri tapi gak nemu-nemu bahannya di Jogja.... padahal kami bertiga udah bolak-balik ke salah satu pabrik tas di Jogja. Hmmmm, yang jual samapai mutung hahhahaha


Lanjut, dari yang awalnya cuma beli beberapa tas... kami bertiga berani beli 20 sampai 50 biji berkali-kali. Waaaaw, oke juga ya? Oya, tau gak kenapa kami sepakat bertiga jualannya? Supaya saling menjaga semangat jika salah satu mulai kendor. wkwkkwkwkw

Perjalanan kami mengalami pasang surut yang berarti. Hmm, tak lama setelah itu kami bertiga berani masuk pameran. Hahahah. Oya, kami sukses juga lo di Dunia maya... pelanggan pertama kami yang beli dari dunia maya adalah temen SDnya Silvi hyhyhy. Apa kabar kamu temen sdnya silvi yang namanya Arlinda. Oya Arlinda yang stay di luar Jogja ini bertindak sebagai reseller :)

Ternyata jualan di Pameran gak seindah yang diimpikan. Krik...krik..... senyum senyum nawarin ke sana kemari. Jadi, rasanya keinget kalau suka gak nanggepein mbak-mbak yang jualan di Pameran. Poinnya adalah, mari bersikap ramah :)

Kami juga berhasil mengajak dosen untuk menjadi konsumen kami :) ke dekanat, masuk kesemua jurusan sambil menahan tawa, dan gajian diwaktu-waktu tertentu :) Hahahah
 
Terimakasih umat FBS yang menjadi konsumen kami!

Oyaaaaa :) kami sempat menjajal kaskus, yang jadi admin itu Bagusku hehehe. Alhamdulillah respon luar biasa, kami pernah dapat pesenan 15 tas buat orang JOmbang :)

Bangga? Iya lumayan, hahah. Soalnya dari situ saya belajar banyak.

Jualan sesuatu yang disukai, manajemen tim yang baik itu perlu banget yaaaa :) pembagian gaji juga harus seimbang sama pergerakannya dan yang pasti adalah....... selalu bersemangat dalam segala hal!






0

Senin, 19 Agustus 2013

Check list

List :

Yudisium 29 08 2013

Ya, seharusnya saya yudisium bulan lalu, JULI, namun untuk menjaga kemaksimalan revisi akhirnya saya dan 2 wanita muda bernama sekar dan lailan memutuskan untuk yudisium bulan Agustus... ya, semoga saja Allah meridhoi. Soalnya, sampai hari ini saya jadi orang pertama yang daftar. FYI, kalo di FBS yang ikut yudisium gak sampai 15 mahasiswa.... mau gak mau ya ditiadakan dulu.

Agustus akhir - awal september

Pesen tiket kereta ke Jakarta, ambil visa di Jalan MH Thamrin, pesen tiket ke Cirebon, nginep sehari, pulang lagi ke Yogyakarta dan menuntaskan tugas menjadi reporter di  Humas FBS UNY
Yang terpenting, pesen tiket pesawat, maybe etihad/qatar airways.

Rencana jangka pendek ringan ini dulu, yang lain n

2

Hikmah

Dari semua yang aku alami, dimulai dari buat reportase, ngeliput, buat skripsi - ujiannya, ngurus paspor, ujian GI, buat visa, revisi, sosialisai, komunikasi, semuanya deh pokoknya. Aku mendapat trik untuk kehidupanku selanjutnya, yaitu FOKUS, selalu memaksimalkan potensi dan waktu serta berdoa!

Bolehlah kita mendengar saran, janganlah lupa perlu disaring.. janganlah suka meragu diri bisa saje nanti tak jadi-jadi. Hyhy. Oya, alhamdulillah pagi ini ditelpon kedutaan dan bilang kalo Visaku udah jadi. Cepet ya? Alhamdulillahirobbilalamin, Allah :) kuatkan aku dan permudahkan hambamu ini. Amien
0

Bingkisan Mungil


Ada kejutan datang tiba-tiba dari teman yg ditemukan lewat akun friendster, sebut saya namanya "dewi fatimah".
Jadi, ceritanya gini... waktu jamannya friendster ada, aku sukanya add orang-orang biar temennya tambah banyak. Suka search juga di pencarian teman berdasarkan kota. Dulu, seingetku entah 2007/2008 itu, masih sedikit orang dari kotaku yang buat fs. Nah, tiba2 ketemu fs orang Boyolali yang namanya Vanilla Vanilla apa gitu. Agak lupa. Issssh, ternyata ya itu namanya Dewi Fatimah. :)

Awalnya comment2an ala anak SMA berlanjut hingga tukeran nomer. Smsan.... sampai akhirnya tiba-tiba udah kelas 3 dan akan UNAS 2009. Berlanjut lagi sampai saling mendoakan.... Ehhhhhh gaktaunya waktu masuk Universitas, dia juga di UNY hahahhaha. Lucu-lucu-lucu. Waktu itu, aku udah keterima jalur PBU UNY... dan Defa itu ikut SNMPTN-nya.... waktu pengumuman di koran, aku liat namanya dan sms dia... (kayaknya kronologinya gitu).

Lalu...... kami berencana mengadakan pertemuan di semester 1 atau 2 ya... ya pokoknya awal-awal. Yg paling .aku inget, dia nraktir aku mi ayam di daerah Senturan deket OB, habis itu dia beli buku di Bookfair yang ada di depan Perpus UNY yang lucu.

Sampai sekarang, setelah kejadian itu, kita gak pernah ketemu lagi. Sering berencana ketemu, sering gagal juga.... hahahhaha. Nah.... sampai ni, habis lebaran 2013 itu dia mengirimi bingkisan hasil karyanya. Itu gambarnya.... Kebetulan sekali, sebelumnya aku lagi berencana beli bros kerudung soalnya brosku ilang... alhamdulillah dapat rezeki dari Allah berbentuk bingkisan itu.

Marilah kawan-kawan, kita semua berkawan!

Apa yang akan aku lakukan?


0

Kamis, 08 Agustus 2013

Idul fitri

Sutardji Calzoum Bachri:
IDUL FITRI

Lihat
Pedang tobat ini menebas-nebas hati
dari masa lampau yang lalai dan sia
Telah kulaksanakan puasa ramadhanku,
telah kutegakkan shalat malam
telah kuuntaikan wirid tiap malam dan siang
Telah kuhamparkan sajadah
Yang tak hanya nuju Ka’bah
tapi ikhlas mencapai hati dan darah

Dan di malam-malam Lailatul Qadar akupun menunggu
Namun tak bersua Jibril atau malaikat lainnya
Maka aku girang-girangkan hatiku
Aku bilang:
Tardji rindu yang kau wudhukkan setiap malam
Belumlah cukup untuk menggerakkan Dia datang
Namun si bandel Tardji ini sekali merindu
Takkan pernah melupa
Takkan kulupa janji-Nya

Bagi yang merindu insya Allah ka nada mustajab Cinta
Maka walau tak jumpa denganNya
Shalat dan zikir yang telah membasuh jiwaku ini
Semakin mendekatkan aku padaNya
Dan semakin dekat
semakin terasa kesia-siaan pada usia lama yang lalai berlupa
O lihat Tuhan, kini si bekas pemabuk ini
ngebut
di jalan lurus
Jangan Kau depakkan lagi aku ke trotoir
tempat usia lalaiku menenggak arak di warung dunia
Kini biarkan aku menenggak marak CahayaMu

di ujung sisa usia
O usia lalai yang berkepanjangan
Yang menyebabkan aku kini ngebut di jalan lurus
Tuhan jangan Kau depakkan aku lagi ke trotoir
tempat aku dulu menenggak arak di warung dunia

Maka pagi ini
Kukenakan zirah la ilaha illAllah
aku pakai sepatu sirathal mustaqim
aku pun lurus menuju lapangan tempat shalat Ied
Aku bawa masjid dalam diriku
Kuhamparkan di lapangan
Kutegakkan shalat
Dan kurayakan kelahiran kembali
di sana

1987
.
0

0808

0

99% of my Life






0

Rabu, 07 Agustus 2013

Selamat Lebaran ya!

Alhamdulillah yah, besok (08/08) bertemu kembali dengan Idul Fitri, hari yang banyak dinanti. Allahuakbar! Selamat bagi yang sudah berpuasa dan menjalankan ibadah di bulan ramadhan ini ya?

Aku menikmati ramadhan kali ini dengan semua caraku. Salah satu berkah ramdhan adalah kelancaran di ujian pendadaranku (12 Juli 2013), ya walaupun ada bantai membantai, semua emang udah diatur dah :)

Minnal aidzin wal faidzin ya buat semua keluarga, handai taulan dan kawan2ku semua ya :)
Hmmmm, siap-siap ini... tahun depan maybe ramadhanku akan sangat berbeda :) pastinya tetap menyenangkan dan bermanfaat!
1

Selasa, 06 Agustus 2013

Sekelumit Visa

Mau buat Visa? Kamu harus punya ini ni
Nah? Kalo kamu udah janjian dan menyiapkan berkasmu. Oya, foto di atas adalah balasan dari kedutaan ya? Setelah kamu klik tanggal yang masih free :) Buat janjinya jauh-jauh hari deh.
 Jangan lupa bawa itu lo, diprint ya? Udah tahu kan gimana caranya. Kalau belum baca yang ini juga deh A1, paspor dan visa
4

Keberuntungan adalah milik orang yang berani, setuju?

Yen isin ojo wani-wani
Yen wani ojo isin-isin
Yen kewanen ojo ngisin-ngisini
0

Syarat Aupair, dari Ujian A1 sampai Membuat Paspor dan Visa!

Mau Au-pair ya? Semoga sukses. Pertama, ane mau bilang bahwa postingan tahun lalu ini berubah total soalnya kemarin mau ngedit malah kepencet ctrl+A dan kehapus. Jadi, ane tulis lagi lebih ringkas ya! Langsung ke intinya.

 Dokumen yang dibutuhkan untuk Aupair  sebenernya apa sih?

1. Vertrag
2. Einladung
3. Sertifikat bahasa Jerman dari Goethe minimal A1
4. Visa Aupair
5. Paspor
6. Foto Biometrisch

Setelah mendapat Gastfamilie yang didapat dari situs pencarian Aupair, agen atau dari temen, sekarang siap-siap mengurus dokumen persyaratan. Udah punya paspor? Bagus kalo udah. Kalo belum segera buat, biar ngeringkes waktu.



Syaratnya? Ane tulis ini berdasar pengalaman ane buat paspor tahun 2013. Ane buat manual bukan online. Ane buat di Kantor Imigrasi Solo. Sepertinya urus online lebih gampang lo (kata temen ane yang ngurus 2014 kemarin).


PASPOR

Syarat?

1.      Ktp, tambahin aja kartu pelajar, kartu mahasiswa.
2.      KK
3.      Ijazah/Akte/Surat nikah/pilih salah satu
4.      Bagi yang masih kuliah, kalo ane dulu ada surat keterangan/pernyataan dari kampus untuk buat paspor.

Gimana?


1.      Datang ke Kantor Imigrasi
2.      Ntar disuruh isi Formulir yang diambil di Loket. Kalo gak mudeng gimana ngisi, tanya sama petugas. Mereka pasti bantu. Petugas yang ane temuin dulu ramah, gaul, masih pada muda, cepat n tanggap.
3.      Kalo dulu ane juga dapet surat pernyataan peresetujuan dari ortu yg hrs di ttd ortu.
4.      Kalo udah ngisi dengan bener, serahin juga semua persyaratan yang ane bilang tadi.
5.      Paspor yang ane butuhin dulu yang 48 halaman.
6.      Oya, bdw tu syarat jangan lupa di fotocopy 3x. Foto copy jangan yang diperkecil ya/yang dibolak balik.
7.      Kalo udah semua, serahkan formulir + syarat ke Petugas.
8.      Ntar bakal dapat nomor n waktu untuk kita wawancara, ambil foto n sidik jari. Pembayaran dilakukan pada hari dimana wawancara juga.
9.      Wawancara ane dulu dilakukan di hari yang laen.
10.  Ane bayar 255rb.
11.  Ntar kalo udah wawancara dkk, suruh ttd bakal paspor kita.
12.  Setelah itu kita dikasih tahu kapan paspor kita jadi.
13.  Kalo udah selesai tinggal diambil.

Bikin Paspor cepet kok. Yang online juga cepet, tinggal scan, upload, transfer uang, ke Imigrasi, wawancara dkk. Nah, lebih lanjut cek web imigrasi aja. Dibaca baik-baik.

Sekarang kalo kalian belum punya sertifikat bahasa minimal  A1 dari Goethe Institut, segera buat ya. Goethe Institut tersebar di 3 Kota yaitu Jakarta, Bandung dan Surabaya. Pilih tempat yang mudah dijangkau. Ane dulu di Jakarta.

A1

Syaratnya?

Bedewe, Pendaftaran ujian A1 hanya dapat dilakukan pada saat tanggal pendaftaran. Jika  berdomisili di luar Jabodetabek, maka dapat membayar via setoran tunai bank BCA di kota kalian. Caranya kirim aja ke Email pihak Goethe . E-mailnya berupa permohonan pendaftaran ujian secara online dg alasan domisili di luar Jabodetabek n tunggu balesan dari pihak Goethe.

Dokumennya apa aja?

Formulir yang kalian dapat dari Email pihak Goethe, sertakan jua scan Pas Foto 3X4 (terbaru) dan KTP/Paspor, bukti transfer pembayaran dari BCA. (Dibuat PDF aja, size tidak lebih dari 300kb). Kalo uda lengkap, kirim lagi ke Email pihak Goethe. Selesai. Oya bayarnya aku dulu 850rb. Untuk informasi terbaru, cek webnya goethe Jakarta.

Bdw, kalo kalian ujian A1 dan dinyatakan lulus itu sertifikat bisa diambil seminggu setelah ujian berlangsung, pokoknya pihak Goethe bakal ngabarin. Tenang aja, gak ada istilah PHP. Jika berhalangan hadir, pengambilan bisa diwakilkan, syaratnya bikin surat kuasa.

Ijazahnya butuh dilegalisir?

Terserah dilegalisir apa gak. Ane dulu tak legalisir 1 lembar, terus suruh bayar 40ribu.

Selesai. Oya, bagi yang pingin tahu contoh soalnya, di Web Goethe Jakarta disediakan kok. Garis besarnya juga diterangin sama pihak Goethe. Rajin dan aktif cari ya, kawan-kawan.

Nah, kalo udah punya Paspor, Vertrag n Einladung dari GF, Ijazah minimal A1, kalian segera deh mengajukan pembuatan Visa.


VISA


Caranya?

1.      Buka web kedutaan besar Jerman
2.      Baca petunjuk
3.      Buat janji u  pembuatan visa. Pembuatan janji hanya bisa dilakukan online. Kalo udah gitu, kalian bakal dapat email balasan, nah email balasan positif itu mohon diprint agar bisa ditunjukkan ke petugas satpam. Kalian baru boleh masuk kalo uda punya itu.
4.      Kalo udah buat janji sekarang kalian download formulir  pengajuan visa Aupair.
5.      Isi baik-baik. Kalo gak bisa isi, tanya yang tahu. Foto copy 3x.
6.      Semua syarat di Fotocopy lebih dari 2 deh, biar aman.
7.      Oya di Syarat terbaru kayaknya Aupair suruh buat Lebenslauf dan nulis motivasi. Iya gak? Bingung buatnya? Bdw, pake bahasa Jerman (kata temen ane yang buat bulan mei/juni 2014). Contohnya, cari aja google.de. Copas aja n pake data kalian. Kalo yg motivasi, ane yakin kalian bisa buatnya, kan udah lulus A1, udah belajar bahasa Jerman.. Isinya kan karangan yang menyatakan alasan kalian jadi Aupair, etc. Bdw, baca petunjuknya di Web kedutaan Jerman. Pasti bisa
8.      Foto biometris tahu kan? Ukurannya 3,5x4,5, wajah keliatan 80%, backgroundnya abu/putih, ane dulu pake abu-abu.
9.      Oya, Vertrag dan Einladung sih kalo bisa ada ttd asli untuk ditunjukin, tapi kalo gak ada pake hasil SCAN juga bisa. Temenku yang baru aja berangkat dulu juga ngelakuin itu.
10.  Oke, kalo semua udah beres, kalian uda punya jadwal pembuatannya kapan, syarat udah lengkap, kalian tinggal berangkat ke Kedutaan, deket bundaran HI.

Ntar di Hari itu, ketika kalian akan masuk ke Kedutaan, kalian bakal di Periksa, hp, camdig, tas, dll dititipin di Pos penjagaan, kalian bakal dikasi semacam cocard, itu tanda kalian boleh masuk. Nah, sampai di dalam kalian bakal nunggu di loket kalian. Ketika jatah kalian dipanggil kalian serahin aja syaratnya, ane dulu disatuin ke map. Terus kalo udah, waktu itu formulir ane dikoreksi lagi, kalo ada yang kurang disuruh nambahin, ane juga disuruh ngisi surat pernyataan gitu deh. Setelah lengkap, ane di wawancara. Wawancaranya pake bahasa Jerman, gak susah.



Isinya tu kayak belajara bahasa Jerman di mana, kenapa Aupair, ntar habis Aupair balik lagi pa gak, gitu-gitu. Pokoknya pertanyaan dasar-dasar. Persiapkan aja deh. Nah, kalo udah wawancara ntar sidik jari, terus dikasih kupon untuk pengambilan Visa. Selesai. Pulang. Oya, bayarnya juga hari itu. 60 Euro, dibayar pake rupiah sesuai kurs hari tsb.

Visa kapan selesai? Tergantung n beda-beda. Jangka waktunya si 4-8 minggu. Tapi, aku dulu 2 minggu.

Kalo Visa kalian selesai, pihak kedutaan bakal  nelpon. Kalian bisa ambil VISA kalo udah di telpon. Ntar ngambil Visanya jangan lupa bawa kupon n kwitansi pembayarannya itu ya, ato pokoknya berkas yang diminta petugas. Cek web kedutaan, kapan buka n kapan tutupnya. Hahaha. Cek n baca!

Udah punya VISA? Kalian bisa pesen tiket pesawat dan siap-siap berang ke Jerman. Kabari GF. Hati-hati dan selamat ya.

Ane udah nulis ttg Aupair di beberapa link, buka label Aupair.


Oya ane aupair dari 2013-2014, selesai agustus kemarin. Sekarang FSJ.




14