Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Senin, 22 Desember 2014

Dolan ke Pasar Natalnya Wiesbaden

Pasar ini menjadi daya tarik untuk berwisata dan bermain, sekedar melepas jenuh dan bersantai. Keriuhannya memberi warna ceria di Bulan Desember. Ya, kali ini penulis kembali menyambangi Pasar Natal di Jerman tepatnya di Wiesbaden, Ibu Kota Negara bagian Hessen (20/12).

Suasana yang ditawarkan kali asik sekali, karena pasar natal (Weinachtsmarkt) Wiesbaden berlatar belakangkan bangunan-bangunan penting. Gedung Parlemen Hessen, Altes Rathaus, Neues Rathaus dan Gereja yang dikenal Marktkirche.




Ada tema tersendiri di Pasar Natal Wiesbaden yang bernama Sternschnuppen Markt (25/11-23/12) atau Twinkling Star Christmas Market ini. Sesuai namanya, banyak bintang-bintang yang kerlap-kerlip dan ada banyak dekorasi bunga Lili besar. Pasar ini seperti didominasi warna biru dan emas, seperti warna bendera Hessen. Bunga lili menjadi Emblem untuk pasar natal kali ini.




Ada ratusan stand yang menawarkan berbagai keunikan natal dan tahun baru, dan tak lupa kulinernya yang menggoda para pengunjung.Arena bermain menjadi magnet untuk dicoba. Baik anak-anak maupun dewasa.


Nah, kali ini Penulis sudah merencanakan untuk menjajal Kincir Anginnya, kalo di Jerman disebut Riesenrad, memang karena bentuknya seperti roda raksasa. Untuk harga karcis dewasa dibandrol 4 euro, sedangkan anak dibawah 12 tahun cukup membayar 3 euro. Cukup agak terjangkaulah untuk kantong penulis. Kata Kiki,  Kurungan Pithik di Sekaten Jogja diputarnya lebih cepat dari Riesenrad ini. Hahahah




Dengan 4 Euro para penumpang roda raksasa ini diajak berputar 8 kali (sepertiinya). Awalnya diputar lambat, kemudian sedikit dipercepat. Penulis dan kiki sempat merasakan beberapa kali digantung di atas. Momen ini menjadi istimewa, karena kami diterpa angin dingin yang membuat menggigil selain itu Landscape gereja menjadi asik untuk dijadikan backgroud foto-foto.




Puas berteriak di atas, kami pun melakukan Windows Shoping. Oya, di Wiesbaden juga ada wahana untuk Ice Skeating atau Eislaufen. Namun, karena penulis sudah merasakan sensasinya di Karlsruhe, penulis tak berniat mencobanya kembali di Wiesbaden. Lagi pula, kolamnya lebih sempit jika dibanding di Karlsruhe.




Kalo lagi ke Jerman pas musim natal dan dingin, jangan lupa ke Pasarnya ........





Penulis ke Pasar Natal Ingelheim kemarin malamnya



Ingelheim
 ke Pasar Natal Karlsruhe 5 Dez


Karlsruhe

Ke Mainz ( Di Sini )

0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D