Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Selasa, 25 Oktober 2016

Aneh BIN Salabim

Aneh itu adalah ketika sering ke Solo tapi gak tahu nama jalan yang dilewati. Aneh itu ketika kembali ke Suatu tempat yang sama tapi malah nyasar. Ya itulah keanehan yang sering saya tertawakan sendiri.


Jumat(21/10) saya berangkat ke Solo, tujuannya ke Kentingan, ke Sebuah kampus untuk klarifikasi hasil penilaian lomba dan melihat hasil lomba lain. Alhamdulillah, SMA N 2 Boyolali luar biasa. Baca Puisi juara 3, Musikalisasi Peringkat 3, Mading peringkat 2. Kalian hebat! Dik santai ya, juara itu gak Cuma pake piala aja lo. Tetap berprestasi ya dengan banyak cara :*

Cerita Aneh


Terlepas dari hasilnya, saya punya cerita aneh. Ketika berangkat kemarin, saya nyasar 3x. Untungnya saya ga sendiri, saya ditemani seorang murid imut yang tiba-tiba datang ke Rumah dan menawarkan diri untuk ikut (mengantar tepatnya). Sebut saja namanya Bella.

Sebuah Nyasar Yang Menyenangkan

Walaupun nyasar, kami tetap sampai di Kampus itu. Walaupun lelah, saya bahagia melihat hasil itu. Kami pun pulang lagi ke Boyolali. Hal konyol itu terulang lagi, saya ambil jalan yang berbeda. Semakin turun semakin aneh, kok bukan jalan besar. Lurus lagi, lurus terus ternyata malah area kos-kosan.

Sudahlah saya akui, nyasar lagi. Untuk mengurangi gila, kami putuskan untuk makan di Wilayah itu. Tanpa banyak memilih, kami berhenti di Sebuah Warung Ayam Geprek yang cukup ramai. Kami pun mapan dan antri. 5 menit kemudian kami telah selesai dengan urusan pembayaran dan segera menuju ke Tempat duduk.



Bella sudah duduk duluan dan saya belakangan. Baru hampir akan duduk, saya merasa nama khas saya dipanggil.

 “PIT....”

(Ah, mungkin itu nama orang lain) *Batin saya.

Tapi, nama itu terdengar lagi,

“Pipit”.

Saya mencari sumber suara.


Waaaaaaaaa
Saya terakhir ketemu dia sebelum berangkat ke Jerman.

“KOWE NGOPO NENG KENE?” 
Tanya dia saat saya sadar siapa yang memanggil saya.


Woi Sirotwati..................................teriak saya heboh.

Kemudian suasana berubah, kami ketawa terus, perut saya sakit, mungkin Bella malu juga tuh hahahahah.



Sirot ini teman saya waktu di BEM Fbs. Dia wakil ketua, saya kadep bidang komunikasi. Hahahah, dari sana saya mulai agak akrab sama anak asal Jepara yang tengah merampungkan tesisnya itu.

Oya, tadi waktu kami ngerasa nyasar, saya dan Bella sepakat akan tanya orang lagi. Saya pun kemudian tanya Sirot. Dia ketawa dan langsung bilang, “Halah nanti tak anter aja.”

Mungkin dia tahu kalo diancer-anceri saya malah tambah bingung. Lha kan saya juga sempat tanya teman makan Sirot, waktu diancer-anceri, Sirot ngetawain saya. Muka khasnya itu selalu bikin saya sakit perut, ngakak terus.


Oke akhir cerita, saya dan Bella mengekor Sirot sampai Manahan. Hhahahahahha.
 Ini nyasar saya yang paling menyenangkan di Bulan ini.

 Atau mungkin masih ada nyasar lucu lainnya?


Terimakasih Sirot!

Terimakasih Tuhan untuk Oktober yang makin indah!



0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D