Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Rabu, 26 April 2017

Apa Enaknya Jadi Guru Honorer (sementara) ?


Ini tulisan ringan-ringan dulu ya, yang agak berat ditulis belakangan. Ditulis untuk memenuhi pertanyaan, apa enaknya jadi guru honorer (sementara). Buat kamu fresh graduate, bisa juga ni untuk referensi. Setuju gak setuju itu terserah kalian ya.


745 :) Squad SMA N 2 Boyolali... semoga nular apike amien, love u guru2ku


Memanjat Pohon dimulai dari bawah, menyentuh tanah, di atas akar.

Guru Honorer?

Jam yang Fleksibel


Begini, kadang-kadang sebagai guru Honorer, seseorang tidak perlu datang setiap hari. Jika tidak ada jadwal mengajar dan tugas tambahan ya Guru Honorer bisa melakukan kegiatan lain di Hari “Liburnya”.

Kenapa kok bisa Fleksibel?

Ya, jadwal mengajar kan tidak setiap hari. Ia bisa datang saat jadwalnya mengajar atau saat punya tugas tambahan lain. Jam mengajar Guru Honorer di setiap Sekolah itu berbeda-beda. Ada yang bisa mengajar lebih dari 24 jam atau kurang dari itu. Hal ini bisa dipengaruhi berapa Guru status PNS yang ada. La kan gini, Guru PNS minimal mengajar 24 Jam jadi tentu saja, jam mengajar Guru PNS akan diutamakan.

Guru Honorer mengajar lebih dari 24 Jam? Oh ada donk, jika jam mata pelajaran banyak dan jumlah guru PNS tidak mencukupi, jadi jam guru honorer bisa juga banyak.

Beberapa orang yang saya temui, bisa mengajar lebih di Satu Sekolah. Hari senin-rabu mengajar di SMA A, hari kamis-sabtu mengajar di Sekolah lain.

Gaji Sesuai Jam Mengajar

Ini berlaku di Sekolah  berstatus Negeri biasanya.

Gaji yang didapat juga akan berbeda, ini tergantung kebijakan Sekolah masing-masing dan tentu saja kota dimana Guru itu berada.

Jadi gaji yang didapat adalah jumlah jam mengajar dikalii gaji perjam. Ada Sekolah A yang gaji besihnnya 50.000 per jam, ada yang 35 .000 atau bahkan 32.500. Ini tergantung kebijakan. Contoh, di Sekolah ALAM Raya gaji perjam 50ribu, Pak Iku dapat jatah ngajar 22 jam. Jadi 22x50rb : 1.100.000 perbulan.

EITSSSSS, tapi khusus Guru Tidak Tetap yang linier (mengampu mapel sesuai gelar sarjananya) dan 24 jam akan mendapat gaji dari Provinsi sesuai UMK.

Tugas Tambahan & Gaji Tambahan

Tugas Guru kan tidak Cuma mengajar saja, ada beberapa tugas tambahan seperti pembinaan, pendampingan, piket, bikin soal dan beberapa tugas sekolah lain.

Ingat di Setiap Sekolah bisa saja berbeda ya. Tergantung gaya kepemimpinan para Pejabat Sekolah dan Komite.

Di Tempat saya, Guru Honorer diberi kepercayaan untuk ikut membina ekstrakurikuler, dilibatkan kepanitiaan (tergantung bobot acara), membina dan membimbing peseta didik dalam suatu kegiatan. Nah, kegiatan tambahan tersebut juga ada rewardnya yang disesuaikan banyak faktor.

Berkembang

Di Tempat saya, beberapa Guru merupakan instruktur tingkat Nasional, aktif dalam forum dan keorganisasian.

Nah, ini Kesempatan bagi Guru Honorer macam saya supaya bisa belajar gratis dari mereka. Untuk referensi mengajar, saya beberapa kali melakukan observasi di Kelas mereka. Tidak semua Guru berkenan untuk dilihat saat mengajar, namun Guru-guru keren di Tempat saya membolehkan. Konsultasi? Alhamdulillah, mereka senang hati menularkan ilmu kepada yang antusias.

Guru Honorer disuruh-suruh?

Tergantung konteksnya. Disuruh buat soal? Itulah ajang belajar buat kita. Lumayan, bisa belajar dam mengasah diri.

Disuruh ikut jadi pembimbing siswa? Apalagi itu, Guru tanpa siswa apa sih dan sebaliknya. Itu kesempatan berkembang. Alhamdulillah, beberapa bimbingan dapat juara. ^^___^^

Ngurus administrasi Guru dalam pemberkasan? Guru PNS juga gak asal nyuruh, mereka lihat juga siapa yang bisa membantu dalam hal ini. Kalo di Lingkungan saya, ada reward juga buat mereka yang diminta membantu.

Kalau disuruh yang aneh-aneh? Tolak dengan sopan yeee (gampang banget nulisnya haha)

INGAT!!! Ini versi saya loooo :)

Semoga segera diangkat ya, amien.

Apalagi ya? Mau ditambah? Silahkan.





















0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D