Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Selasa, 23 Mei 2017

Gimana Pameran dan Lomba TTG Boyolali 2017?

Melihat dari beberapa sisi, acara yang digelar di Halaman  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) kabupaten Boyolali lumayan menarik. Dari segi ide, saya lumayan suka, walaupun ada sedikit yang mengganjal. Emang gimana sih?

Jadi belum lama ini, 17-18 Mei 2017 ada sebuah pameran Teknologi Tepat Guna (TTG_ tingkat Pelajar SMA/MA/SMK se Kabupaten Boyolali, di mana pameran tersebut juga  merupakan rangkaian lomba.

Stand SMA N 2 Boyolali dikunjungi wakil Bupati Boyolali



Diikuti 20 Sekolah, acara ini lumayan ramai. Banyak ide-ide hebat yang disalurkan tepat pada wadahnya. Dua belas SMA dan 8 SMK memiliki berbagai karya luar biasa dari hal-hal sederhana. Contoh, keluar sebagai juara satu tingkat SMA, SMA N 1 Ampel Boyolali mengangkat tanaman Sidaguri sebagai alternatif kesehatan. Jadi, Tanaman Sidaguri tersebut dimanfaatkan serbuknya dan kemudian dijadikan minuman kesehatan.

Dari sisi saya yang juga ikut menemani murid untuk lomba, konsep acara ini bagus, ada pameran produk dan presentasi. Jadi anak-anak yang lolos karya tulisnya pada hari pertama diminta untuk presentasi hasil karyanya di hadapan para juri yang  tergolong netral dan profesional (beberapa dari UNS), dan dibarengi dengan pameran.

Pameran ini cukup santai kok digelar dua hari, stand-nya berupa meja dan aneka produk digelar di Halaman. Sayangnya, kok minim pengunjung. Pengunjungnya ya dari kalangan peserta, panitia, guru pendamping dan ada sih satu sekolah yang mengirim beberapa siswanya untuk “nongol” di Pameran.



Tim sekolah saya mengirim dua dan kami juga tidak terlalu ribet persiapan untuk pameran. Jika seandainya pameran terbuka untuk umum, mungkin suasananya akan lebih semarak dan tidak terkesan coba-coba. Ya walaupun begitu, pameran ini cukup jadi ajang pemanasan anak-anak.

Hari pertama (17/5) wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat yang membuka acara juga menyempatkan diri untuk mampir di Setiap Stand. Pak Said juga sempat mengicipi Boku Buku-nya anak SMA N 2 Boyolali loh.

Adanya pameran sangat bermanfaat untuk para Peserta.Salah satunya ya melatih mental, ketika stand dikunjungi dan ingin mengenal hasil karya anak-anak, mereka pun akan menjelaskan dengan baik. Hmm, karena tidak dibuka untuk umum, anak-anak KIR SMA N 2 Boyolali disarankan untuk mengunjungi semua stand dan kenalan dengan peserta lain. Lumayan nih, ternyata susah juga meyakinkan mereka biar gak ragu-ragu. But, it was so fun!




Wah, harusnya ada juga reward untuk stand pameran kratif, aktif dan menarik. Nah, di Sinilah bagi saya pribadi yang mengganjal. Pamerannya harus ada Goal-nya. Lebih asik lagi!

Terlepas dari semua itu, acara ini pas sekali dalam mewadahi ide-ide cemerlang pemuda Boyolali. Hasilnya? Para pemenang diberi uang pembinaan untuk mengembangkan hasil karyanya, jadi ada kelanjutan dari lomba tersebut. Intinya, uang pembinaan itu salah satunya untuk pengembangan alat/karya. Bagi yang belum menang, setidaknya punya pengalaman menyenangkan ketika promosi sebuah produk.

Siapakah pemenang lomba TTG Kabupaten Boyolali 2017 ini?

Ada bu Dewi, Pembina Utama KIR SMAN 2 Boyolali 


Tingkat SMK

1.      SMK N 1 Sawit
2.      SMK N 1 Mojosongo
3.      SMK N 1 Boyolali

Tingkat SMA

1.      SMA N 1 Ampel
2.      SMA N 1 Teras
3.      SMA N 2 Boyolali (Tim A)

So, semoga bermanfaat! Semoga tidak berhenti sampai di Sini....







0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D