Minggu, 21 Januari 2018

Pameran Prakarya SMA N 2 Boyolali : Muda dan Berkarya

Posted by Fitri Ananda on 04.58.00 with No comments
Pada Jumat, 22 Desember 2017 lalu, pameran Prakarya bertajuk Muda dan Berkarya terlaksana di SMA N 2 Boyolali. Ini merupakan pameran hasil karya para Peserta didik kelas X MIPA 1, 2, 3, 4, 5 dan X IPS 1, 2 dan 3 angkatan 2017.




Sempat ragu bahwa pameran ini akan terlaksana, tapi 3 hari sebelum itu akhirnya berani dengan resiko apapun. Ya, pameran ini termasuk sederhana dan mudah. Produk pilihan telah siap dan alat display juga ada, memanfaatkan tali pramuka dan jemuran.

Sabtu, 20 Januari 2018

Ketika 2017 Berlalu

Posted by Fitri Ananda on 07.12.00 with 2 comments
Ketika target ngeblog hancur pada 2017 kemarin, hari ini mencoba santai dan ya sudah, lha wong sudah keliwat. Padahal, sungguh banyak hal yang ingin saya bungkus lewat blog. Hahah, sempat loh 2017 kemaren, Guru saya yang baru mulai nge-blog, tanya-tanya tentang blog, dan Anda tahu? www.zuhriindonesia.blogspot.co.id telah dikunjungi berjuta-juta orang. Perhari pembacanya bisa duapuluh ribuan. Serius ni! Materi blognya memang sangat pas dengan pangsa pasar di Kalangan Guru bahasa Indonesia.
https://image.flaticon.com/sprites/new_packs/166515-emojis-collection.png


😧😦😉😅
Blog pak Zuhri termasuk produktif dan saya? Hahaha, saya seperti merasakan malas menulis. Padahal, Pak Zuhri awale takok aku Y.Y.

Hmm, bukan cuma pak Zuhri, blog Adekku juga, http://www.siakbar.com/ , dia awalnya juga tanya-tanya, sekarang eh udah aktif nulis aja, mulai garap beberapa proyek. Hihih.. alhamdulillah....

Sementara eike?

Gak tahu, mungkin masih ada rasa sakit dan sedih dalam hati yang bikin ragu menulis. Kadang, juga marah. Apa ya, entahlah mungkin akumulasi perasaan aneh yang membuat saya menyingkir. Hahah, padahal padahal saya bisa dibilang mulai aktif nyampah di Twitter. Sering, saya sudah bikin draft tulisan panjang, terus mau ngepost malu karena udah lama gak aktif, terus tulisannya saya hapus.

Wihihih, padahal kalau dirasakan 2017 maren tahun gemilang. Banyak target pribadi dan kerja yang tercapai, banyak hal besar yang terjadi. Proyek lumayan berhasil, saya nikah, murid menang lomba, Deutsch Club hidup, les jalan. Ah......




Saya berharap 2018 menjadi tahun hebat penuh karya!!


Mak, i miss u.

"Outing Class" dan Dolan ke Paseban Agung Boyolali, Tlatar

Posted by Fitri Ananda on 06.43.00 with No comments
Daya tarik wisata masa kini? Yang pasti ada area selfie-nya. Semakin banyak yang foto di Sana dan diunggah ke Instagram dengan hastag serta tag ditambah tercantum lokasinya, hati-hati bisa jadi makin “Hits”. Ini opini saya pribadi lo ya!

Foto murid-murid

Seperti membaca situasi, tempat wisata ini punya arsitektur ciamik yang didesain menyerupai sebuah Gua di dalam sebuah Rumah. Widih, seperti apa rupanya? Coba bayangkan terlebih dahulu Stalaktit, batu tetes yang menggantung di Langit gua berbentuk seperti gerigi.



Kalau kamu ke Obyek Wisata Tlatar Boyolali yang letaknya sangat dekat dengan SMA N 2 Boyolali, jangan lupa cari bangunan ini. Yes, bangunan ini bisa ditemukan dari Pintu masuk pertama (dari SMA N 2 Boyolali), ada di Kiri jalan. Dari jauh, tempat ini begitu menggoda dan bikin penasaran, apa sih isinya. Ngomong-ngomong, tempat ini baru dibuka semenjak 15 Desember 2017 dan sampai sekarang masih dalam pengembangan.


Selasa, 16 Januari 2018

Perangkat Prakarya kelas X Semester 2

Posted by Fitri Ananda on 06.40.00 with No comments
Sedang cari referensi Perangkat Mengajar Prakarya dan Kewirausahaan untuk kelas X?
Ini punya saya diolah dari berbagai sumber dan contoh dari CV Graha Pustaka yang saya download juga banyak membantu.

Ya ini rinciannya :





Sementara ini dulu. Sukses syemuaaah! Eh, salah...
SUKSES semua!


Mengajar Mapel yang Bukan Jurusannya?

Posted by Fitri Ananda on 06.05.00 with No comments
Bagi sebagian Guru Tidak Tetap (GTT), mungkin pernah mengalami mengajar mata pelajaran yang tidak sesuai dengan bidang keahliannya. Ada yang Guru bahasa Inggris, mengajar bahasa Indonesia, yang Guru seni musik mengajar bahasa Jawa, ada yang Guru bahasa Jerman kemudian mengajar prakarya, guru bahasa Perancis mengajar TIK, dan masih banyak lagi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi hal tsb, mungkin karena ada Guru dengan status PNS di Sebuah Sekolah yang jumlahnya cukup, sehingga GTT dengan mata pelajaran (mapel) yang sama mau tidak mau harus mengalah. Lha wong GTT, wajar. Haha. Ada juga yang kekurangan Guru, kemudian Sekolah memberdayakan GTT yang ada. Menguntungkan loh sebenarnya, kalau sekolah memberdayakan GTT yang ada. GTT dapat tambahan jam mengajar(artinya juga tambah honor) dan Sekolah tidak perlu mencari Guru baru.

Semenjak tahun ajaran baru 2017, saya diberi “tantangan” untuk mengajar mapel Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU). Jadi, saya mengajar bahasa Jerman dan PKWU. Ya, untungnya ada pendekatan personal dari Pihak sekolah, yang awalnya saya gak mau, akhirnya mau mencoba.

Bingung? Pasti. Setelah melewati kebingungan agak panjang, saya kemudian baru sadar akan arti “Sharing”. Hahaha, lha punya guru senior, buku pegangan, internet kok merasa sendiri. Lagipula, banyak kok orang yang pernah mengalami hal tsb.

Kalau kamu adalah Guru baru yang tiba-tiba disuruh mengajar mapel berbeda dan kamu menyanggupinya, maka jalani saja, tapi jangan asal jalan looo. Hahahahah!

Jangan lupa baca Silabus, RPP dan Buku pegangan yang disediakan. Jujur ni, saya merasa lucu. Kenapa? Soalnya buat saya, prakarya itu bukan mapel favorit saya sejak SD. Hahaha, namun masih ada embel-embel Kewirausahaan yang bikin saya semangat.

Ngobrol sama Guru senior buat inspirasi dan sering cari informasi di Internet.
Percaya Diri dan yakin pasti semua bisa dilalui dan ini gak selamanya.

Mari keluar dari Zona nyaman dan cari alasan supaya bertahan.

Yaaaaa, gampang banget ya nulisnya, tapi proses menuju nyaman ini loh yang berlika-liku. Saya sempat stres dan pingin segera mengakhiri ini, tapi kemudian saya minta kesan dan pesan peserta didik, ternyata mereka oke-oke saja. Saya berkeyakinan, pelajaran PKWU ini sebenarnya menyenangkan dan bisa jadi hiburan di tengah padatnya Sekolah. Sekolah yang pulangnya sore dan beban tugas yang lumayan menyita. PKWU bisa dibuat jadi ajang penyegaran para Peserta Didik apalagi saya kan sukanya seneng-seneng hahaha.

Hmm, lagi pula secara formal, kayaknya pas mahasiswa pernah dapat mata kuliah ini juga deh. Nilainya lumayan bisa membantu kenaikan Indeks Prestasi Komulatif (IPK). Jalani dulu dan tetap do the best!

PKWU penting?
Ini adalah salah satu cara pemerintah Indonesia menghadapi bonus demografi pada 2020-2035 nanti yang angkanya mencapai 70%. Oleh sebab itu, agar memaksimalkan SDA yang ada dan muncul ide kreatif serta terbentuknya usaha mandiri, PKWU diharapkan bisa menjadi bekal mereka. Ya intinya, tujuannya mempersiapkan manusia Indonesia agar jadi pribadi mandiri, beriman, produktif,  kreatif, inovatif, afektif, serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernega dan peradaban dunia. ( Buku Guru Prakarya dan Kewirausahaan, 04 : 2016).


PR jangka pendek sekarang adalah terus berusaha suapaya Guru Prakarya bisa menjembatani tujuan kurikulum tersebut. Yasudah, silahkan yang sedang cari referensi perangkat mengajar prakarya dan kewirausahaan kelas X, cek ya di Sini.