Minggu, 12 Agustus 2018

Pengalaman Ikut Pelatihan (Fortbildung) Guru Bahasa Jerman Goethe Institut

Sebagai satu upaya peningkatan kompetensi Guru Bahasa Jerman di Indonesia, maka Goethe Institut di Indonesia mengadakan beberapa acara dan pelatihan khusus untuk guru.





Pelatihan ini diadakan rutin, kebetulan kali ini saya mengikuti pelatihan untuk level bahasa Jerman B1 alias B1 Fortbildung. Intinya, Guru akan diingatkan kembali materi B1 yang pernah didapat semasa kuliah ataupun semasa mengajar, lalu diakhir acara, Guru akan diikutkan ujian B1. Maka, syarat utama ikut pelatihan ini adalah belum punya sertifikat B1 dari Goethe Institut (GI) dan Guru Bahasa Jerman di Sekolah.

Bisa dibilang, pelatihan ini berbentuk beasiswa full, kenapa? Karena fasilitas dan akomodasi sudah disediakan oleh GI. Untuk penginapan? Wah, bintang 4 men, ga perlu ribet mikir makan, nyuci, setrika, istirahat, semua udah disediakan. Yang terpenting, Guru bisa konsen belajar dan tentu sukses menghadapi ujian B1. Kami menginap di De Pavilljoen Bandung.

Bagaimana mengikuti pelatihan ini?

Waktu itu saya mendapat tawaran dari GI, karena ada rekomendasi dari Multiplikator (Pak Bam). Lebih jelasnya, silahkan tanya ke MGMP masing-masing. Buat saya, pelatihan ini adalah kesempatan emas. Ada lo yang menunggu lebih dari 10 tahun akhirnya baru bisa dipanggil, ada juga yang bisa dipanggil cepat. Maka dari itu, kesempatan ini saya manfaatkan, saat hamil tua pula haha.

(Jujur awalnya ada 3 Pelatihan B1 yang saya lewatkan, karena pinginnya ikut B2.. haha, tapi ternyata pelatihan ini pas sekali buat saya)

Jadwalnya Ngapain Aja?

Seperti murid pada umumnya. Haha, para Guru yang biasa mengajar di Sekolah, selama dua minggu gantian DIAJAR. Nah, kami belajarnya di Goethe Institut Bandung sekitar 8 Jam perhari, dari Senin-sabtu. Selain refresh bahasa Jerman, kami juga mendapat ilmu baru dalam bidang pengajaran, game yang menarik, metode dan media yang “in”.

Di Hari tertentu, kami diberi waktu untuk melakukan simulasi ujian dan alhamdulillah, 2x simulasi ujian itu saya dan bayi masuk 2 besar, terus kita dapat hadiah loo. Ujian aslinya? Alhamdulillah, ada nilai yang hampir sempurna... hihihi hampir. Gak Cuma itu, kami juga diajak keliling Bandung (waktu itu Lembang). Seperti yang saya ceritakan di Sini :


Kegiatan di Kelas?

Ya, kayak murid pada umumnya. Diminta mengerjakan, belajar, presentasi, dll. Ni contohnya





Freizeit alias Free Time ngapain?

Kalo pas udah selesai kelas, bebas mau ngapain. Ada yang jalan-jalan keliling Bandung, nikmati fasilitas Hotel, tidur, ngerumpi, makan. Kalau saya, hari awal aja jalan-jalan, selebihnya buat nikmatin hotel, istirahat terus belajar hahah. Kalau kecapean, kasian si Bayi.

Ujian B1 Gimana sih?

Ya, terdiri dari ujian membaca, mendengar, menulis dan bicara. Batas kelulusan minimal adalah 60, sementara ini jika ada satu dari kemampuan yang tidak lulus, maka diperbolehkan mengulang cukup pada kemampuan yang tidak lulus tsb.

Yang ngajar siapa?

Ada 4 Tutor, semua dari Goethe Institut.




Kesan?

Baik, pelatihan ini memang saya butuhkan. Semoga bermanfaat tidak Cuma untuk diri sendiri, tapi murid, anak, sekolah, siapa tahu Negara.




Kita ke Bandung... Bayi

Halo Bayiku, ini foto-foto kita waktu ke Bandung. Nah, kita ke Sana dalam rangka Pelatihan Guru Bahasa Jerman untuk level B1 atau dalam bahasa Jermannya disebut  Deutschlehrer B1 Fortbildung. Kita di Bandung sekitar dua minggu (23 Juli- 5 Agustus). Di Sana, kita belajar dan diingatkan kembali tentang materi B1, selain itu di Akhir acara, kita juga ikutan Ujian B1. Ini acara diselenggarakan oleh Goethe Institut Indonesia. 

Ini mamimu bersama budhe, pakdhe dan tante dari Seluruh Indonesia





Selain belajar, kita juga jalan-jalan lo Bayi. Hari Minggu (30/07) kita ke Lembang bersama 22 Orang lainnya. Tujuan kita pertama ke Taman Begonia, ke Floating Market dan terakhir ke Pasar Baru Bandung.

Jalannya menanjak dan kita kuat lo jalan-jalan naik pas ke Rainbow Garden, selain itu kita juga mampir ke Wahana anak, tepatnya di Kota Mini. Nanti, di Saat yang tepat, kita keliling lagi ya, gak Cuma ke Kota Mini, kalau bisa ke Seluruh Indonesia dan Dunia, cie, amien.

Kita di Taman Begonia

Di Sini banyak bunga cantik dan kenapa namanya Begonia karena banyak bunga tsb gitu. Selain itu ada pasar Buah dan Sayur. Kita di Sana Cuma foto-foto dan menikmati keindahan, mami senang sekali deh hahaha. Oya, tiket masuknya 15 ribu waktu itu.











Kita di Floating Market

Di Sini bayar 20 ribu, tempatnya ramai sekali. Kita muter-muter bersama yang lain terus naik ke Rainbow Garden. Intinya sama nak, di Sini banyak bunga, wisata alamnya menyenangkan.




Kita di  Rainbow Garden

Ini pemandangannya, bagus ya. Hari itu panas, mamimu sempet ngompol di Jalan, saking ga bisa nahan pipis hahaha. Tapi, yaudah tetep lanjut. Celana Cuma basah sedikit terus kering kok. Nah di Taman ini, musik klasik mulai terdengar, karena di Atas Rainbow Garden ada Kota Mini. Itu miniatur Kota gitu, ya sedikit mirip kayak di Eropa deh gayanya. Nah, pas naik ke Taman ini mami dapet ilmu dari Budhe Yennida tentang ngurus bayi hehe.


Kita di Kota Mini

Di Sini kita Cuma jalan-jalan aja, ini bagus dikunjungi kalo ntar kamu dah lahir deh, soalnya kamu bisa belajar di Sini. Semoga yaaaa ke Sana lagi.

Kita dan Teman-teman Guru lain sekitar 3 Jam di Lembang, setelah itu nak kita turun pulang ke Arah Pasar Baru. Di Pasar Baru ya isinya belanja, mamimu Cuma beli dikit soalnya ngirit aja, sama takut ntar bingung bawa pulangnya gimana. Awalnya mau beli bajumu, tapi katanya kalo beli pas udah 7 bulan aja. Yaudin deh hehehe....

Seneng juga kita bisa ke Sana, buat refresh.... alhamdulillah. Semoga bayi ikut menikmati kebahagiaannya ya soalnya kita di Sana ketawa terus hahaha. Alhamdulillah juga bayi, hasil ujian kita memuaskan. Nilainya belum 100, tapi 97, kan lumayan ya Bayi?


Oke Bayi, ntar kalo uda lahir ta ceritain lengkapnya ya.

Kita ucapkan terima kasih dan syukur mendalam ya Bayi, Ke Allah karena memberi kesempatan ini, Papimu karena mengizinkan, Sekolah, Pak Bam, Bu Putu, murid, Goethe Institut Indonesia, dsb.