Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Senin, 08 Juni 2015

Pack List Euro Trip Kami

Semalam sebelum keberangkatan (31/), kami berdua masih disibukkan dengan beberapa keperluan yang mengganjal di pikiran. Packing barang  untuk seminggu perjalanan selesai dalam jangka 2 jam. 1 koper mungil untuk 2 orang. Baju digulung memang tips yang oke untuk perjalanan jauh.




Kami berangkat dari kediaman Gastfamilie si Kiki pukul 01:00 dini hari, kami Cuma tidur 2 jam sebelumnya. Tidur yang berkualitas kalo dirasa-rasa hahaha.

Tips Packing untuk travelling seminggu :



Apa aja yang dibawa yaaaa, ini pengalaman kami plus dari beberapa web seperti de.rail.cc :

  •       Jangan lupa catet nomor, alamat, ato hal-hal penting di buku catatan mungilmu
  •        Bawa pulpen yaaaa
  •     Dokumen Penting seperti Passpor, Visa, Tanda pengenal difotokopi/discan (hasil scanan bisa juga), ATM/kartu kredit, kartu asuransi ditaruh dalam dompet mungil. 
  •      Tiket dan reservasi (taruh di tas kecil yang sering dibawa)
  •         Bawa tas yang bisa dibawa terus khusus untuk hal-hal penting (menurut penulis)
  •     Duit Cash, naruhnya di Tempat terpisah. (Kalo penulis tetap ditaruh di Tas kecil yang penulis bawa, tapi dipencar-pencar naruhnya)

Untuk seminggu, kami menyiapkan satu koper kecil berisi pakaian kami.



Koper yang ada rodanya isinya :

  •      Total yang penulis bawa adalah, 2 celana panjang, 1 legging, 3 kaos , 4 kerudung, daleman, kaos kaki, jaket, rukuh, pembalut, alat mandi dan make up. Kiki juga segitu. Cukuplah pakaiannya, ga kebanyakan.  Plastik kami bawa 5 kayaknya.
  •      1 Sepatu buat jalan
  •      1 Sepatu santai yang bisa dibawa ke kamar mandi plus di dalam hostel, sepatu crocs.

Makanan :

  •      Bawa beras sekilo buat dimasak di Hostel, lauk pauk kami beli di Kota tempat kami liburan.
  •     Bawa botol minum. Minum bisa dibeli di Supermarket ato kami ngisi minuman di Tempat yang menyediakan air minum gratis. Di Eropa lumayan banyak.
di Wina

di Venezia Itali

  •     Permen karet buat kunyah-kunyah

Hal lain :

  •    Pisau serba guna yang ada gunting, etc/pisau kecil (gunanya buat potong-potong buah, ato keamanan)
  •       Sendok Plastik
  •       Piring Plastik
  •       Gelas Plastik
  •      Selimut serbaguna (tipis)
  •        Solasi

Elektronik :

  •       Smartphone (berguna banged saat perjalanan)
  •       Kabel-kabel yang buat ngecash
  •       Laptop kecil
  •       Power bank
  •       Earphone
  •     Kamera



 31 May started our Journey.......

·       Mainz-Luxembourg



Ke Luxembourg kami naik IC BUS dari Frankfurt dan harus transfer di Frankfurt Hahn dengan IC bus jurusan Luxembourg. Ternyata, rute ke Frankfurt Hahn dari Frankfurt HBF panjang sekali dan melewati hamparan sawah hahaha.

·       Tiba di Luxembourg

Roaming-roaming dan roaming. Untuk antisipasi, penulis sudah mengaktifkan paket EU-Internet yang kuotanya Cuma 150 Mb untuk 7 Hari. Nessun Problemmo (no problemm). Yang penting kebutuhan akses data buat peta, cari bus, dll, bisa terpenuhi. Oya, wifi di Luxembourg HBF lancar buat ngenet.


Luxembourg hanya menjadi gerbang awal kami pake Interrail Pass, so kami tidak ada niatan untuk jalan-jalan. Lain waktu sudah kami niatkan untuk explore Negara kaya nan mungil ini.

·        Luxembourg-Paris

Dengan menggunakan interrail Pass, perjalanan menuju Paris hanya dikenakan biaya untuk reservasi tempat duduk.

·        Paris

Kami tiba di Paris pukul 12 :23

Sesampainya di Paris wajah lelah dan bingung, membuat kami ditawari calo tiket. Tapi NOOOOOOOOOO, MERCI!

Kami pun mencoba membeli di mesin tiket dan gagal gara-gara kehabisan waktu memasukkan koin-koin kami yang kebanyakan itu. Ah, sudahlah beli di bagian informasi menjadi pilihan yang menjanjikan daripada diganggu sama calo-calo tiket. Waspada!

Kira-kira pukul 13.30, mulailah Trip Kami di Paris.








0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D