Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Senin, 13 Juli 2015

Jalan-jalan di Kota Atas (Oberstadt) Marburg

Tiba di Marburg


Bagi penulis, kota Marburg adalah jawaban dari bayangan masa lalu saat masih SMA tentang Jerman. Sebuah kota klasik dengan bangunan menarik dan jalannya berbatu. Dari segi letak, kota ini  berada di Negara Bagian Hessen dan ya lumayan berdekatan dengan kota Gießen.


Source from this picture : Klik

Jika penulis membandingkan dengan beberapa kota di Jerman yang penulis kunjungi, kota ini masuk jajaran kota cantik yang ada di Hati penulis. Ada kesan ramah yang ditawarkan Marburg. Pusat kotanya nyaman dan yang mencolok adalah banyak anak mudanya. Mungkin saja, karena kota ini punya julukan sebagai kota uiversitas alias Universitätstadt.


Kejutan Pertama Marburg

Sesaat setelah turun dari Bus bersama 29 rekan FSJ yang lain, kami berjalan bersama menyusuri lorong dan menyeberang jalan. Kami kemudian antri menunggu lift. Penulis mengira, kami akan mampir ke Sebuah kantor terlebih dahulu.

LIft yang digunakan menuju kota Atas

Keluar dari Lift, kami menyusuri lorong sekitar 10 meter. Di penghujung lorong, penulis tengok kanan kiri. Ohhh, ternyata kami sekarang berada di Sebuah Kota, yaitu kota atas Marburg. Pilihan lain yang bisa diambil adalah naik tangga menuju kota atas.

lift dilihat dari kota atas

Penulis mengibaratkan, kota atas Marburg ini ibarat sebuah panggung tersendiri. Seperti Negeri antah berantah dalam Dongeng. Suasana yang disajikan begitu bersahabat bagi penulis. Jalanannya berbatu, bangunannya unik. Memang sih, kota atas ini juga kota tua yang tidak benar-benar tampak tua karena ia  dipenuhi dengan toko-toko, cafe dan restaurant serta tempat belanja lainnya yang modern.

Salah satu sisi di Kota Atas


Tugas Awal di Kota Atasnya Marburg

Kami, para peserta FSJ diberi kesempatan untuk menikmati kota Tua selama 7 jam. Tidak serta merta dilepas begitu saja, kami diminta mengunduh aplikasi Actionbound. Hmm, kami dibagi beberapa kelompok. Sekolompok terdiri dari 5. Penulis sekelompok dengan Gűlsah, Irish, Linda dan Milena. Hape penulis pun jadi sasaran untuk mengunduh karena memorinya masih cukup dan kebetulan hapenya baru hahaha.


Sebenernya penulis agak males jika permainan ini pake hape penulis. Alasannya sih karena, gak bisa poto-poto bangunan nantinya. Hissssh. Tapi yasudahlah, demi kelompok.

Aplikasi ini memuat permainan dengan quis tentang kota di Jerman. Pilih kota sesukanya, akan tersedia “Game-Game” mengenai kota tsb. Tujuan pake aplikasi ini adalah belajar dan berpetualang sekaligus mengetes seberapa perhatian kita terhadap hal-hal sekitar. Bener ga sih di Kota ini kami ngeliat hal-hal menarik secara seksama.

Fakta Mengenai Oberstadt Marburg

Dari game ini, kami sekelompok diwajibkan menjawab pertanyaan yang disediakan. Gak nyesel sih, ternyata penulis jadi sedikit tahu mengenai kota Tua ini.

Yang Pertama adalah :
  • Bagian atas lift yang membawa kami ke Kota atas dinamakan Buchhặndler.

  • Jika melanjutkan perjalanan, orang-orang akan melihat balai kota Marburg alias Rathaus. Balai kota ini dibangun dari 1512 – 1527 dan merupakan simbol kota. Di atapnya terlihat seekor ayam yang tentu saja bukan sungguhan. Ketika jam menunjukkan waktu penuh maka orang akan mendengar lonceng berbunyi dan sayap ayam itu akan mengepak sebanyak jam tersebut. Apa penulis njelimet  nulisnya? Kalo iya, intinya seandenya jam menunjukkan pukul 7 maka lonceng akan berdentang 7 kali dan ayam akan mengibaskan sayapnya sebanyak 7 kali. ^____^
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/9f/Rathaus_Marburg_1.jpg



http://www.marburg.de/sixcms/media.php/20/thumbnails/Rathaus-Gockel.3712.jpg.3715.jpg



  • Jika kita jalan lagi disebuah jalan yang namanya Barfűßstrasse, lihatlah bangunan nomor 48. Di Dalam Rumah itu, seorang reformator, Martin Luther pernah tinggal.






  • Jacob Grimm salah satu dari Grimm bersaudara juga pernah tinggal di Salah satu bangunan di Situ.


  • Kalau diamati, di Kota tua itu banyak sekali tangga. Ck...ck, naik turun. Lucu sih, kalo mau ke Swalayan beli baju, kita perlu turun dulu.



  • Naek lagi ke atas, ada sebuah gereja yang dinamai Die Lutherische Pfarrkirche. Hmm, waktu ngeliat gereja ini penulis sendirian karena kelompok terpecah. 2 belanja komik, 2 lainnya belanja baju. Izzzz. Emang penulis harus bersyukur, punya travelmate yang sevisi dan semisi, KIKI ^_^



  •   Oya, ngomongin komik, di Situ ada toko komik Manga lengkap dan menarik perhatian. Lhaaa? Mosok ada Spiderman nggantung. Itu beneran Spiderman loooh, ya Spiderman dari balon.



Sepertinya itu sih yang penulis paling inget dari jalan-jalan tanggal 7 Juli di Kota bagian ATAS. Bdw, kami gak selesai permainannya. Hahaha.

Jadi, kalo pengen liat Jerman yang banyak anak mudanya, datang aja ke Marburg.






0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D