Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Sabtu, 06 Februari 2016

Sekelebat di Berlin dan Potsdam

Setelah masuk ke Kubah Reichstag (20/01) di Berlin, perjanan pun dilanjutkan menuju ke Potsdam. Menuju ke Ibukota Negara Brandenburg tsb cukup dengan membeli Tageskarte ABC, yang artinya bisa jalan-jalan di Berlin sekaligus ke Ibukota sebelah.



Salju masih bertebaran di Berlin, waktu sudah siang, dingin dan cuaca sedikit keabuan membuat perjalanan kali ini lebih berat. Berat jaketnya maksud penulis. Supaya tetap oke, menghalau dingin dengan pakaian yang tepat serta makan secukupnya.

Tidak langsung ke Potsdam, penulis ketemuan dulu sama temen dunia maya. Teman dunia maya ini penulis kenal lewat blog, dan setelah satu tahun kenalan, kemarin (20/1) adalah Burger darat pertama. Burger darat ini merupakan istilah pengganti kopi darat.


Ya....inilah dia Christi, mantan au-pair di Freiburg yang kini tengah Studentkollege di Berlin. Dia ini merupakan satu dari banyak ex-aupair yang urusan studinya dibantu ex-GF-nya. Maksudnya tuh, ex-Gfnya yang menjamin uang sebesar 8040an itu. Ich wűnsche nur alles Gute fűr Kristi deh.



Burger darat pertama ini dihabiskan dengan belanja di IKEA dan makan burger cantik. Oya,Kristi ini bakal kuliah Bachelor di Jerman. Penulis gak melewatkan kesempatan untuk wawancara seputar kisahnya, dari aupair lanjut kuliah. Sie hat gesagt (she said), bekal bahasa Jerman adalh modal utama yang harus terus diasah. Dia ini sempat kuliah di UI, udah berkarir jadi fashion designer di Jakarta, tapi tapi demi meraih impian yang lain, ditinggalkan keindahan yang ada di Jekardah.

Sebentar Ke Istana Sansoucci

Setelah menghabiskan waktu untuk ngobrol, tibalah saatnya ke Potsdam. Waktu sudah sore, hampir gelap dan salju lumayan tebal membuat penulis Cuma sempat mengunjungi Istana Sansoucci yang besar itu. Banyak orang bilang, istana ini akan tampak keren jika dikunjungi sewaktu musim panas.

Tetapi...

Istana yang namanya jika dartikan ke Bahasa Indonesia adalah ketenangan itu tetap punya daya tarik. Salju yang tebal tetap membuat banyak orang hari itu datang berkunjung. Bdw, pada musim begitu, izin masuk terakhir Cuma sampai jam 16.30 doank.


Ini ni penampakannya






Ya, silahkan bagi yang mau keliling Berlin-Potsdam. Sepertinya, harus ada satu kota yang mengalah, dengan cara tidak semua dijelajahi dalam sehari! :D


*Telatpost!
0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D