Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Rabu, 31 Agustus 2016

Love u, Kalian... :)


Menghalau bosan dan mencari udara segar bisa dijadikan alasan untuk belajar di Luar kelas. Kadang, format tempat duduk di Kelas yang begitu saja membuat saya ingin terbang di Kelas. Tidak Cuma saya sih, dari hasil wawancara dengan beberapa murid, mereka menyatakan sering bosan jika harus duduk seharian di Kelas dengan suasana yang begitu-begitu saja.

Taked by Ismail Latif dan diarahkan oleh Endarto : XI IPA 2 2015

0

Kamis, 18 Agustus 2016

Upacara sekarang, Ada Apa?

Saya sedang berpikir keras, apakah makna upacara kini makin luntur?

Di tahun ini ada beberapa upacara “penting” yang saya ikuti. Tugas saya tidak seperti dulu waktu Sekolah yang sering jadi petugas, seg karansaya lebih sering jadi peserta atau pendamping. Hal itu memudahkan saya untuk mengamati jalannya upacara.

Dari berbagai artikel yang saya baca, upacara memiliki tujuan menumbuhkan kedisiplinan, ketertiban, kekompakan, sikap cinta tanah air dan menghargai jasa para Pahlawan. Tidak semua saya tulis, karena masih banyak lagi.

Jika upacara hanya formalitas belaka, tak heran di tengah jalannya Upacara banyak peserta yang ribut sendiri, goyang-goyang tanpa memedulikan sikap sempurna, dan masih banyak lagi. Fenomena yang kian terlihat adalah,
0

Rabu, 10 Agustus 2016

Bermain + Belajar Bahasa Jerman SMA N 2 Boyolali : #XIIPS

Apa pendapat mereka tentang bahasa Jerman?

Lihat jawabannya di Video ini :



Senin lalu (8/8), secara spontan muncul ide untuk belajar di Luar kelas. Alasannya simpel, saya sensi melihat jika salah satu dari kami (saya dan peserta didik) menguap. Maklum, waktu itu saya dapat jatah mengajar jam 5 dan 6, jam menjelang istirahat kedua.

postermywall.com


4

Cerita Berkendara ke dan dari Kongres Nasional Ikatan Guru Bahasa Jerman Indonesia

Ini adalah sebuah kisah berkendara sebelum, saat dan sesudah.

Kongres Nasional Ikatan Guru Bahasa Jerman Indonesia (IGBJI) tahun ini telah berakhir, namun bukan berarti tugas belajar ikut berhenti, justru harus terus mengalir. Selama 3-7/8, penulis menggodok diri dalam kolam ilmu, bertatap muka dengan para Guru berpengalaman, memerhatikan mereka yang luar biasa, menyerap aura positif dan memodifikasi beberapa hal.


Awal Cerita

Hampir saja, penulis masuk ke Jurang kemalasan, dimana hasrat berangkat menipis entah kenapa. Tidak dibiarkan berlarut, Bu Putu (Guru senior) “memaksa” penulis untuk tetap menanyakan kuota peserta. “Kesempatan ini mau sengaja kamu sia-siakan?” Katanya secara tersirat. Hmm, untungnya masih dibuka pendaftaran dan jadilah penulis peserta terakhir yang mendaftar. Hasilnya, yang tadinya harus membayar xxx, penulis membayar sebesar xxxx. Hmm, tak apa,  lagi pula penulis tidak keluarkan sepeserpun. :D


0