Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Kamis, 18 Agustus 2016

Upacara sekarang, Ada Apa?

Saya sedang berpikir keras, apakah makna upacara kini makin luntur?

Di tahun ini ada beberapa upacara “penting” yang saya ikuti. Tugas saya tidak seperti dulu waktu Sekolah yang sering jadi petugas, seg karansaya lebih sering jadi peserta atau pendamping. Hal itu memudahkan saya untuk mengamati jalannya upacara.

Dari berbagai artikel yang saya baca, upacara memiliki tujuan menumbuhkan kedisiplinan, ketertiban, kekompakan, sikap cinta tanah air dan menghargai jasa para Pahlawan. Tidak semua saya tulis, karena masih banyak lagi.

Jika upacara hanya formalitas belaka, tak heran di tengah jalannya Upacara banyak peserta yang ribut sendiri, goyang-goyang tanpa memedulikan sikap sempurna, dan masih banyak lagi. Fenomena yang kian terlihat adalah,
banyak yang asik foto-foto sendiri dan selfie. Untuk fenomena foto-foto itu, tidak saya temui di Sekolah. Semoga sih tidak ada. 

Saya masih ingat jelas, waktu mengikuti acara 3 hari sebelum peringatan kemerdekaan RI. Pada saat pembacaan Dasa Dharma Pramuka, peserta upacara dideretan saya kompak mengeluarkan smartphone. Satu dua tiga, kamera diangkat dan mereka sibuk sendiri. Lagipula saat itu gelap pekat, yang terlihat cuma api.

Hmmmmmm

Jika upacara hanya formalitas, tak heran amanat pembina upacara akan menjadi kabur dan asing ditelinga para peserta. 

Tahun ini, saya pernah menghitung berapa menit seorang pembina upacara menyampaikan amanatnya. 30 menit, saudara. Dalam 30 menit itu ia mengulang banyak kalimat yang sudah diucapkan. Di Satu sisi, sebagai peserta harus mendengar, Sisi yang lain banyak peserta yang mulai tak nyaman berdiri. Bahkan ada yang terang-terangan menguap. Ehmm, tapi tidak semua pembina seperti itu.

Bisa juga materi yang disampaikan tidak update.

Mungkin saja sekarang banyak orang malas mendengar.

Pada saat saya ikut upacara kemarin,  saya mengamati banyak orang pingsan. Tidak Cuma para siswa sekolah, tapi juga yang lain. Entah, karena hawa memang panas atau acara terlalu lama atau karena lapar?

Ah............

Semoga kita semua dapat mengambil makna yang baik dari jalannya Upacara!


0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D