Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Senin, 31 Oktober 2016

Boyolali, Lokasi Peringatan HPS 2016

Boyolali bersolek, itu batin saya semenjak melihatnya kembali tahun ini. Belum selesai terkaget dengan parasnya yang berubah, saya kembali kagum akan enerjik dan godaannya. Tak cuma segi fisik yang menarik, Boyolali juga punya keanekaragaman pangan yang tumbuh di Tanahnya, sehingga pada tahun ini Boyolali dipercaya jadi Lokasi gawe besar loh.  itu tu peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-36




HPS sendiri diperingari tiap 16 Oktober. Penyelenggaraan ini diperingati, karena Indonesia merupakan anggota dari FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian). Menurut Litbang Pertanian tujuan peringatan HPS agar meningkatkan kesadaran masyarakat dunia terhadap pangan dan pertanian dalam berbagai skala.



Boyolali jadi Lokasi Peringatan HPS

Pada 28-30 Oktober, Orang-orang tumpah ruah ke Jalan, berbondong-bondong memenuhi alun-alun Kota. Bagi yang mempunyai minat akan keramaian, akhir pekan kemarin adalah hiburan rakyat yang nyata (opini pribadi). 

0

Jumat, 28 Oktober 2016

Kangen

Aku merindukanmu
seperti siang menjelang malam
tak bisa kupaksakan
harus kunanti

siang ke malam
kubiarkan tanpa harus menunggu
karena ku bahagia dengan caraku

dan bahagia
karena pasti bertemu denganmu


2

Kenapa
Ada apa
Mengapa
Bagaimana
Jadinya apa

Ah tak apa


3

Selamat malam
Tentu di Sana mentari masih bersinar
Iya, seperti rinduku padamu
bersinar walau mentari terbenam

4

E
E
E
E
E
aaaaaaaaaaa

























*J
0

Rabu, 26 Oktober 2016

Selamat Tidur, Sam..

Hujan bulan Oktober seperti menangisi ragamu

Ragamu yang mati, sungguh-sungguh

Katanya kamu tak tahan lagi

Betul?

Harusnya semenjak sakitmu yang pertama,  kusadar kamu memang tak boleh dipaksa-paksa lagi.

Sayang, terlambat itu selalu di akhir kan?

Kamu pergi, aku bergeming.

Hening..

Cuma pikiranku saja yang melayang

Kembali ke masa di mana kamu jadi keceriaan.

Sam, selamat istirahat, terimakasih telah bersama merekam jejak.

Selamat tidur


Siapa Sam?

Sam itu kawan saya, kami kerap bersama,
0

Anak Juara

Saya dipertemukan dengan mereka, anak-anak juara. Yang membuat saya bahagia menghabiskan waktu bahkan sampai malam bersama mereka.

Ini salah satu foto menjelang pertempuran 18 Oktober lalu.


Latihan, olah vokal, olah jiwa dan olah rasa, bahkan Kolam renang pun kami gunakan....



latihan rutin di bawah POhon Ringin




Saya bersama mereka, masa depan Indonesia.

Ini hasil perjuangan mereka...

0

Selasa, 25 Oktober 2016

Aneh BIN Salabim

Aneh itu adalah ketika sering ke Solo tapi gak tahu nama jalan yang dilewati. Aneh itu ketika kembali ke Suatu tempat yang sama tapi malah nyasar. Ya itulah keanehan yang sering saya tertawakan sendiri.


Jumat(21/10) saya berangkat ke Solo, tujuannya ke Kentingan, ke Sebuah kampus untuk klarifikasi hasil penilaian lomba dan melihat hasil lomba lain. Alhamdulillah, SMA N 2 Boyolali luar biasa. Baca Puisi juara 3, Musikalisasi Peringkat 3, Mading peringkat 2. Kalian hebat! Dik santai ya, juara itu gak Cuma pake piala aja lo. Tetap berprestasi ya dengan banyak cara :*

Cerita Aneh
0

Minggu, 23 Oktober 2016

Masuk Ke Pasar Klithikan Jatinom

Bertahun-tahun saya lewat, baru hari ini (23/10) saya melangkahkan kaki untuk masuk ke dalam, kemudian melihat lalu menyusuri sudut-sudutnya. Terik panas dan ramainya orang tidak bisa menghentikan gembiranya saya. Mata saya tidak bisa diam untuk memandang keunikan di dalamnya. Bayangan saya melayang ke Sebuah buku yang pernah menggambarkan keadaan macam ini.

Tawa saya makin lebar mendengar orang berjualan obat kulit. Ini luar biasa sekali, saya seperti masuk pada dunia buku. Wah, wah akhirnya saya di Sini, di Pasar Klithikan Jatinom, yang menempati lapangan Bonyokan, Jatinom, Klaten.

taked by Pipid


Saya ke Sini menemani kekasih saya yang mencari onderdil motor. Iya, kebanyakan di Pasar ini memang berisi onderdil dan aksesoris kendaraan. Tapi, tak Cuma itu, ada juga yang menjual barang-barang fashion, elektronik, buku, batu akik, bantal-guling, obat, daging, makanan, dll.

Pasar Klithikan?
3

Sabtu, 22 Oktober 2016

Cerita Soal Murid #1

Suhu kelas yang panas, membuat saya kipas-kipas. Sambil menikmati film yang saya janjikan untuk ditonton bersama di Sebuah kelas IPS, tiba-tiba salah seorang murid laki-laki mendekat. Ia mau bicara tapi malu, itu terlihat dari matanya.

Saya tahu perihal apa yang ingin ia sampaikan. Tebakan saya tidak jauh-jauh dari soal cinta. “Frau, aku.......” kemudian ia diam dan sungkan melanjutkan. “Kenapa? Nembak orang ya?” tanya saya sekenanya. Raut mukanya berubah, ia memerah lalu menunjukkan smartphonenya.

Intinya dia sedang pdkt sama orang dan dia pigin romantis-romantisan dengan mengirim puisi. Bukan puisi sembarangan katanya, puisinya itu harus dibuat bersama Gurunya dan berbahasa Jerman. Antara percaya dan tidak, saya pun kemudian berpikir sejenak bagaimana menjawab permintaannya dengan baik.

Ya sudah, lha jam itu kan sedang jam nonton film, daripada yang lain keberisikan, maka saya minta dia menulis apa yang dia maksud. Saya senyum-senyum, ternyata dibalik KERAMAINNYA di KELAS, anak ini pandai sekali menulis.

Dia menuliskan garis besar mengenai pantai. Tak lama kemudian jadilah salah satu puisi spontan kami. Ini potongannya :
0

Rabu, 19 Oktober 2016

Bahasa Jerman Pelayaran. Loh ada ya?

*Untuk Kalian yang .......



Udah mengarungi Jerman masak gak mau belajar bahasanya sekalian?

Laut aja ditaklukan masak bahasa Jerman enggak?




Katanya, Bahasa itu kunci Dunia.....
(Refleksi)

(Kalo seandainya saya gak jadi pulang tahun ini, mungkin saja proyek  Fit in Deutsch masih jadi angan-angan. Jika saya pulang tahun depan, berarti tahun ini saya gak mungkin ikut Konggres Nasional Ikatan Guru Bahasa Jerman se-Indonesia. Jika saya waktu itu benar-benar menunda kepulangan, saya juga gak akan menyulap pendopo rumah jadi padepokan untuk tempat belajar bahasa Jerman.)

--------------------------------------------------
Kalo Fit in Deutsch masih saya jadikan bayangan, belum tentu juga saya bakal belajar bareng sama orang-orang baru. Siapa yang sangka, mereka terdiri dari bermacam latar belakang. Ada yang Aupair, persiapan kuliah, refresh, nambah nilai, mengisi waktu senggang dan tujuan wisata. Nah, bdw dari Mei beberapa Pelayar sempat berlabuh di Padepokan Fit in Deutsch loh hehe.

0

Selasa, 18 Oktober 2016

--

Jangan maido dengan pertanyaan sekelas sampah ini

"Ngapain jadi Guru di Sekolah?"

"Gajie sepiro?"

"Opo ra ngeman lehmu sinau adoh-adoh?"





Dikira kelas itu cuma mainan ya?
Di Situ tercipta dialog masa depan.

Nih, saya pinjam kata mutiara Tan Malaka :

Mengajari anak-anak Indonesia saya anggap sebagai pekerjaan tersuci dan terpenting



Tak paido genten po?
0

Senin, 17 Oktober 2016

Belajar bahasa Jerman? BISA

Oktober 2016?

Sibuk, padat dan makmur. Saya optimis bulan ini banyak hal yang saya dapatkan. 

Malam ini sekembalinya dari Solo, saya merguru ke Tempat Guru saya, Pak Zuhri dan Bu Putu. Ada beberapa hal yang saya tanyakan. Selain dapat nasi goreng 2 porsi dari Pak Zuhri, saya dapat inspirasi.

Agak larut baru saya kembali. Tujuan saya hanya minta diberi pengarahan supaya mengajarnya lebih baik dan keren. Pak Zuhri ini guru bahasa Indonesia saya di SMA dan sekarang kolega. Ihihi.... 

Bu Putu juga...bu Putu adalah guru bahasa Jerman saya sampai sekarang. Ia yang mendorong saya terus untuk mencintai apa yang ditakdirkan pada kita. Ia juga yang mendukung saya berlama-lama di Jerman dan kemudian "menagih" janji untuk mengabdi kembali pada tempat dimana saya dipertemukan dengan bahasa Jerman.

Hehehe. 

Intinya saya curhat-curhat

mengajar tanpa harus memaksa
mengajar tanpa memuntahi

Itu saya lakukan karena Fit in Deutsch sekarang muridnya 90 % lebih tua dari saya. Kebanyakan tujuannya untuk bidang Tourismus. 

Bukan masalah tua muda atau jenis kelamin sih sebenernya, cuma cara menyampaikan harus saya pertimbangkan.

Saya sadar, kemampuan mengajar harus terus diasah supaya tajam. Gak cuma setajam silet, tapi juga pedang.


Gak ada kata terlambat untuk belajar dan dimanapun kita bisa belajar.

Termasuk bahasa Jerman..... 

Bisa bahasa karena biasa
biasa bicara, biasa mendengar, biasa membaca, biasa menulis dan biasa latihan. Intinya biasa belajar.

Belajar bahasa Jerman di Solo Raya?

Bisa lo ke Fit in Deutsch Boyolali. 





0

Komentar Putri tentang Fit in Deutsch Boyolali

Ini adalah potongan artikel yang ditulis oleh Putri tentang Fit in Deutsch Boyolali. 


Apa itu Fit in Deutsch Boyolali?

Ia adalah Proyek Pribadi Fitri Ananda sebagai wujud pengabdian sekaligus pembuktian bahwa apapun bisa diwujudkan! :D 

Mulai tercetus saat di Jerman, Ingelheim, 2014 akhir.
Dilahirkan pada 2016, secara resmi mengudara di Blog April 2016.

Putri yang mana ya?
2

Sabtu, 15 Oktober 2016

Refleksi Siang Hari

Belajar itu jangan kaku-kaku.
Jangan mau dipaksa-paksa
Buat apa dipaksa bila hasilnya tidak ada
Belajar itu bukan Cuma terima ilmu
Bukan Cuma jejal-jejalan materi
Sehari 5 materi
Intinya supaya cepat habis
Kalo habis sepahnya dibuang
Tak ada bekasnya

Masih mau belajar dipaksa-paksa?
Belajar itu bebas
Belajar itu sebuah cinta yang hangat
Seperti teh hangat atau secangkir kopi pagi hari

Jangan mau dimuntahi materi
Tapi kamu tak pernah mengerti buat apa materi itu

Jangan mau diatur-atur melulu
Atur dirimu sendiri

Belajar kok dipaksa?
Yang butuh siapa?

Dikira kalo banyak materi
Semua sudah lunas?
Memangnya orang buang air besar?
Ah....
Belajar itu hal yang indah
Menyenangkan
Kenapa dibuat seperti minum air comberan


*Sebuah refleksi dalam bulan September-saat ini.. 
Boyolali, 16 10 2016




0

Jumat, 14 Oktober 2016

Sahabat Yang Manis

Di tengah situasi hati serta otak yang butuh santai, saya pun memacu motor di Jalanan kampung. Tujuan saya tadi (14/10) adalah berbuuru siomay. Di Kota saya, masih mudah menemukan penjual Siomay bergerobak dan bermotor. Dimana ada orang nongkrong atau ibu-ibu, biasanya di Situ mereka para Penjaja mudah ditemukan. Bisa juga mencari masjid yang mengadakan TPA (Taman Pendidikan Alquran) untuk anak-anak.



Hari menjelang Surup. Langit tak sebiru tadi siang. Kekasih saya sudah bilang, akan susah menemukan penjaja Siomay jam segitu. Kata dia, penjual Siomaynya sudah pulang ke Rumah. Saya tahu, dia berkata demikian supaya dia tidak perlu mengantar saya berkeliling memburu Siomay. Hahah.
0

Rabu, 12 Oktober 2016

Seruan dalam bahasa Jerman

Buka buku-buku lama itu butuh waktu lama. Disitulah terbuka kembali catatan dan kadang kenangan di dalamnya. Makanya saya butuh waktu panjang untuk menata buku, apalagi kalo sudah menemukan buku dengan tulisan tangan saya. Lha wong, kadang saya bisa ingat perasaan apa yang sedang saya alami saat menulis di buku tsb.
Makanya saya nulis di Blog ;p
Menulis itu mencatat sejarah...........

Oya, ini yang saya temukan di buku catatan 2014 lalu, ditulis 20 Februari 2014, 22 hari setelah bapak saya meninggal. Saya menulis ini di dalam Kelas waktu kursus di Mainz, Jerman. Sepertinya waktu itu saya kepagian datang dan bingung mau ngapain.

Lalu inilah yang saya tulis :


DER AUSRUF!

Yang dalam kamus bahasa Jerman karangan Adolf Heuken berarti teriakan atau seruan.
0

Selasa, 11 Oktober 2016

Permohonan Maaf Pada Pengirim Email

Hallo,


Kepada para pembaca sekalian yang mengirim email dari Agustus sampai bulan ini.



Saya sampaikan permohonan maaf, karena saya tidak bisa membalas semuanya. Alasannya :



1. Apa yang ditanyakan sudah pernah saya tulis semua di Artikel blog ini. Jumlah email yang masuk lumayan banyak dengan pertanyaan yang hampir sama. Coba dicek di label Aupair, FSJ atau Deutschland. Di Situ telah saya jabarkan loh. :)




2. Kaget melihat tiba-tiba belum kenal sudah minta motivationletter. 



3. Kalo ingin motivationletter, sebenarnya saya sudah kasih gambaran. 



Mbok ya coba ditulis dulu, jika minat kirimkan ke saya dan bisa saya komentari. Jadi, sama-sama berpikir gitu. Dulu saya buatnya sampai minta dikoreksikan banyak orang. Ayo, hargai proses.



Terimakasih yaaaaa. 

Maaf dan semoga sukses semuanya.
0

Senin, 10 Oktober 2016

Minggu dan Tlatar

Minggu bukanlah satu-satunya hari yang saya rindukan. Cuma bagi saya hari minggu itu hari dimana saya sering menerima hadiah. Bukan hadiah dari ini dan itu, hadiahnya sebenarnya juga dari saya  dan untuk saya sendiri. Hari merdeka!

Penghargaan ini saya berikan pada diri sendiri karena sudah dengan luar biasa bekerja cerdas dari senin sampai sabtu, bahkan kadang-kadang sampai sabtu malam, dimana harusnya saya menghabiskan waktu dengan pasangan, hahaha.

Kerja ya kerja, libur ya harus libur donk. Namun, bukan berarti kalo libur saya akan jadi penikmat kasur, yang betah tidur dari pagi sampai pagi lagi. Libur ini saya jadikan ajang asik untuk jiwa dan raga. Minggu jadi hari sakral nih :D. Kecuali ada hal-hal mendesak masalah pekerjaan, yah gak masalah. Ntar liburnya saya ganti di hari lain.

Yang biasanya di hari kerja bikin gak sempat olahraga,saya lakukan di hari minggu. Berenang dengan tenang saya agendakan di hari ini. Mau sendiri atau bersama, gak masalah. Yang penting saya bisa kecipak-kecipuk di Kolam renang.  Apalagi, Boyolali kan punya banyak kolam renang hits. Salah satunya, yang terdekat dengan saya adalah Tlatar.

Objek Wisata Pemandian Umbul Tlatar



2

Sabtu, 08 Oktober 2016

Was bin ich?

Was gestern passiert ist, war schon vorbei.
Manchmal konnte ich nicht das verstehen, warum es da war.
Es ist nit leicht zu űbersetzen
Bin műde, bin kaputt, bin schwach

Was bin ich nur ohne Dich?

Aber jetzt bin  kappiert
Du schenkst meinem Leben einen Sinn
Du gibst mit alles was ich hier und jetzt brauch

Warum bin ich wieder hier?
Jetzt ist keine Frage mehr
Du schenkst mir alles.
Ich sehe die Freude von den Kindern, von den Leute, von alles was ich sehe und mich fűhle
Ich dank Dir dafűr!!

Gott...
Du stehst immer bei mir.


Boyolali, 08102016.




0