Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Kamis, 29 Desember 2016

Belajar di Fit in Deutsch Boyolali? Ini Komentarnya Hanifah

Belajar bahasa Jerman? Gak perlu kaku-kaku, belajar di manapun bisa, yang penting kemauan kuat diri sendiri dan memanfaatkan banyak hal di Sekitar. Salah satunya, kalo mau les bahasa Jerman di Solo Raya, terutama Boyolali, terus Salatiga, dkk, bisa ke Fit in Deutsch Boyolali.




Ini tulisan Hanifah : 

Hai...

Aku mau berbagi pengalaman ku selama belajar di Fit in Deutsch Boyolali
Jadi awalnya gini, aku kan mau ikutan Au pair, nah aku baru tahu kalo syarat untuk bikin visa nasional itu harus punya sertifikat min A1. Bodohnya itu, aku baru tahu hal tersebut setelah 3 bulan aku dapet gastfam. Dan parahnya lagi, tes terakhir di tahun 2016 hanya ada pas tanggal 16 desember.



Seketika aku panik *halah. Gile! Aku 3 bulan kemaren ngapain aja! Mana sebulan yang lalu aku habis liburan dan sama sekali ngak bahas apapun tentang bahasa jerman. Pikiran langsung kacau, mood ancur dan langsung negative thinking bahwa besok itu aku pasti gagal.

Seperti biasa, kalo lagi ada masalah aku mesti cari solusinya itu ke mbah google. Di search engine aku ngetik 'les bahasa jerman di solo' Hingga... Bertemulah aku dengan sebuah blog 'www.fitriananda.com'. Di situ aku seperti menemukan apa yang sedang ku cari. Walaupun agak kecewa karena tempatnya lumayan jauh.

Akhirnya, ku putuskan untuk menghubungi line si owner blog (@empidd). Pertama yang ku tanyakan itu adalah biaya les nya. Hahaha, ya gimana lagi kantong pelajar ngangur, tapi allhamdulilah biayanya untuk cukup ramah di kantong jadi gak nguras banget lah.

Setelah tanya-tanya, aku pun setuju untuk les di 'Fit In Deutsch' meski pada awalnya masih bingung untuk transportnya. Aku tinggal di Kartasura dan Fit in Deutsch ada di Boyolali. Ternyata, kalo dihitung-hitung ga jauh juga, bahkan ada yang domisili Sragen yang butuh waktu 2 jam untuk sampai ke Boyolali, semangat buat belajar.

Untuk waktu pertemuannya pun sebenarnya cukup fleksibel. Jadi kita bisa menyesuaikan.

Sebelum les untuk pertemuan pertama, ada baiknya minta  buku hueber. Karena buku itu BERGUNA BANGET. Ngak mahal juga, cuma bayar xxK. Padahal nih, sebelum ini aku udah hampir mau transfer duit xxK untuk buku yang sama belum sama ongkirnya. Tapi allhamdulilah banget, Allah mempertemukan ku dengan 'Fit In Deutsch'. Hehehe. Lumayan kan hemat.

Untuk metode belajarnya pun enak. Mbak Fitri ngajar ngak kaya guru sama murid. Tapi lebih kaya kakak sama adek. Pembawaannya juga asik. Walaupun awalnya aku kira, mba fitri ini orangnya judes tapi begitu belajar bareng aku malah nyaman.



Pas belajar, bisa juga nyambi makan sama minum. Jadi ngak tegang dan rileks. Waktu belajar di fit in deutsch, jangan sungkan-sungkan untuk ngomong apa yang tidak di ketahui dan ada kesulitan atau tidak. Karena ini juga berguna banget.

Dalam 2 jam pertemuan itu, dihabiskan untuk mendalami materi. Ada kalanya langsung praktek dan ada teori. Tapi menurut ku banyakan prakteknya. Jadi kita lebih paham dan tahu soal-soal untuk ujian besok.

Di situ nanti kalian juga dapet soal-soal tes a1 dalam bentuk softcopy atau print-printan soal. Dan itu gratis hehehe.

Sebelum ujian  hari h ada baiknya tanya-tanya lagi sama mbak Fitri. Karena ini juga membantu banget guys! Soalnya, aku sering neror linenya mba Fitri. Tanya ini itu dan seringnya adalah untuk mengkoreksi schreiben aku. Jadi kebiasaan deh nulis surat karena pas tesnya nih, jujur aku allhamdulilah lancar.



Jadi enak banget lah, belajar di fit in Deutsch. Bisa sharing juga kalau ada masalah baik itu tentang au pairnya atau ujian nya, dan bisa tanya-tanya juga ketika bingung mau tanya ke siapa.

Dan.... Ujian pun selesai, Allhamdulilah hasilnya cukup memuaskan. Dengan belajar di Sana dan sisanya belajar di rumah selama sebulan meskipun satu bulan itu ada aja yang ngajakin main hehehe. Tapi percayalah, usaha dan doa itu tidak pernah mengkhianati.

(Hanifah, 29 Desember 2016)


0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D