Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Rabu, 08 Maret 2017

Tulisan Pelajar SMA N 2 Boyolali : Pengalaman Belajar Langsung dengan Orang Jerman

Tulisan ini merupakan karya pelajar SMA N 2 Boyolali yang mendapat kesempatan diajar oleh orang Jerman. Artikel sedikit saya edit terutama pada pemilihan diksi. Ada beberapa kata yang saya hapus, terutama kata saya dan yaitu. Selebihnya, tulisan ini cukup bagus dan lugu sekali. seperti saya. Hahah. Terimakasih Yudha, danke Yudha, sukses! Lainwaktu tulisanmu mejeng di Koran ya ^___^

Beritanya bisa dicek di Sini : http://sman2byl.sch.id/

Oleh Yudha Wahyu Yulianto (XI IPS 4), SMA N 2 Boyolali

“Sabtu (4/3) bahasa Jerman yang ngajar orang Jerman ya.”

Itu berita hits yang saya dengar mulai selasa. Kemudian yang terlintas di pikiran saya adalah,mereka pasti orangnya galak dan menyeramkan. Beberapa hari  sebelumnya, Frau Fitri sudah wanti-wanti untuk bersih-bersih kelas. Maka, kami pun mempersiapkan kelas dari mulai menyapu dan mencari lcd karena di kelas kami tidak ada lcdnya Maklum, kelas saya itu baru saja menempati ruang baru.

Selain itu saya juga siap-siap dengan saya sendiri, la saya bingung nanti kalau mereka datang saya harus ngomong dan tanya apa. Ketika mereka datang saya merasa deg-degan dan gugup. Masuk kelas mereka di sambut dengan bunga dan tulisan “Selamat datang Theresa dan Christian” pakai aksara Jawa dan bahasa Jerman. Wah, mereka itu berkulit putih dan badanya tinggi.

IPS 4 KELAS XI


Saat mereka mulai bicara, saya pun kebingungan karena bahasa Jermanya yang di ucapkan bule tersebut ternyata beda dengan yang dipelajari di Kelas. Ternyata saat mengajar, mereka itu seru dan tidak galak sedikitpun. Malah galak Frau Fitri, heheheheh.

Mereka memulai dengan game memeragakan  benda. Game tersebut seru.Saya adalah orang yang paling sering menjawab salah sehingga  sering di beri hukuman Game yang kedua juga tidak kalah seru, yaitu game mengingat apa yang di ucapkan teman. Game ini selain menambah per bendaharaan kata jugadapat mengasah otak.

Di Game kedua saya juga sering kena hukuman ketika salah menyebut bendanya sehingga saya harus menerima hukumannya yaitu, saya harus duduk di lantai.

Waktu pun berjalan cepat karena kami melakukan pembelajaran secara enjoy dan seru. Pengalaman tersebut sangat berkesan di hati saya. Selain berkesan pengalaman tersebut juga memalukan bagi saya, karena saya selalu di hukum. Malunya lagi, yang  melihat tidak hanya teman sekelas tetapi juga ada beberapa orang tambahan dari kelas lain. Hihi

Setelah selesai pembelajaran kami pun langsung berfoto bersama untuk kenang-kenangan

ips 4 dkk


Pengalaman tersebut sangat berharga bagi saya dan tidak akan saya lupakan….

 Satu kata untuk pengalaman saya waktu diajar bule yaitu, wowwww…….


Saya berharap supaya SMA N 2 Boyolali untuk sering-sering mengundang bule untuk mengajar kami.
2

2 komentar:

  1. Seru bangeeettt,,, semoga makin banyak tamu bule yang berkunjung,, senang melihat anak2 yang bersemangat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin..
      Ditunggu kunjungannya bersamanya ke Boyolali mb Puspa :)

      Hapus

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D