Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Minggu, 29 November 2015

Hospizarbeit, Mendampingi Mereka Yang Pergi

Ada sebuah “pekerjaan” menarik di Jerman yang bisa dibilang sukarela dan syaratnya sederhana, yaitu bersedia mengunjungi dan mendampingi orang menuju kematian. Pekerjaan ini dikenal dengan Hospizarbeit. Hospizarbeit terdiri dari 2 kata, Hospiz dan arbeit (pekerjaan).

Das Hospiz  (Hospice; Inggris) sendiri dalam bahasa Jerman berarti tempat yang dihuni menjelang mati atau saat sakit keras. Jadi, diharapkan orang-orang yang menuju kematian ini bisa mengehembuskan nafas terakhir dengan tenang di Tempat yang nyaman. Tempatnya bisa berbeda, sesuai keinginan yang akan mengahadapi ajal dan persetujuan anggota keluarga. Bisa di Rumahnya sendiri, rumah sakit dan di Panti yang khusus menyediakan Hospiszimmer. Zimmer : Kamar.


53

Jumat, 27 November 2015

Gelapnya Cokelat

Kadang-kadang orang sering tahu, tapi tidak tahu harus bagaimana bereaksi. Ada yang memilih diam dan ada pula yang berusaha memberi tahu yang lain supaya bisa sama-sama tahu dan mengambil sikap. Begitulah satu hal yang saya tangkap dari film dokumentasi garapan Miki Mistrati. Ia bercerita mengenai gelapnya cokelat. Gelap yang tersembunyi dari manisnya sebatang Cokelat. Cokelat dengan bungkusan rapi, yang dalam setahun dikonsumsi 3 Milyar penduduk dunia.

Pada Selasa (17/11), kami peserta FSJ (Freiwillige Soziales Jahr) mendiskusikan beberapa hal mengenai kesadaran manusia terhadap lingkungannya. Dari sekian aktivitas, kebanyakan dari kami antusias menonton Film dengan judul Schmutzige Schokolade atau the Black Side Of Chocolate. Film ini adalah investigasi blak-blakan yang menyorot eksplotasi pekerja anak di bawah umur. Penelusuran dilakukan terhadap anak-anak di Afrika.

Bersama FSJ-inen yang lain

5

Jumat, 20 November 2015

Der Herbst :Altweibersommer :Si Musim Gugur di Jerman

Daun warna warni, menguning tampak cokelat keemasan kadang merah merona seperti senja sore hari,  kini mulai berserakan dan jatuh dari pepohonan. Pohon seperti tangan dengan jemari yang menengadah ke atas. Jari dengan tulang-tulang menonjol dan berkuku runcing.
Penampakan pohon yang sama, diambil 28 Oktober dan pohon gundul diambil 20 Nov. 


Hawa perlahan kian dingin, musim panas seakan pamit hati-hati, memberi ruang pada musim yang baru menjadi saksi bahwa musim resmi berganti pada 23 September. Musim yang melankolis, memancarkan aura hangat walau kadang tak sampai 20 derajat.  Setelah jam diundur satu jam, orang seakan bisa tidur lebih lama. Pagi dan siang menjadi sama atau disebut Tagundnachtgleiche. Pada pukul 02:59 setiap tahun di minggu terakhir Oktober, jam pun otomatis mundur kembali menjadi jam 02.00 dan bukan 03.00.
23

Jumat, 13 November 2015

Kumpulan Foto Karnaval



Helau...



Perhatian-Perhatian


11 November 2015 (11.11.2015) pukul 11.11 secara resmi telah datang musim kelima di Jerman,




Ialah musim Karnaval. 




Seperti yang sudah pernah saya ceritakan di Sini : Seputar Karnaval-Fastnacht-Fasching-Fasnet

Di Sini saya mau membagi foto-foto gokil perayaan karnaval tahun 2014 dan 2015.


Yeaaah, its time to Karnaval.


Kumpulan Kelas Edan



11

Sejarah Migrasi ke Jerman #1


Barusan dapat pikiran random ketika ngeliat :





Ditambah ingatan mengenai tema Sejarah Migrasi ke Jerman waktu di Volkhochschule Mainz. Kami para peserta kursus dapat catatan kecil Die Geschichte der Migration nach Deutschland (38 : Diktat dari VHS).

Menyadur diktat tersebut, saya pengen bagi-bagi di Sini ya, sapa tahu bisa dilanjut lagi.

  • Sejak abad ke 17 dan 18 banyak warga Perancis datang ke Jerman. Mereka ini fliehen/escape/melarikan diri  dengan alasan agama.


  • Pada abad 19 orang-orang asal Polandia datang ke Pusat Industri Jerman, kala itu di Ruhrgebiet. Mereka ini bekerja di Pertambangan.
3

Kamis, 12 November 2015

Bahasa Jerman, Kamu itu.....

Jika masih tahu konteks pembicaraan atau setidaknya membaca dalam tulisan, komunikasi dalam berbahasa bisa saja minim kendala. Namun, sayangnya sampai hari ini jika seorang Pasien yang datang dari generasi 1920an bicara bahasa Jerman dengan menggunakan Dialek, saya akan diam, khidmat mendengar dan mencoba meraba kemana muaranya berakhir. Ujungnya, saya pernah dalam posisi tidak enak, pernah terjebak kebingungan karena lansia tersebut berkali kali memberi instruksi tapi saya tidak paham. Dengan senyum menahan malu, saya minta dia untuk bicara bahasa Jerman yang normal  atau Hochdeutsch.

Dia kemudian ikut tertawa dan bilang memang Dialek itu susah kalau jarang mendengarnya. Untungnya, mbah itu maklum dan ia pun kemudian menerjemahkan bahasa Jermannya ke dalam bahasa Jerman. Memang, Jerman memiliki beberapa Dialek (ada banyak, saya kurang tahu) yang sesuai dengan regional. Bayern dengan Bairisch, Koln dengan Kölnisch, ada juga Schwäbisch, dan karena saya tinggal di Rheinland-Pfalz, dialekt semacam Rheinhessich dan Pfalzisch yang terdengar. Apalagi, kerja sosial di Panti Jompo, yang penghuninya banyak lahir sebelum perang. Saya akan angkat bahu kalo kolega sudah mulai menggoda dengan bicara pakai Dialek, saya tidak sepenuhnya paham.  
4

Minggu, 08 November 2015

Quote : Ahmad Tohari

“Ketika kau merasa di dalam pikiran yang  amat gelap, ketika kau benar-benar merasa tak berdaya, sesungguhnya ada tangan-tangan terjulur kepadamu. Tangan pertama mewakili pertolongan Tuhan, dan tangan lainnya  mewakili kuasa buruk yang menghendaki kehancuran atas dirimu. Kau dapat mengatakan siapa yang mengajakmu berputus asa serta meyakinkan dirimu bahwa jalan itulah yang terbaik. Jangan ikuti ajakan dari kuasa buruk itu. Lebih baik kau dengarkan suara nuranimu sendiri karena dia dapat melihat jalan yang disukai Tuhan. Turutilah jalan itu, karena bersama Dia segala penderitaan jadi terasa ringan atau bahkan tidak ada sama sekali.”

(Kutipan Novel Kubah karya Ahmad Tohari)

Cuplikan percakapan itu bagus banged, saya terkesan dengan penyampaian Ahmad Tohari yang sederhana dan renyah itu. 

I saved here to remember my self :D.



4

Untung Ada Kamu, Aplikasi..... : Cara cari Tiket Jerman-Indonesia

Sebelum kembali ke Indonesia, jauh-jauh hari yang saya pikirkan adalah harga tiket pesawat. Saya tidak mau kepulangan saya tertunda hanya karena belum sempat pesan tiket, seperti yang terjadi beberapa masa  lalu. Padahal, saya sudah ancang-ancang, kalo dapat tiket murah segera beli.

Satu, jangan ditunda kelamaan. Memang, harga bisa berubah kapanpun, bisa jadi lebih murah atau sebaliknya. Waktu itu, saya akan pulang bulan Juli, musim panas, high season dan banyak yang bilang, tiket akan jadi mahal saat-saat begitu. Betul juga sih. Padahal, saya ngeceknya mulai bulan Januari.

Waktu itu harga masih murah, berkisar 280an Euro ke Atas. Tak pikir, ah ntar aja bulan yang lain. Sampai menginjak bulan Mei saya masih tetap santai-santai dan kaget melihat harga kok jadi membumbung tinggi. 500an, untuk sekali jalan.  Saya pun bersabar dan berharap siapa tahu bulan berikutnya masih bisa turun. Ternyata ndak! Udah tahu pulang Juli pas musim liburan kok ya mimpi to nduk, heheh.

Persiapan saya sebenernya udah lumayan, Cuma bagian eksekusi aja yang kurang waktu itu. Mulai rajin ngecek harga dan baca-baca artikel mengenai pesan tiket pesawat Jerman-Indonesia. Saya pun mengunduh aplikasi pencarian tiket pesawat ekonomis di Play Store, soalnya kebanyakan harga tiket di Website sama di Aplikasi, lebih murah yang di Aplikasi. Contoh, lewat www.kayak.de, di website 340, di App 334. Beda dikit, tapi lumayan.

Telepon Pinter alias Smartphone saya pun dipenuhi dengan aplikasi dari :
2

Rabu, 04 November 2015

Hak dan Kewajiban FSJ di Jerman

Hal-hal berikut adalah yang berhubungan dengan Freiwillige Soziales Jahr , Ya semacam hak dan kewajiban FSJ.  Sekedar info, yang penulis tulis ini berdasarkan pengalaman FSJ pribadi, beberapa rekan dan keterangan dari Träger FSJ : Kleines ABC bei EVIM tempat penulis mendaftar (Träger). Artikel ini diharapkan bisa jadi gambaran buat pembaca yang berkeinginan. Tulisan ini dibuat secara umum karena lumayan juga pertanyaan tentang FSj di Email. Lebih detailnya, silahkan gali informasi dari tempat mendaftar yah :D

Apa itu FSJ, silahkan baca ini dulu ya : Fsj di Jerman atau sila cek Isi Blog yah. 
A
A : Anleiter/in in den Einsatzstellen

Dalam pelaksanaan FSJ, akan ada seseorang yang bertindak sebagai Anleiter/in atau bisa dibilang pembina. Mereka ini akan mendampingi FSJ dan bertugas membantu jika ada masalah, menjawab pertanyaan kita, ikut membantu mengarahkan seorang FSJ-er/in. Penulis pribadi didampingi seorang Anleiterin yang pribadinya sabar tapi tegas. Contoh, dia nunjukin penulis apa-apa yang penulis harus kerjakan dan tidak, memberi saran kalo penulis tidak betul dalam melakukan tugas dan yang punya otoritas menempatkan penulis di bagian mana. Kalau ada masalah, penulis larinya ke dia. Di awal-awal FSJ, keberadaan pembina betul-betul diharapkan. Sekali dalam setahun, pembina, pihak dari Träger penulis dan penulis akan duduk bersama dan saling tukar pendapat. Dulu penulis pada sesi itu ditanya habis FSJ mau ngapain, beneran mau pulang atau mau yang lain.

2

Senin, 02 November 2015

LDR?

Rasanya melakoni hubungan jarak jauh itu seperti orang sakit yang obatnya adalah dibayangkan dan dilepaskan. Dibayangkan bahwa sebenarnya yang jauh Cuma jaraknya dan dilepaskan dengan berdamai dengan keadaan. Kalo memang sudah tidak mau lagi, ya sudah diakhiri saja daripada sakit berkelanjutan.

Tapi apa ya betul bakalan sembuh? Jawabannya ada dalam pikiran dan keyakinan masing-masing. Kalo keduanya tidak bisa kerja sama menjaga hubungan? Contoh yang satunya menyerah? Ya mbok yang satunya menyemangati. Kalo ga bisa? Ya mungkin satunya gak mau disemangati, atau juga yang menyemangati tidak bisa menyemangati.

Jangan dimatikan harapannya, harapan supaya bisa segera bersama lagi. Tapi kalo sudah padam dan tidak bergairah memantiknya lagi, ya sudah lepaskan saja. Lepas yang tidak mau bertahan, daripada dipaksa dan segalanya jadi terpaksa.

Pejamkan mata dan berdamailah dengan hatimu. 


19

Kenapa FSJ ya?

Banyak pilihan untuk menyambung hidup di Jerman. Beberapa orang Indonesia datang ke Jerman dengan status sebagai Au-pair, setelah masa kontrak Au-pair selesai keinginan untuk melanjutkan hidup beberapa tahun lagi di Jerman muncul. Itu wajar, mungkin memang belum puas atau masih ada target yang belum tercapai.

Sebagian ada yang bisa segera melanjutkan studi dengan bantuan mantan keluarga angkat sewaktu Au-pair, yang lain ada yang memilih menjadi Au-pair di Negara lain,melanjutkan Ausbildung, banyak juga yang beralih jadi Sprachstudent/in, tak jarang ada yang menemukan pujaan hati dan tidak sedikit yang tertarik mengikuti program sosial semacam Freiwillige Soziales Jahr (FSJ) ataupun Bundesfreiwilligendienst (BFD).
10