Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Kamis, 03 Maret 2016

Kuliah Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman, Ngapain?


Mengambil jurusan pendidikan bahasa Jerman saat kuliah tidak Cuma diperuntukkan bagi mereka yang sudah belajar bahasa Jerman di Sekolah Menengah Atas (SMA). Artinya, bagi siapa saja yang berminat dan ingin mendalami bahasa Jerman dipersilahkan.

BACA INI JUGA

1. YAKIN MAU KUL PB JERMAN?

2.Daftar Universitas di Indonesia dengan jurusan bahasa Jerman



Pada semester awal, mahasiswa jurusan ini akan diberikan mata kuliah yang menunjang kemampuan berbahasa Jerman sesuai dengan tingkatannya. Tidak heran nantinya  akan ada mata kuliah Sprechfertigket 1 (Berbicara 1), Hörverstehen 1 (Mendengar 1), Leseverstehen 1 (Membaca 1) dan Schreibfertigkeit 1(Menulis 1).

Tingkatan mata kuliah ini akan ada sampai tingkat 4. Tidak perlu takut bagi yang di Sekolah belum dapat bahasa Jerman, pengenalan dasar tetap ada kok. Hanya saja, sebagai mahasiswa jangan hanya menuntut dosen sebagai sumber segala sumber. Aktif dan manfaatkan kemudahan teknologi maupun media yang ada.

Apakah Kuliah Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman Hanya Akan Jadi Guru?


Sebagai alumni dan melihat mereka yang telah lulus, saya pribadi menjawab tidak. Dalam jurusan ini, mahasiswa akan mempelajari beberapa hal yang spesifik sepertik Linguistik, Literatur (Sastra), Terjemahan dan Pariwisata. Mata Kuliah tersebut akan diajarkan pada semester tingkat atas.

Bagi mahasiswa yang memiliki gairah menjadi seorang pendidik, tentunya juga akan mendapat bekal yang cukup. Ada beberapa mata kuliah semacam teknologi pendidikan maupun manajemen pendidikan, tidak lupa ada juga manajemen kurikulum. Ini salah satu contoh detail mata kuliah yang dipelajari saat kuliah bahasa Jerman di Universitas Negeri Yogyakarta


Untuk lulusannya (melihat beberapa kakak angkatan dan teman sekelas) dapat bekerja di berbagai bidang. Banyak yang menjadi guru baik di Sekolah maupun kursus, pemandu wisata lokal maupun asing, penerjemah, bekerja di Tempat seperti Goethe Institut, Kedutaan, Ausbildung di Jerman, dll. Banyak juga, yang kemudian bekerja di bidang lain seperti menjadi jurnalis. Menguasai bahasa Jerman menjadi nilai lebih bagi alumninya. Saya contohkan, coba cari nama Ikhwanul Habibi di detik.com. Banyak juga yang bekerja di Sektor Perbankan. Kenapa? Kalau menurut pendapat pribadi saya, sektor ini memang banyak menyerap lulusan sarjana jadi tak heran jika mereka mau mengambil pekerja dari lintas jurusan. Hal lain yang menurut saya sih sebenarnya adalah selama kuliah pendidikan bahasa Jerman, mahasiswa tidak Cuma belajar bahasa Jerman. Ada mata kuliah lain yang sering disebut mata kuliah umum. Contoh : Kewirausahaan, Agama dan bahasa Inggris. Ada yang bekerja di Sektor jasa, menulis buku, bekerja di BMKG, dll. Bekerja di Sekolah dasar, bekerja di Sekolah Internasional, tergabung Indonesia Mengajar.

*Bagi yang ingin tahu lebih lengkap, saya sarankan bertanya langsung ke Jurusan ataupun Universitas yang punya jurusan ini. Siapa tahu, mereka mau menunjukkan rekam jejak alumninya.

 Dosen apa sajakah dalam Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman?

Apa yang saya sebut ini bersumber dari almamater saya, Universitas Negeri Yogyakarta. Secara khusus, dosen pendidikan bahasa Jerman punya beberapa bidang keahlian, yaitu : LINGUISTIK, PENGAJARAN BAHASA JERMAN, PENERJEMAHAN, SASTRA, DEUTSCH ALS FREMDSPRACHE.

Berapa jumlah SKS yang ditempuh?

Jumlah SKS yang ditempuh adalah 144  (sampai tahun ini) sebagai syarat meraih gelar sarjana strata 1.
Oya, bersumber dari brosur jurusan PB Jerman UNY saya akan menuliskan Rumusan Kompetensi (apa saja sih yang target capaian program studi ini) :

Sebagai Guru Bahasa Jerman maka diharapkan alumni menguasai Kemahiran berbahasa Jerman tingkat B2. Oya, tingkat penguasaan bahasa digolongkan mulai dari A1, A2, B1, B2, C1, C2. A1 itu pemula, C2 itu menyamai native speaker. Tidak Cuma itu, alumni juga mampu menguasai didaktik dan metodik, menguasai bahasa dan budaya Jerman, menguasai tipologi teks, menguasai teori dan praktek penerjemahan Jerman Indonesia maupun sebaliknya.

Sebagai Pemandu Wisata dharapkan menguasai kewirausahaan, menguasai idiomatik, mampu menjelaskan objek wisata, menguasai teknik – praktik pemanduam, dan menguasi Tourismusgewerbe (Bidang Pariwisata).

Sebagai Penerjemah diharapkan mampu memiliki kompetensi spritual, emosional dan sosial serta menguasai kompetensi ilmiah.

Susah Gak Kuliah Bahasa Jerman?

Jujur aja, SUSAH! Nah, tapi walaupun susah saya tetep punya mata kuliah favorit. Salah satunya adalah Literatur. Jika sepakat, dalam mata kuliah ini bisa juga ujiannya penampilan teater loh. Gak semua pelajarannya susah. Gak semuanya juga mudah.

Kesempatan ke Jerman besar?

Bagi saya pribadi, banyak jalan menuju Jerman. Saya sempat 2,5 tahun di Jerman. Ini pilihan hidup masing-masing. Bukan suatu kewajiban. Di Jerman, saya sempat bertemu alumni UNY (senior) yang memutuskan berkarya di Sana. Ada yang lanjut kuliah master, ausbildung, menjadi guru bahasa Jerman di Jerman (hebat bukan?) dan memutuskan hidup di Jerman. Alumni yang bisa saya sebut salah satunya adalah Rambat. Ada banyak, tapi saya gak terlalu kenal semua. Ada juga, alumni yang wirausaha di Austria dengan jalan dagang makanan tradisional (bakpia, dll). Nama bekennya Bintang Alzaera. Coba cek di google.

Alumni PB Jerman ada yang jadi Profesor?

Ada. Di Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Pratomo Widodo adalah profesor pertama di bidang Germanistik di Indonesia.

Sementara ini dulu yang saya tulis, bagi yang mau menambahkan silahkan. Tulisan ini akan saya perbaharui sewaktu-waktu.

Bagi yang berminat kuliah jurusan bahasa Jerman, saya sarankan lihat mata kuliah apa saja yang dipelajari.

Bagi saya pribadi, saya menggambarkan kuliah di Jurusan PB Jerman semacam ini :
“PB Jerman adalah kapalnya, dan saya adalah nahkodanya.” Mau dibawa kemana itu adalah tugas saya.

Semoga sukses!

Ini pertanyaan yang sering muncul 

http://www.fitriananda.com/2017/03/beda-sastra-jerman-dan-pendidikan.html




44

44 komentar:

  1. tulisanmu ki lho, prit :D sebagai penerjemah (bikin ngakak) > memiliki kompetensi spiritual.. *apa-apaan neh*

    tulisan yang entah mengapa, menggelora namun sebagai alumni, saya tidak pernah merekomendasikan siapa pun untuk menempuh jurusan ini, terutama di almamater saya. sekian.

    Salam sehat. Siti Maimunah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih kakak...
      Hal smacam ini yg Sy harapkan....

      Untuk tulisan bagian itu Sy mencatut dr brosur kakak. .
      Harapan yg ingin dicapai :D


      Penerjemah msh blm bgitu banyak y kakak tp beberapa seperti njenengan :D

      Danke.......Salam sehat!

      Hapus
    2. Permisi mba saya mau tanya,apakah kuliah jurusan bahasa Jerman ini selalu dituntut untuk membeli buku setiap bulannya?dan normalnya seberapa sering anak jurusan ini beli buku? Apa harganya mahal mahal?

      Hapus
    3. Yang saya ingat spengalaman sy, beli buku biasany di semseter2 awal dan pada saat pergantian semester jk ad yg br...

      Relatif

      Untk buku dg semacam Studo D yg digunakann u blajar kemampuan bahasa mulai 250

      Hapus
  2. pas banget artikelnya , kebetulan saya insha allah SNMPTN ini akan memilih bahasa jerman di uny... insha allah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya semoga apapun keputusan Novia, dilancarkan :)

      Hapus
    2. Aamiin... Danke kak :)

      Hapus
  3. waah menarik infonya kak , makasih semoga saya bisa bisa memilih bahasa jerman di universitas yang saya ambil . Amin

    BalasHapus
  4. Amien...smoga berhasil..........

    BalasHapus
  5. terimakasih buat informasinya (salam kenal)

    BalasHapus
  6. Assalamualaikum. Salam kenal Mbak, saya Yudha Fadillah. Kebetulan saya memiliki tugas akhir yang ada hubungannya dengan bahasa Jerman. Boleh tanya-tanya? Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam. Iya salam kenal. Boleh, silahkan. Bisa ke email sj.. duniapipid@gmail.com

      Hapus
  7. Kaaaa boleh saya minta id line atau whatsapp saya mahasiswi sastra jerman ingin sharing lebih banyak denhan kaka

    BalasHapus
  8. Kaaaa boleh saya minta id line atau whatsapp saya mahasiswi sastra jerman ingin sharing lebih banyak denhan kaka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sy ksh via email ya.. tlg kirim email dl yaaaaa

      Hapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. Kuliah di jurusan pendidikan bahasa jerman sama aja ngajakin orang sbg pengangguran tingkat tinggi. Jurusan gk laku, gak ada mutu, ora payu. Mana ada alumni pend. Bahasa jerman kerja di kedutaan???? Mimpi indah lho. Paling jadi guru honorer di sekolah swasta dengan gaji 10 ribu per jam pelajaran. Malah ada yg gk dibayar sama sekali. Saat ini hampir semua lulusan pend.bahasa jerman eks IKIP pada nganggur. Gk ada SM3T spt jurusan lain. Saran saya bagi yg masih kuliah jurusan pend. Bahasa jerman segeralah beralih jurusan misalnya ke pend.bahasa inggris atau jurusan lain yg lebih menjanjilan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terus terang saya tersinggung dengan kata-kata anonim. Meskipun saya bukan lulusan sastra Jerman atau PB Jerman. Saya mempelajari Bahasa Jerman dan itu menarik sekali. dengan mempelajari bahasa, secara langsung atau pun tidak langsung, kita juga mempelajari orang-orangnya, budayanya dan dunia luar. Anda tau di Jerman, banyak orang yang mempelajari bahasa Indonesia, buadaya Indonesia, dan tertarik dengan Asia, meskipun mereka tahu bahwa kesempatan bekerja untuk lulusan di bidang tersebut kcil atau bahkan NOL. Tapi orang Jerman adalah orang yang passionate. Klau masih memikirkan apa yang akan di dapat di masa depan, kita nggak akan pernah membuka diri, hati dan pikiran tentang dunia luar. Itu sebabnya orang Indonesia gampang terjajah karena mereka selalu berorientasi pada hasil. Bukan proses. Dengan mempelajari bahasa Jerman, bahasa belanda atau bahasa apapun, kita akan makin terbuka oleh dunia luar. Nggak ada ruginya. Urusan rezeki mah, kalau kita kesit, cekatan, Allah yang mengatur!

      Hapus
    2. Anonim, Anda perlu piknik. Coba update brita.

      Hapus
  11. Pengangguran gmn to anonim?
    Yg dilihat ini alumni yg gmn ya?

    Jurusan menjanjikan tu yg kyk apa?
    Yakin jurusan tsb semuanya ga nganggur?

    Apa iya yg salah jurusannya?

    Id-nya mana ni? Salam knal yaaa. Makasi atas atensinya yaaa;)

    BalasHapus
  12. Yang terpenting dari kita nya,kita belajar yang tekun supaya ilmu nya bisa kita dapatkan dengan baik. Soal pekerjaan kita minta, usaha dan serahkan sama Allah SWT. Pasti dapat pekerjaan yg enak meski kita berasal dari background pendidikan yg berbeda beda

    BalasHapus
  13. Makasiy Fit artikelnya, sangat memotivasi.... :)

    BalasHapus
  14. Hallo kak Fitri.. salam kenal yaa. Aku Anna dari jurusan PB Jerman juga nih, adik tingkat kakak.. �� boleh nanya" kan kak?

    Wah..Sedikit tersinggung dg komennya anonim, apapun jurusan kita, meskipun salah jurusan sekalipun tp bukan berarti kita gk punya masa depan lo. Semua tergantung usaha kita anonim.. mau atau enggaknya untuk berusaha ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Anna..
      Agktn brp ni?
      Iya silahkan boleh..


      Iya stuju dg tanggapanmu..
      Sayang idnya anonim, jd gatau deh namanya...

      Hapus
  15. berkat pb. Jerman UNY. saya bisa sampai ke Jerman dan bahkan Perancis melalui program DAAD. Semua hal pasti ada plus minusnya. tinggal bagaimana orang itu menjalaninya sendiri. :) kalaupun itu gagal, berarti yg gagal orangnya, bukan jurusannya :D monggo di cek di ig @rusnawandenny buat buktinya hehe..
    kalau urusan selanjutnya mau jadi apa, kan kita bisa lanjut S2 di Jerman, banyak yang udah kuliah di Jerman. kalau urusan kerja, mungkin kalau jadi guru kurang menjanjikan, kan bisa buka usaha yang lain.. misalnya tour guide atau lembaga jerman, dll.. :D pinter2nya kita lah..
    Vielen Dank!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Das stimmt.
      Schön, dass du nach Deutschland durch diese Gelegenheit kannst.



      Wer will, der kriegt.

      Hapus
  16. saya mau nanya, Jurusan lanjutan yang berhubungan dengan bidang studi pendidikan bahasa Jerman apa saja?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika pertanyaannya pendidikan bhs Jerman, maka sy akan menjawab dg fakta di Lapangan. Maksudnya, sesuai apa yg sy lihat dr mrk yg lanjut.

      Bs melanjutkan dg rumpun yg tergabung dlm ilmu bhasa, seperti Sastra, Linguistik,jurnalistik.

      Bs jg mlanjutkan di bdg ilmu pendidikan, contoh manajemen pendidikan, teknologi pendidikan.

      U lebih jelas silahkan cek di Dikti dg kata kunci jurusan linier untuk pendidikan bhs jerman atau silahkan konsultasi dg dosen..

      Smg menjawab

      Hapus
  17. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai sastra Jerman. Sastra Jerman merupakan salah satu prodi yang diminati oleh mahasiswa Indonesia. Saya memiliki beberapa pembahasan sastra yang bisa anda kunjungi di www.lepsab.gunadarma.ac.id

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih atas perhatiannya untuk tulisan ini dan terutama http://www.fitriananda.com/2017/03/beda-sastra-jerman-dan-pendidikan.html

      ya, terimakasih, mudah2an bisa jadi referensi lanjutan saya. Salam !

      Hapus
  18. Hi kak, terima kasih yaa artikelnya sangat membantu. Aku mahasiswa PB Jerman UNJ 2016. Boleh gak kak aku nanya-nanya seputar jerman sama kakak? Soalnya aku lagi butuh masukan dan saran nih kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo lessy,

      Iya silahkan kalau mau tanya....

      Hapus
    2. Ka lessy saya adik tingkat kaka tahun ini,mau nanya2 boleh ka ? 😊

      Hapus
    3. Kak fitria, boleh minta emailnya gak? // Iya diyah boleh kok, line aja ke @leyna_

      Hapus
    4. Kak fitria, boleh minta emailnya gak? // Iya diyah boleh kok, line aja ke @leyna_

      Hapus
  19. Hai! aku sempet baca blog kakak yang ini udah agak lama, Alhamdulillah kemaren pengumuman SBMPTN dan aku diterima di UNY jurusan Pendidikan Bahasa Jerman. Terima kasih ya kak aku jadi termotivasi karna tulisan blog ini❤

    BalasHapus
  20. Maaf kak saya mau nanya gelar untuk lulusan ini apa ya? Hehe

    BalasHapus
  21. Makasih kak buat infonya..
    kak minta line/ whatsaap nya boleh? Saya masih kelas 3 sma rencananya pngen kuliah jurusan jerman.. makasih kak.. semoga berkenan membalas komenan saya😊

    BalasHapus
  22. Assalamualaikum ka,saya mahasiswa baru PB Jerman mau nanya2 boleh ka ?

    BalasHapus

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D