Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Rabu, 10 Agustus 2016

Bermain + Belajar Bahasa Jerman SMA N 2 Boyolali : #XIIPS

Apa pendapat mereka tentang bahasa Jerman?

Lihat jawabannya di Video ini :

video


Senin lalu (8/8), secara spontan muncul ide untuk belajar di Luar kelas. Alasannya simpel, saya sensi melihat jika salah satu dari kami (saya dan peserta didik) menguap. Maklum, waktu itu saya dapat jatah mengajar jam 5 dan 6, jam menjelang istirahat kedua.

postermywall.com



Kali itu saya masuk kelas IPS, yang jauh hari sudah saya perhatikan tingkah mereka di Kelas, bahwa mereka kadang terlihat jenuh duduk di atas Kursi. Nah, kebetulan tema pelajaran bahasa Jerman yang sedang kami pelajari adalah Die Familie (keluarga).





Minggu sebelumnya, mereka sudah membuat denah keluarga dan juga mengumpul kosakata mengenai keluarga yang ditulis dalam buku catatan. Hmmmm, sayangnya ketika ada Quiz mengenai tersebut, hasilnya belum maksimal.

Karena itulah, pada jam tersebut, setelah sedikit penjelasan mengenai konjugasi beberapa verben baru, saya meminta agan sista IPS 1 untuk :

1.      Merelakan kertas halaman belakang buku catatan mereka dioret-oret.
2.      Menuliskan secara besar satu halaman yaitu Der, Die dan Das.
3.      Membagi menjadi 3 kelompok besar.
Oya, pembagian kelompoknya juga agak unik. Saya tanya neko-neko, contoh : siapa yang waktu HUT sekolah (6/8) berhasil foto bareng artis diharap jadi ketua kelompok. Pertanyaan lain, saya serahkan peserta didik. Ada yang tanya, “Siapa yang suka reog? Diharap masuk ke Kelompok A.”
4.      Keluar kelas dengan cepat menuju Aula.

Nama permainan ini saya beri nama Ular Tangga dan Bisikan Cinta.

Untuk Ular Tangga, lumayan bikin heboh. Apalagi ni, kami kan di Aula, jadi ya dilhat banyak kelas. Hahaha, tapi sumpah saya bahagia melihat peserta didik bisa tertawa lepas dan senyum lebar. Ada peserta didik yang biasanya di Kelas jutek, bisa senyum dan ikut bermain. Sumpah, seneng banged bisa liat mereka kaya gitu. Malah, setelah selesai permainan beberapa dari mereka jujur bilang, kalo mereka pengennya belajar tu ya kayak gitu. ^__^ Ya, situasional aja yaaah gan sis.



Permainannya begini :

Kan mereka udah punya kertas besar yang tulisannya Der, Die atau Das. Nah, saya dibantu satu juri (peserta didik) memberi satu kata dan mereka harus cari artikelnya. Peraturannya, mereka ga boleh ngasih tahu anggota kelompoknya dengan cara tengak-tengok. Kalo sekolompok jawabannya betul semua, maka boleh maju satu langkah, kalo gak jawab ato salah, mereka tetep di Tempat. 

Nah, disinilah fase mereka untuk mengingat pelajaran sebelumnya. Vater artikelnya apa, Mutter itu apa, Kinder itu apa. You know? Saya ketawa gila waktu liat mereka yang sekelompok ada yang jawab beda dan ...... Hahaha.

Setelah ronde pertama selesai, kami ganti permainan. Yaitu BISIKAN CINTA. Ini permainannya kayak acara BAPER di RCTI. Bedanya, kata-kata yang dibisikkan itu dalam berbahasa Jerman. Ya, kalimat-kalimat yang sudah kami pelajari.

Lucu loh..

Mau coba? Silahkan....


DEUTSCH MACHT SPAƟ dan DEUTSCH IST EINFACH :D
3

3 komentar:

  1. Wow, nampaknya asik, boleh dicoba HAHAHA

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh..
      Gmn, jd ngajar di Sana?

      Hapus
    2. Naaah, hari ini baru bisa saya terapkan, dan MENYENANGKAAAAN :D

      Hapus

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D