Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Rabu, 04 Mei 2016

Saat Mereka Tampil ..... #DeutschmachtSpass

Beberapa peserta didik terlihat sibuk memegangi catatannya. Tidak sedikit pula yang nampak komat kamit sendiri. Ada yang dengan jujur bilang bahwa sedang deg-deg’an, tapi tidak sedikit yang menyiratkan ingin tampil hari itu juga (2/5/16).

Peserta didik yang unyu unyu


Senin siang itu, kami telah sepakat untuk melakukan aktivitas di Luar kelas. Kami ini terdiri dari mereka dari kelas X 3 dan saya. Para peserta mungil-mungil ini, sedikit saya paksa untuk mempresentasikan jadwal pelajaran. Sederhana bukan? Kepanikan terjadi, setelah mereka sadar bahwa presentasi ini berbahasa Jerman.

Proyek mini ini tercetus saat menelisik buku Deutsch ist einfach untuk kelas X, karangan Kasim dan Any Widayanti. Kebetulan, materi terhangat kami pada waktu itu mengenai membaca jam. lagi pula, asik juga jika ulangan kali itu menguji kemampuan berbicara.





Tugasnya ringan dan bermakna (harapannya sih). Pertama, bikin kelompok yang terdiri dari 5 orang. Kelompok terbentuk dan diberi nama. Untuk nama kelompok disarankan nama kota di Jerman, ya supaya mereka cari cari sendiri di Internet atau sumber lain. Kedua, nama sekolah yang tertera di Jadwal juga yang ada di Jerman. Contoh Berliner Gymnasium. Ketiga, jadwal yang dipresentasikan mulai hari senin sampai Jum’at. Keempat, diharapkan menyebut Jam secara benar. Kelima, contoh presentasi bisa melihat halaman 85 buku tsb.

Waktunya Presentasi

Kami presentasi di Aula Sekolah dan hampir semuanya pake properti. Ada yang pake gabus, kertas dan powerpoint. Bentuknya lucu dan unyu. Nah, tibalah saat presentasi. Kebanyakan sih mereka dibikin beda dari contoh yang ada di Buku. Beberapa diterjemahkan lewat google dan saya senyum-senyum aja.









Siapa dulu ni yang presentasi? Ialah mereka yang dapat kocokan angka pertama. Jadi, saya bikin kertas-kertas kecil. Saat yang lain presentasi, diharapkan teman lain tidak mendua alias malah ngehapalin materi. Hasilnya? Untuk awal, bisa dibilang baik. Ya, walaupun dengan kalimat hasil terjemahan google, gaya mereka presentasi lumayan meyakinkan. Soal pelafalan memang belum sempurna, tapi sudah luar biasa.


Di Setiap akhir presentasi, akan ditanyakan hal-hal yang telah dijelaskan. Contoh, berapa lama sih pelajaran setiap harinya, yang tentunya menggunakan bahsa Jerman. 

Gimana?

Dengan adanya aktivitas semacam ini, diharapkan mampu meningkatkan minat peserta didik terhadap pelajaran bahasa Jerman. Hadiah-hadiah sederhana juga bisa disiapkan untuk menyentil keingintahuan mereka. Sementara ini dulu catatan #Deutsch-macht-Spass!



Dokumentasi Foto : Peserta didik, yang dipimpin dek Kresna, dkk.

Noch mehr! Go Go....
0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D