Memilah Kata, Mengemas Dunia dalam Cerita.

Minggu, 16 November 2014

Jika Penerima Uang ditolak Western Union, karena ........

Kejadian ini sebenarnya telah berlalu seminggu lamanya. Penulis waktu itu mengirim uang lewat Western Union ke Indonesia dengan sistem online. Nah, sudah beberapa kali penerima uang yang penulis kirim itu adalah adik penulis yang umurnya masih dibawah 20 tahun. Semua berjalan lancar.



Sampailah pada suatu ketika, adik penulis laporan bahwa ia ditolak petugas di Kantor Pos atau Indomart di Indonesia. Katanya, adik penulis harus menunjukkan KTP. KTP? Kartu Tanda Penduduk? Apa? Sebelumnya, ia hanya perlu menunjukkan kartu pelajarnya saja.


Penulis yang kala itu sedang sibuk seminar, emosi luar biasa. Penulis hilang kendali hahahah. Lalu, sampailah penulis di Rumah dan berpikir apa yang harus dilakukan. Jujur, agak takut kalo uangnya gak bisa dicairkan. Dalam keadaan sudah tenang, maka muncullah jawaban. Yaitu, pada pagi harinya penulis akan menuju kembali ke Tempat saat penulis mengirim uang.



Untung kepalang, jaraknya dekat, hanya 10 menit dari Rumah. Ingelheim - Jerman kan kecil jadi jalan kemana aja bisa. Saat itu tempat tersebut sudah agak ramai. Penulis harus menunggu 10 menit. Tibalah, giliran penulis untuk mengutarakan maksud. Petugasnya udah apal, “Na... Du” Sambil tangannya sok-sok ngehiphop. Penulis yang masih deg-degan jadi sensi. Hahaha.


Langsung aja tanpa babibubebo, penulis menunjukkan bukti transfer beberapa hari lalu dan bilang. “Hai, mas bisa gak data penerimanya diubah? Ni adek penulis kan umurnya masih dibawah 20, terus dia ditolak waktu mau ngambil uang!” Dalam hati penulis berdoa terus.


“Ah so, emang iya kan umurnya harus minimal 20 ato paling gak uda punya KTP.” Penulis jawab, “Hello mas sebelumnya bisa lo.” Dia yang gak tau mau jawab apa, langsung bilang, “Yowes, tak nelpon pusat sek yu.” “Oke, sip!” jawabku.

3 menit berlalu. Ternyata bisa kok dirubah data penerimanya. Tapi, kode MCTN-nya tetap seperti saat mengirim pertama. Yang berubah Cuma data penerima. Jadi, penulis waktu itu menyodorkan nama seseorang yang telah mengunci hati penulis, ciee... kepada petugas. Selesai. Uang bisa dicairkan untuk adik penulis yang katanya lagi butuh buat nambahi beli hape.



Intinya, jika mengalami keadaan seperti itu, langsung datang kembali di Tempat mengirim uang. Bilang dan selesaikan dengan kepala dingin.

Selesai
0

0 Comment:

Posting Komentar

Maturnuwun kunjungan dan komentarnya :D